google-site-verification=zsLknblUv9MPpbGfVx9l3sfhCtAjcEQGFzXwTpBAmUo Analisa Pagi Pasar Saham 13 Juni 2017 Langsung ke konten utama

Analisa Pagi Pasar Saham 13 Juni 2017

Market comment by Giovanni Dustin (giovanni@miraeasset.co.id)
DJIA turun 36,3 poin (0,17%) menjadi 21.235,67. S & P 500 kehilangan 2,38 poin (0,10%) menjadi 2.429,39, sementara Nasdaq Composite melemah 32,45 poin (0,52%) menjadi 6.175,47. Wall Street melanjutkan penurunannya karena saham teknologi besar terus turun. Kami juga memperkirakan IHSG akan flat hari ini, karena kenaikan suku bunga Fed pekan ini yang hampir pasti (konsensus saat ini: 97,8%). FOMC akan diadakan besok dan sementara publik sudah memperkirakan kenaikan 25bps, komentar Yellen akan diteliti.

Market Indicator
JCI: 5,691.44 (+0.28%)
EIDO: 26.83 (+0.64%)
DJIA: 21,235.67 (-0.17%)
FTSE100: 7,511.87 (-0.21%)
USD/IDR: 13,308 (+0.13%)
10yr GB yield: 6.90% (Unchanged)
Oil Price: 46.08 (+0.55%)
Foreign net purchase: IDR617.7bn

Foreign net purchase on single stocks (HOTS screen #0141)
TOP BUY: SMGR, UNTR, GGRM, JPFA, TLKM
TOP SELL: BBCA, ASII, BMRI, HMSP, INDF

Most actively traded stocks (HOTS screen #0102)
TLKM, BBCA, BBRI, ASII, BUMI

Technical Insight by Tasrul (tasrul@miraeasset.co.id)

*Diperkirakan IHSG hari ini menguat terbatas. Indikator MFI optimized,W%R optimized  dan RSI optimized cenderung naik namun volume masih di bawah  rata-rata. Perkiraan trading range hari ini 5,672 – 5,718.
*AISA: Weekly, buy on weakness, trading range 1,810 – 1,950. Indikator MFI optimized  , W%R optimized dan indikator RSI optimized akan menguji support trendline dengan volume di bawah rata-rata.  Dengan demikian diperkirakan potensi koreksi makin terbatas dengan kecenderungan menguat.
*SMBR: Weekly,buy on weakness,trading range 2,840 – 3,220. Indikator MFI optimized,indikator W%R optimized dan indikator RSI optimized akan menguji support terndline  dengan volume di bawah rata-rata.  Dengan demikian diperkirakan potensi koreksi mulai terbatas dengan kecenderungan menguat.
*PNLF: Weekly , buy on weakness, trading range 228 - 248. Indikator MFI optimized, RSI optimized dan indikator W%R optimized juga akan menguji support trendline  dengan namun volume di bawah rata-rata.  Dengan demikian diperkirakan potensi koreksi mulai terbatas dengan kecenderungan menguat.

Mirae Asset Sekuritas Indonesia Equity Movers
Investment Information Team (utfi.humaya@miraeasset.co.id)

*BBRI +1,7%. BRI akan merevisi naik pertumbuhan kredit 2017, lebih tinggi 0,5% dari target awal tahun yang sebesar 12%-14% secara yoy.
*JPFA +5,4%. Fitch Ratings menegaskan long-term issuer default rating (IDR) Japfa Comfeed di ‘BB-‘ dengan outlook stabil.
*SHIP +2,5%. Sillo Maritime menargetkan pendapatan naik 153% yoy pada tahun ini setelah perusahaan merampungkan akuisisi Pratama Unggul Lestari (PUL).
*BIRD +1,3%. Pada tahun ini, Blue Bird akan fokus pada usaha shuttle bus dengan target lokasi pengembangan di Jabodetabek dan transportasi bandara.
*WEHA +3,1%. Weha Transportasi Indonesia akan meluncurkan aplikasi pemesanan bus online pada 2H17 guna memberikan kemudahan dan kecepatan kepada pelanggan.
*MEDC -1,4%. Medco Energi berencana untuk menjual obligasi senilai total Rp1,27 triliun dengan tenor 1,3, dan 5 tahun.

Daily write up
Tambang Batubara Bukit Asam (PTBA) : Plenty of fish in the sea by Andy Wibowo Gunawan (andy.wibowo@miraeasset.co.id)
- Bagi Tambang Batubara Bukit Asam (PTBA), kami mempertahankan target harga 12 bulan ke depan sebesar IDR17.850 dan reiterate our Buy call. Kami yakin pada prospek pertumbuhan jangka panjang perusahaan mengingat daya tarik batubara yang lebih ramah lingkungan ke China, di mana permintaan batubara harus tetap solid.
- Seperti yang kami catat dalam laporan prospek batubara 2H17 kami, "Cleaner & Clearer", kami optimis bahwa permintaan batubara jangka panjang China akan tetap solid.
- Kami mempertahankan TP 12 bulan ke depan untuk PTBA sebesar IDR17.850 (potensi kenaikan 61,5%), dengan rekomendasi Buy. PTBA saat ini melakukan trading pada 2017F-18F P/E masing-masing 11.1x dan 8.0x.

