google-site-verification=zsLknblUv9MPpbGfVx9l3sfhCtAjcEQGFzXwTpBAmUo Analisa Pasar Modal IHSG Pembukaan 16 Mei 2017 Langsung ke konten utama

Analisa Pasar Modal IHSG Pembukaan 16 Mei 2017

Market comment by Taye Shim (taye.shim@miraeasset.com)

Kami memperkirakan IHSG akan diperdagangkan lebih tinggi karena Arab Saudi dan Rusia mendukung perpanjangan pemotongan pasokan minyak. Ekspor Indonesia naik 12% YoY sementara impor meningkat 10% YoY. Data perdagangan di bawah ekspektasi (baik untuk impor dan ekspor), bagaimanapun, kami menilai trend yang mendasarinya menjadi positif. Ekspor nonmigas terus memberikan pertumbuhan dua digit (13% YoY) vs. ekspor minyak dan gas (9% YoY) sementara impor terutama didorong oleh barang konsumsi (28% YoY). Asing net sell kemarin (-IDR739.8miliar), namun, menghapus penjualan foreign yang luar biasa Rp1.2tr di pasar negosiasi, foreign net purchase secara keseluruhan akan menjadi net buy. Government bond yield terus menurun, sementara rupiah menguat terhadap USD. Kami pikir investor agak mengambil posisi, di depan upgrade rating S&P yang potensial. Dalam catatan kami sebelumnya 'Unlocking Indonesia's growth potential' tanggal 20 Maret (lihat https://goo.gl/MTLQch), kami menyoroti bahwa kemungkinan peningkatan peringkat S&P menjadi 75%. Kami merekomendasikan investor untuk fokus pada large caps dan sektor energi.

Market Indicator

JCI: 5,688.87 (+0.24%)
EIDO: 26.87 (+0.67%)
DJIA: 20,981.94 (+0.41%) 
FTSE100: 7,454.37 (+0.26%)
USD/IDR: 13,303 (-0.20%)
10yr GB yield: 7.06% (-8bps)
Oil Price: 48.85 (+2.11%)
Foreign net purchase: -IDR739.8bn

Foreign net purchase on single stocks (HOTS screen #0141) 

TOP BUY: BBRI, BMRI, UNVR, TLKM, HMSP
TOP SELL: ASII, ITMG, ACES, BBTN, KLBF

Most actively traded stocks (HOTS screen #0102)

BUMI, TLKM, BBRI, ASII, INDY

Technical Insight by Tasrul (tasrul@miraeasset.co.id)


Diperkirakan IHSG hari ini mulai masih bergerak naik. Indikator MFI optimized , indikator W%R optimized dan RSI optimized naik dengan volume sekitar rata-rata. Perkiraan normal trading range hari ini 5,677-5,722
MEDC: trading buy, normal trading range hari ini 2,480-2,690. Indikator MFI optimized , W%R Optimized dan indikator RSI Optimized cenderung naik  dengan  volume tembus rata-rata.  Dengan demikian diperkirakan potensi kenaikkan masih terlihat.
BBTN: trading buy, normal trading range hari ini 2,280-2,350. Indikator MFI ,indikator W%R optimized dan indikator RSI optimized saat ini akan menguji support trendline dengan kecenderungan menguat dan  volume tembus rata-rata.  Dengan demikian diperkirakan potensi kenaikkan mulai terlihat.
UNTR: buy on weakness, normal trading range hari ini 24,075-25,250. Indikator MFI optimized akan menguji support trendline, W%R optimized dan indikator RSI optimized cenderung naik namun volume masih di bawah rata-rata.  Diperkirakan potensi koreksi sudah terbatas.

Mirae Asset Sekuritas Indonesia Equity Movers 

Investment Information Team (utfi.humaya@miraeasset.co.id)

Survei National Association of Home Builders menunjukkan sentimen di antara pembangun rumah berada di 70 untuk bulan Mei. 
Indeks manufaktur Empire State turun menjadi negatif 1 di bulan Mei dari 5,2 bulan lalu.

Alfa Energi akan menggelar IPO dengan melepas sebanyak 300 juta saham dengan harga berkisar Rp400 – Rp500 per lembar. 
LTLS -0,4%. Ekspansi pabrik Lautan Luas telan US$40 juta. 
DSNG +4,2%. Dharma Satya menambah pabrik pengolah sawit. 
AGRS -10,6%. Laba Bank Agris hingga Maret 2017 capai Rp3,53 miliar, naik tipis dibandingkan Rp3,19 miliar di periode sama tahun sebelumnya. 
BULL -2,2%. Buana Listya raih pendapatan US$51,24 juta hingga Desember 2016 Laba bersih mencapai US$485,44 ribu vs US$9,98 juta di 2015.
GEMS 0,0%. Golden Energy akuisisi empat perusahaan batubara. 
COWL -1,2%. Cowell bakal luncurkan 5 proyek baru tahun ini. 

