google-site-verification=zsLknblUv9MPpbGfVx9l3sfhCtAjcEQGFzXwTpBAmUo Pekan Pertama 2017, IHSG Naik 0,9% Langsung ke konten utama

Pekan Pertama 2017, IHSG Naik 0,9%

Indeks harga saham gabungan selama satu pekan ini ditutup menguat 0,9% ke level 5.347,02, meski pada awal pekan investor ambil untung.
Pada awal pekan pertama 2017 tercatat capital outflow sebesar Rp362,05 miliar. Hanya terjadi satu kali capital inflow pada akhir pekan sebesar Rp126,85 miliar.
"Pad awal pekan investor cenderung melakukan aksi profit taking melihat penguatan signifikan pada akhir tahun lalu," kata Lanjar Nafi, analis Reliance Securities, dalam riset yang terbit pada Jumat (6/1/2017).
Mayoritas bursa di Asia mengawali tahun dengan pergerakan cukup positif, seiring naiknya harga minyak pada perdagangan hari pertama pada 2017. Survei indeks Caixin pada kinerja manufaktur PMI di China terukur naik 51,9 dari 50,9 dengan ekspektasi justru turun di level 50,7.
Menurut Lanjar, hal ini menjadi dalang naiknya optimisme investor pada awal tahun. Sementara itu, IHSG mengawali tahun dengan turun 0,39%. Investor terlihat mengevaluasi penguatan IHSG pada akhir tahun yang cukup signifikan di tengah kekhawatiran pertumbuhan inflasi yang menjadi ancaman pada 2017 pascapenaikan harga listrik dan gas elpiji.
http://market.bisnis.com/read/20170106/189/617385/pekan-pertama-2017-ihsg-naik-09

Komentar

Saham Online di Facebook

Postingan populer dari blog ini

Cara Membaca Candlestick Saham

Cara membaca candlestick saham sebenarnya cukup mudah dan tidak perlu banyak menghafal. Anda cukup memahaminya saja secara garis besar, maka akan sukses membaca candlestick saham.  Di grafik atau chart saham, kita menemui puluhan pola saham yang berbeda. Di sana ada  Three Black Crows, Concealing Baby Swallow, Unique Three River Bottom dan lain sebagainya. Jika anda harus menghafalkannya, maka akan membutuhkan tenaga yang banyak. Maka dengan artikel ini harapannya Anda mampu cara memahami atau membaca candlestick saham dengan mudah. Dasar-dasar dalam Membaca Candlestick Saham Buyer Versus Seller Sebelum kita mulai mendalami elemen-elemen penting untuk analisa candlestick, kita harus punya cara pandang yang benar terlebih dulu. Anggap saja pergerakan harga itu terjadi karena perang antara Buyer dan Seller. Setiap candlestick adalah suatu pertempuran selama masa perang, dan keempat elemen candlestick menceritakan siapa yang unggul, siapa yang mundur, siapa memeg...

Apa itu Saham ? Pengertian, Contoh, Jenis, Keuntungan, Resiko

Apa itu Saham? Saham adalah jenis surat berharga yang menandakan kepemilikan secara proporsional dalam sebuah perusahaan penerbitnya. Saham kadang disebut ekuitas. Saham memberikan hak kepada pemegang saham atas proporsi aset dan pendapatan perusahaan.  Saham pada umumnya  dijual dan dibeli di bursa saham . Akan tetapi saham juga dijual secara pribadi. Transaksi saham harus sesuai dengan peraturan pemerintah yang dimaksudkan untuk melindungi investor dari praktik penipuan.  Secara historis, investasi saham telah mengungguli sebagian besar investasi lainnya dalam jangka panjang. Investasi saham dapat dilakukan melalui broker saham online atau sekuritas saham yang terdaftar di lembaga yang mengaturnya di sebuah negara.  Sebuah perusahaan terbuka menerbitkan / menjual saham dalam rangka mengumpulkan dana untuk menjalankan bisnisnya. Pemegang saham, ibaratnya telah membeli secuil perusahaan dan memiliki hak atas sebagian aset dan pendapatannya. Dengan...

Saham BEST | BEKASI FAJAR RAIH KREDIT DARI NOMURA SPECIAL INVESTMENTS

IQPlus, (10/12) - PT Bekasi Fajar Industrial Tbk (BEST) telah menandatangani Credit Facility Agreement atas fasilitas pinjaman sebesar 3,9 miliar yen dengan Nomura Special Investments Singapore Pte Ltd selaku original lender. Menurut keterangan perseroan Senin disebutkan, jangka waktu pinjaman adalah 60 bulan sejak tanggal penandatanganan yakni 6 Desember 2019. Periode penarikan sejajk tanggal penandatanganan perjanjian kredit JPY sampai dengan 31 Maret 2020 dengan bunga 2%  TIBOR 3 bulan per tahun dimana dana itu digunakan untuk membayar kembali fasilitas JPY yang ada dan sisanya digunakan membayar cadangan bunga, biaya yang timbul dari perjanjian kredit JPY, penggantian pembelian tanah serta membiayai infrastruktur terkait tanah. (end)