google-site-verification=zsLknblUv9MPpbGfVx9l3sfhCtAjcEQGFzXwTpBAmUo Berita Saham | TLKM | 14 Juli 2017 Langsung ke konten utama

Berita Saham | TLKM | 14 Juli 2017

LAYANAN INDIHOME TELKOM TEMBUS 2 JUTA PELANGGAN.

IQPlus, (14/07) - PT Telkom Indonesia Tbk (Persero) mencatat jumlah pelanggan layanan Indihome hingga Juni 2017 menembus angka 2 juta, meningkat dibanding akhir tahun 2015 sekitar 1 juta pelanggan.

"Pelanggan Indihome ke-2 juta ini tercatat atas nama Sukatman, berdomisili di Jalan Durian, Desa Malawili, Kabupaten Sorong, Provinsi Papua Barat," kata Direktur Consumer Service Telkom Mas'ud Khamid, di Jakarta, Kamis.

Menurut Mas'ud, dua juta pelanggan IndiHome merupakan wujud komitmen Telkom melalui Indonesia Digital Network (IDN) untuk menghadirkan layanan internet berkecepatan tinggi untuk seluruh wilayah Indonesia.

IndiHome telah hadir di seluruh wilayah Indonesia dengan menyediakan layanan Triple Play berbasis teknologi fiber dimana pelanggan dapat menikmati layanan internet kecepatan tinggi, interaktif TV melalui UseeTV dan juga telepon rumah.

"Pencapaian pelanggan IndiHome ke- 2 juta merupakan keberhasilan dan dukungan seluruh pihak, khususnya pelanggan yang memberikan kepercayaan tinggi kepada Telkom guna menyediakan layanan Digital Home yang menunjang tercapainya Smart Family," katanya.

Ditambahkan Mas'ud, pencapaian ini menjadi momentum dalam meningkatkan spirit, kerja keras dan kerja cerdas dari seluruh jajaran Telkom untuk memberikan layanan terbaik, sehingga diharapkan di akhir tahun 2017 pelanggan IndiHome dapat mencapai 3 juta pelanggan. (end)

Komentar

Saham Online di Facebook

Postingan populer dari blog ini

Saham FPNI | Ini strategi Lotte Chemical untuk kejar target penjualan di akhir tahun

Perusahaan petrokimia PT Lotte Chemical Titan Tbk (FPNI) memasang target pertumbuhan penjualan sebesar 10% sepanjang tahun 2019. Jelang tutup tahun ini, Bambang Budihardja, Corporate Secretary PT Lotte Chemical Titan Tbk menyebut saat ini kondisi pasar kurang kondusif jika dibandingkan dengan tahun lalu. Oleh karena itu, FPNI mengaku sedikit lebih konservatif dalam hal pencapaian target tersebut. Ia bilang, situasi supply dan demand di regional menyebabkan kondisi margin spread yang semakin menipis. Margin spread merupakan selisih harga jual dengan biaya bahan baku utama. "Kondisi ini pada akhirnya sedikit banyak melemahkan usaha-usaha untuk mencapai target tersebut," katanya, Minggu (20/10). Apabila melihat laporan keuangan semester I-2019, pendapatan bersih FPNI juga menurun. FPNI mengantongi pendapatan sebesar US$ 171,69 juta atau menyusut 15,35% dari periode yang sama tahun sebelumnya US$ 202,83 juta. Pendapatan dari hasil penjualan pasar domestik masih menjadi ...

Cara Membaca Indikator Stochastic Oscillator dengan 3 Metode

Keberadaan stochastic telah sedikit disinggung sebagai indikator oscillator yang mampu menunjukkan kondisi jenuh harga. Dulunya, banyak trader mengetahui cara membaca indikator Stochastic hanya untuk penerapan praktis. Namun sebenarnya, Stochastic terdiri dari berbagai macam komponen dan memiliki lebih dari satu manfaat. Untuk mengungkapnya, kita akan mempelajari 3 cara membaca indikator Stochastic berikut. Baca juga: Memahami arti LOT dalam Investasi Saham 1. Cara Membaca Indikator Stochastic Sebagai Penanda Overbought Oversold Cara membaca indikator Stochastic menurut fungsi ini adalah yang paling mudah. Pada dasarnya, indikator ciptaan George Lane ini memiliki dua level ekstrim, yakni 80 dan 20. Masing-masing level tersebut berperan sebagai batas overbought dan oversold. Indikator Stochastic menunjukkan kondisi overbought ketika grafik berada di atas level 80. Sementara itu, cara membaca indikator Stochastic untuk mengenali oversold adalah dengan memperhatikan grafik yang sudah turu...

PT Dharma Samudera Fishing Industries Tbk. (DSFI) Optimis Dengan Kinerja

Kuartal IV/2018, Dharma Samudera (DSFI) Optimistis Kinerja Bakal Membaik Emiten perikanan PT Dharma Samudera Fishing Industries Tbk. (DSFI) meyakini kinerja perseroan akan membaik mulai Oktober 2018 seiring dengan peluang bertambahnya bahan baku. Direktur Independen DSFI Saut Marbun menuturkan, mulai Oktober 2018 kinerja perseroan berpotensi meningkat seiring dengan bertambahnya bahan baku produk perikanan. Kondisi cuaca diperkirakan lebih baik sehingga nelayan semakin sering melaut. "Mulai September biasanya ombak tidak terlalu tinggi, kemudian Oktober semakin terasa pasokan bahan baku dari laut semakin banyak. Harganya juga semakin murah," ujarnya saat dihubungi Bisnis.com, belum lama ini. Selain itu, permintaan produk perikanan pada Oktober mengalami peningkatan karena pelanggan perusahaan ingin melakukan penyetokan menjelang Natal. DSFI memang mengandalkan 95% penjualan ke pasar ekspor, dengan wilayah tujuan utama Amerika Serikat, Eropa, dan Jepang. Sampai ak...