Daily write up

Adaro Energy (ADRO) : Not a structural matter by Andy Wibowo Gunawan (andy.wibowo@miraeasset.co.id) 
Selama setahun penuh, kami memperkirakan volume penjualan batubara ADRO ke China pada 7,5 juta ton, menyumbang 14,0% dari total volume penjualan 2017F. Kami mencatat bahwa sebagian besar (sekitar 90,0%) volume penjualan batubara ke China tahun ini terdiri dari pasokan ke pembangkit listrik, yang umumnya ditetapkan dalam kontrak jangka panjang.
Sementara PMI yang lebih rendah pada bulan April menunjukkan bahwa ekonomi China akan melambat tahun ini, kami mencatat bahwa persediaan batubara negara tersebut pada bulan April masih berada di bawah rata-rata 48 bulan.
Kami yakin produksi batubara 2Q17F akan meningkat menjadi 12,5 juta ton (+5,0% QoQ) didukung kondisi cuaca yang membaik; Administrasi Kelautan dan Atmosfer Nasional (NOAA) hanya memprediksi La Nina ringan tahun ini.
Kami mempertahankan target harga 12 bulan ke depan IDR2.425 di ADRO, yang menyiratkan potensi kenaikan 63,3%. Kami bersikap positif terhadap bisnis model perusahaan, yang ditandai dengan diversifikasi dan struktur biaya yang terkelola dengan baik.

Komentar

Saham Online di Facebook

Postingan populer dari blog ini

PT Dharma Samudera Fishing Industries Tbk. (DSFI) Optimis Dengan Kinerja

Kuartal IV/2018, Dharma Samudera (DSFI) Optimistis Kinerja Bakal Membaik Emiten perikanan PT Dharma Samudera Fishing Industries Tbk. (DSFI) meyakini kinerja perseroan akan membaik mulai Oktober 2018 seiring dengan peluang bertambahnya bahan baku. Direktur Independen DSFI Saut Marbun menuturkan, mulai Oktober 2018 kinerja perseroan berpotensi meningkat seiring dengan bertambahnya bahan baku produk perikanan. Kondisi cuaca diperkirakan lebih baik sehingga nelayan semakin sering melaut. "Mulai September biasanya ombak tidak terlalu tinggi, kemudian Oktober semakin terasa pasokan bahan baku dari laut semakin banyak. Harganya juga semakin murah," ujarnya saat dihubungi Bisnis.com, belum lama ini. Selain itu, permintaan produk perikanan pada Oktober mengalami peningkatan karena pelanggan perusahaan ingin melakukan penyetokan menjelang Natal. DSFI memang mengandalkan 95% penjualan ke pasar ekspor, dengan wilayah tujuan utama Amerika Serikat, Eropa, dan Jepang. Sampai ak...

BBNI | BNI PALEMBANG KEJAR TARGET PERTUMBUHAN NASABAH 12 PERSEN

IQPlus, (09/09) - Bank BNI Wilayah Palembang yang membawahi lima provinsi di Sumatera bagian selatan mengejar pertumbuhan nasabah hingga 12 persen pada 2019 untuk menggenjot kenaikan pendapatan dari dana pihak ketiga (DPK). Pemimpin BNI Wilayah Palembang Dodi Widjajanto di Palembang, Senin, mengatakan saat ini jumlah nasabah sudah mencapai 2 juta, namun masih memiliki potensi untuk bertambah selaras dengan meningkatnya kesadaran masyarakat terhadap industri perbankan. Dengan luasnya sebaran wilayah kerja yakni di Sumatera Selatan, Lampung, Bengkulu, Jambi dan Bangka Belitung kami optimis target ini dapat tercapai,. kata Dodi. Dodi mengatakan dari jutaan nasabah itu, 10 persennya merupakan nasabah dari segmen usia milenial. Oleh karena itu, perusahaan berupaya meningkatkan jumlah nasabah dari kalangan tersebut. Salah satunya, kata dia, pihaknya gencar melakukan edukasi keuangan kepada generasi milenial atau mereka yang berusia produktif. Misalnya kami telah meluncurkan produk...

INVESTASI SAHAM MENURUT PARA AHLI

Investasi saham adalah aktifitas menarik baik untuk mempersiapkan masa depan maupun juga untuk sebagai aktifitas harian. Para ahli telah menerangkan makna investasi secara umum dan investasi saham secara khusus.  Pengertian Investasi Menurut Para Ahli Haming dan Basalamah Menurut Haming dan Basalamah, Investasi adalah pengeluaran saat sekarang untuk membeli aktiva real seperti tanah, rumah, mobil, dan lain-lain atau juga aktiva keuangan memiliki tujuan untuk mendapatkan penghasilan yang lebih besar lagi di masa yang mendatang, selanjutnya dikatakan investasi adalah aktivitas yang berkaitan dengan usaha penarikan sumber-sumber atau dana yang digunakan untuk mengadakan barang modal pada saat sekarang dan dengan barang modal tersebut akan dihasilkan aliran produk baru di masa yang akan datang. Mulyadi Menurut Mulyadi, Investasi adalah pengaitan sumber-sumber dalam jangka panjang untuk mendapatkan hasil laba di masa yang akan datang. Sadono Sukirno Menurut ...