google-site-verification=zsLknblUv9MPpbGfVx9l3sfhCtAjcEQGFzXwTpBAmUo Rekomendasi Saham Mirae Asset Street Voices 13 Mei 2017 Langsung ke konten utama

Rekomendasi Saham Mirae Asset Street Voices 13 Mei 2017

NH Korindo on Indo Tambang Raya Megah (ITMG) 6/7/2017
Snaking nimbly
ITMG, seperti produsen batubara di Indonesia lainnya, mengalami penurunan signifikan volume produksi pada 1Q17 menjadi 5,4 juta ton dikarenakan cuaca yang tidak menguntungkan. Hal tersebut juga mengakibatkan penurunan volume penjualan sejumlah 5,4 juta ton, lebih rendah dari tren penurunan penjualan sejumlah ±6-7 juta ton sepanjang beberapa kuartal terakhir
Harga jual rata-rata (ASP) tercatat sejumlah USD67,6 per ton, tertinggi sejak 2Q14, memicu ITMG dapat membukukan pertumbuhan penjualan sebesar 11.1%. ITMG mampu mempertahankan 1Q17 high ratio margin. Sejak 1Q16, gross margin ITMG mampu bertahan diatas 30%, lebih tinggi dari tren sebelumnya yang tercatat sekitar 20%
Valuasi: BUY dengan TP Rp22,525

Mega Capital on Intiland Development (DILD) 6/8/2017
Here comes the sun
Dengan landbank yang belum dikembangkan sebesar lebih dari 2,100 ha, DILD masih memiliki potensi pengembangan untuk mendukung ekspansi jangka panjang mereka. Selain itu juga, banyak dari lahan DILD terletak di lokasi yang cukup premium. Hal tersebut akan menjadi nilai tambah bagi DILD yang mengejar segmentasi menengah atas
Pada tahun 2016, recurring income memberikan kontribusi sebesar 15.3% dari keseluruhan pendapatan perusahaan. Dengan adanya rencana pembangunan proper(alien) investasi baru yaitu Kebon Melati, Spazio Tower, dan Praxis, Mega Capital memiliki ekspektasi bahwa kontribusi recurring income terhadap pendapatan DILD terus bertambah
Valuasi: BUY dengan TP Rp600

Mirae Asset Sekuritas Indonesia Street Voices
(Juni 13, 2017)
Investment Information Team

Komentar

Saham Online di Facebook

Postingan populer dari blog ini

Saham FPNI | Ini strategi Lotte Chemical untuk kejar target penjualan di akhir tahun

Perusahaan petrokimia PT Lotte Chemical Titan Tbk (FPNI) memasang target pertumbuhan penjualan sebesar 10% sepanjang tahun 2019. Jelang tutup tahun ini, Bambang Budihardja, Corporate Secretary PT Lotte Chemical Titan Tbk menyebut saat ini kondisi pasar kurang kondusif jika dibandingkan dengan tahun lalu. Oleh karena itu, FPNI mengaku sedikit lebih konservatif dalam hal pencapaian target tersebut. Ia bilang, situasi supply dan demand di regional menyebabkan kondisi margin spread yang semakin menipis. Margin spread merupakan selisih harga jual dengan biaya bahan baku utama. "Kondisi ini pada akhirnya sedikit banyak melemahkan usaha-usaha untuk mencapai target tersebut," katanya, Minggu (20/10). Apabila melihat laporan keuangan semester I-2019, pendapatan bersih FPNI juga menurun. FPNI mengantongi pendapatan sebesar US$ 171,69 juta atau menyusut 15,35% dari periode yang sama tahun sebelumnya US$ 202,83 juta. Pendapatan dari hasil penjualan pasar domestik masih menjadi ...

Cara Membaca Indikator Stochastic Oscillator dengan 3 Metode

Keberadaan stochastic telah sedikit disinggung sebagai indikator oscillator yang mampu menunjukkan kondisi jenuh harga. Dulunya, banyak trader mengetahui cara membaca indikator Stochastic hanya untuk penerapan praktis. Namun sebenarnya, Stochastic terdiri dari berbagai macam komponen dan memiliki lebih dari satu manfaat. Untuk mengungkapnya, kita akan mempelajari 3 cara membaca indikator Stochastic berikut. Baca juga: Memahami arti LOT dalam Investasi Saham 1. Cara Membaca Indikator Stochastic Sebagai Penanda Overbought Oversold Cara membaca indikator Stochastic menurut fungsi ini adalah yang paling mudah. Pada dasarnya, indikator ciptaan George Lane ini memiliki dua level ekstrim, yakni 80 dan 20. Masing-masing level tersebut berperan sebagai batas overbought dan oversold. Indikator Stochastic menunjukkan kondisi overbought ketika grafik berada di atas level 80. Sementara itu, cara membaca indikator Stochastic untuk mengenali oversold adalah dengan memperhatikan grafik yang sudah turu...

PT Dharma Samudera Fishing Industries Tbk. (DSFI) Optimis Dengan Kinerja

Kuartal IV/2018, Dharma Samudera (DSFI) Optimistis Kinerja Bakal Membaik Emiten perikanan PT Dharma Samudera Fishing Industries Tbk. (DSFI) meyakini kinerja perseroan akan membaik mulai Oktober 2018 seiring dengan peluang bertambahnya bahan baku. Direktur Independen DSFI Saut Marbun menuturkan, mulai Oktober 2018 kinerja perseroan berpotensi meningkat seiring dengan bertambahnya bahan baku produk perikanan. Kondisi cuaca diperkirakan lebih baik sehingga nelayan semakin sering melaut. "Mulai September biasanya ombak tidak terlalu tinggi, kemudian Oktober semakin terasa pasokan bahan baku dari laut semakin banyak. Harganya juga semakin murah," ujarnya saat dihubungi Bisnis.com, belum lama ini. Selain itu, permintaan produk perikanan pada Oktober mengalami peningkatan karena pelanggan perusahaan ingin melakukan penyetokan menjelang Natal. DSFI memang mengandalkan 95% penjualan ke pasar ekspor, dengan wilayah tujuan utama Amerika Serikat, Eropa, dan Jepang. Sampai ak...