google-site-verification=zsLknblUv9MPpbGfVx9l3sfhCtAjcEQGFzXwTpBAmUo Ulasan Pasar Modal Hari Ini, 29 Desember 2016 Global by YP Langsung ke konten utama

Ulasan Pasar Modal Hari Ini, 29 Desember 2016 Global by YP

US

Saham-saham AS ditutup turun, Dow melemah tiga digit untuk kedua kalinya sejak pemilihan.

Indeks Dow Jones ditutup turun 0,56 persen ke 19,833.68. Kini, investor mulai kehilangan harapan untuk melihat Dow menyentuh level 20.000 sebelum tahun baru.

Dow sempat dibuka menguat tipis sebelum kemudian berbalik negatif. Satu-satunya yang naik adalah Travelers Companies, yang naik kurang dari sepersepuluh persen. Sedangkan, Caterpillar, Intel dan Boeing mendorong penurunan pada indeks.

Minyak mentah AS berada di $ 54,06. Pasar mengantisipasi ketatnya pasokan dan kesepakatan pemangkasan produksi yang pertama antara OPEC dan non-OPEC dalam 15 tahun, yang diperkirakan akan diterapkan pada hari Minggu.

Berita ekonomi:
*Pending home sales turun 2,5% pada bulan November, ke level terendah dalam hampir setahun.


Europe

Pasar saham Eropa ditutup mixed pada perdagangan pasca liburan, dengan penambang mendorong kenaikan, sementara bank-bank Italia memimpin penurunan di tengah kekhawatiran terhadap masa depan Banca Monte dei Paschi di Siena.

Basic resources memimpin sektor Stoxx 600, naik lebih dari 3 persen. Saham raksasa tambang BHP Billiton dan Anglo American yang naik lebih dari 4 persen. Perbankan merupakan sektor yang masih menjadi fokus investor, dimana sejumlah analis masih tetap khawatir terhadap kondisi sistem perbankan Eropa.

Pada Senin malam, Banca Monte dei Paschi di Siena SpA (BMPS) mengatakan Bank Sentral Eropa menemukan kekurangan modal yang jauh lebih tinggi dari €5 miliar diperkirakan ketika pemerintah pekan lalu menyelenggarakan penyelamatan untuk pemberi pinjaman.

Komentar

Saham Online di Facebook

Postingan populer dari blog ini

Saham FPNI | Ini strategi Lotte Chemical untuk kejar target penjualan di akhir tahun

Perusahaan petrokimia PT Lotte Chemical Titan Tbk (FPNI) memasang target pertumbuhan penjualan sebesar 10% sepanjang tahun 2019. Jelang tutup tahun ini, Bambang Budihardja, Corporate Secretary PT Lotte Chemical Titan Tbk menyebut saat ini kondisi pasar kurang kondusif jika dibandingkan dengan tahun lalu. Oleh karena itu, FPNI mengaku sedikit lebih konservatif dalam hal pencapaian target tersebut. Ia bilang, situasi supply dan demand di regional menyebabkan kondisi margin spread yang semakin menipis. Margin spread merupakan selisih harga jual dengan biaya bahan baku utama. "Kondisi ini pada akhirnya sedikit banyak melemahkan usaha-usaha untuk mencapai target tersebut," katanya, Minggu (20/10). Apabila melihat laporan keuangan semester I-2019, pendapatan bersih FPNI juga menurun. FPNI mengantongi pendapatan sebesar US$ 171,69 juta atau menyusut 15,35% dari periode yang sama tahun sebelumnya US$ 202,83 juta. Pendapatan dari hasil penjualan pasar domestik masih menjadi ...

Cara Membaca Indikator Stochastic Oscillator dengan 3 Metode

Keberadaan stochastic telah sedikit disinggung sebagai indikator oscillator yang mampu menunjukkan kondisi jenuh harga. Dulunya, banyak trader mengetahui cara membaca indikator Stochastic hanya untuk penerapan praktis. Namun sebenarnya, Stochastic terdiri dari berbagai macam komponen dan memiliki lebih dari satu manfaat. Untuk mengungkapnya, kita akan mempelajari 3 cara membaca indikator Stochastic berikut. Baca juga: Memahami arti LOT dalam Investasi Saham 1. Cara Membaca Indikator Stochastic Sebagai Penanda Overbought Oversold Cara membaca indikator Stochastic menurut fungsi ini adalah yang paling mudah. Pada dasarnya, indikator ciptaan George Lane ini memiliki dua level ekstrim, yakni 80 dan 20. Masing-masing level tersebut berperan sebagai batas overbought dan oversold. Indikator Stochastic menunjukkan kondisi overbought ketika grafik berada di atas level 80. Sementara itu, cara membaca indikator Stochastic untuk mengenali oversold adalah dengan memperhatikan grafik yang sudah turu...

PT Dharma Samudera Fishing Industries Tbk. (DSFI) Optimis Dengan Kinerja

Kuartal IV/2018, Dharma Samudera (DSFI) Optimistis Kinerja Bakal Membaik Emiten perikanan PT Dharma Samudera Fishing Industries Tbk. (DSFI) meyakini kinerja perseroan akan membaik mulai Oktober 2018 seiring dengan peluang bertambahnya bahan baku. Direktur Independen DSFI Saut Marbun menuturkan, mulai Oktober 2018 kinerja perseroan berpotensi meningkat seiring dengan bertambahnya bahan baku produk perikanan. Kondisi cuaca diperkirakan lebih baik sehingga nelayan semakin sering melaut. "Mulai September biasanya ombak tidak terlalu tinggi, kemudian Oktober semakin terasa pasokan bahan baku dari laut semakin banyak. Harganya juga semakin murah," ujarnya saat dihubungi Bisnis.com, belum lama ini. Selain itu, permintaan produk perikanan pada Oktober mengalami peningkatan karena pelanggan perusahaan ingin melakukan penyetokan menjelang Natal. DSFI memang mengandalkan 95% penjualan ke pasar ekspor, dengan wilayah tujuan utama Amerika Serikat, Eropa, dan Jepang. Sampai ak...