<Market Headlines>

Rights issue TPIA berpotensi oversubscribed (Kontan)
TPIA menargetkan perolehan dana segar sebesar USD463mn atau lebih dari IDR6tr, melalui right issue itu.

Proyek strategis nasional dapat jaminan politik (Kontan)
Pemerintah menerbitkan PMK No 60 tahun 2017 sebagai payung hukum jaminan proyek.

APLN raih IDR500bn (Bisnis Indonesia)
APLN membukukan penjualan senilai IDR500bn sepanjang Januari hingga awal Juni 2017 dari sejumlah proyeknya yang tersebar di beberapa wilayah.

CTRA luncurkan 4 proyek baru (Bisnis Indonesia)
Proyek yang akan diluncurkan adalah Sadana-Ciputra Beach Resort di Bali, The Newton 2, The Suites Apartment Ciputra World Jakarta 2, dan Citra Plaza Batam.

(Investor Daily)
Target penerimaan pajak 2018 melonjak: Menkeu opstimis target pajak 2017 tercapai
BI perkirakan inflasi tembus 4%

(Kompas)
Pemerataan: Pemerintah intensifkan penggunaan instrumen pajak
Konsumsi: Daya beli tekan sektor perdagangan

Mirae Asset Sekuritas Indonesia Embun Pagi (Jun 13, 2017)
Research Team (research@miraeasset.co.id)

Komentar

Saham Online di Facebook

Postingan populer dari blog ini

Saham FPNI | Ini strategi Lotte Chemical untuk kejar target penjualan di akhir tahun

Perusahaan petrokimia PT Lotte Chemical Titan Tbk (FPNI) memasang target pertumbuhan penjualan sebesar 10% sepanjang tahun 2019. Jelang tutup tahun ini, Bambang Budihardja, Corporate Secretary PT Lotte Chemical Titan Tbk menyebut saat ini kondisi pasar kurang kondusif jika dibandingkan dengan tahun lalu. Oleh karena itu, FPNI mengaku sedikit lebih konservatif dalam hal pencapaian target tersebut. Ia bilang, situasi supply dan demand di regional menyebabkan kondisi margin spread yang semakin menipis. Margin spread merupakan selisih harga jual dengan biaya bahan baku utama. "Kondisi ini pada akhirnya sedikit banyak melemahkan usaha-usaha untuk mencapai target tersebut," katanya, Minggu (20/10). Apabila melihat laporan keuangan semester I-2019, pendapatan bersih FPNI juga menurun. FPNI mengantongi pendapatan sebesar US$ 171,69 juta atau menyusut 15,35% dari periode yang sama tahun sebelumnya US$ 202,83 juta. Pendapatan dari hasil penjualan pasar domestik masih menjadi ...

Cara Membaca Indikator Stochastic Oscillator dengan 3 Metode

Keberadaan stochastic telah sedikit disinggung sebagai indikator oscillator yang mampu menunjukkan kondisi jenuh harga. Dulunya, banyak trader mengetahui cara membaca indikator Stochastic hanya untuk penerapan praktis. Namun sebenarnya, Stochastic terdiri dari berbagai macam komponen dan memiliki lebih dari satu manfaat. Untuk mengungkapnya, kita akan mempelajari 3 cara membaca indikator Stochastic berikut. Baca juga: Memahami arti LOT dalam Investasi Saham 1. Cara Membaca Indikator Stochastic Sebagai Penanda Overbought Oversold Cara membaca indikator Stochastic menurut fungsi ini adalah yang paling mudah. Pada dasarnya, indikator ciptaan George Lane ini memiliki dua level ekstrim, yakni 80 dan 20. Masing-masing level tersebut berperan sebagai batas overbought dan oversold. Indikator Stochastic menunjukkan kondisi overbought ketika grafik berada di atas level 80. Sementara itu, cara membaca indikator Stochastic untuk mengenali oversold adalah dengan memperhatikan grafik yang sudah turu...

PT Dharma Samudera Fishing Industries Tbk. (DSFI) Optimis Dengan Kinerja

Kuartal IV/2018, Dharma Samudera (DSFI) Optimistis Kinerja Bakal Membaik Emiten perikanan PT Dharma Samudera Fishing Industries Tbk. (DSFI) meyakini kinerja perseroan akan membaik mulai Oktober 2018 seiring dengan peluang bertambahnya bahan baku. Direktur Independen DSFI Saut Marbun menuturkan, mulai Oktober 2018 kinerja perseroan berpotensi meningkat seiring dengan bertambahnya bahan baku produk perikanan. Kondisi cuaca diperkirakan lebih baik sehingga nelayan semakin sering melaut. "Mulai September biasanya ombak tidak terlalu tinggi, kemudian Oktober semakin terasa pasokan bahan baku dari laut semakin banyak. Harganya juga semakin murah," ujarnya saat dihubungi Bisnis.com, belum lama ini. Selain itu, permintaan produk perikanan pada Oktober mengalami peningkatan karena pelanggan perusahaan ingin melakukan penyetokan menjelang Natal. DSFI memang mengandalkan 95% penjualan ke pasar ekspor, dengan wilayah tujuan utama Amerika Serikat, Eropa, dan Jepang. Sampai ak...