google-site-verification=zsLknblUv9MPpbGfVx9l3sfhCtAjcEQGFzXwTpBAmUo Agenda Ekonomi Penting Hari Ini | 8 Agustus 2017 Langsung ke konten utama

Agenda Ekonomi Penting Hari Ini | 8 Agustus 2017

Agenda Ekonomi Penting

• Indonesia : Rilis Pertumbuhan Ekonomi Triwulan II 2017 (PDB), Rilis Statistik Cadangan Devisa Juli 2017, Business Confidence Q2

CPO:

Komisi Uni Eropa menunda keputusan tarif anti-dumping terhadap produk biodiesel Argentina dan Indonesia yang berlaku saat ini*. Langkah ini diambil menyikapi kebijakan World Trade Organization (WTO) yang menyatakan tarif anti dumping tidak adil. Setelah keputusan WTO, Komisi Eropa diberi tenggat waktu 10 Agustus 2017 untuk memberikan keputusan mengenai tarif tersebut. Direncanakan pemberlakuan tarif akan berakhir pada November 2018, namun Komisi sekarang meminta perpanjangan, dengan pertemuan berikutnya dimana tarif dapat didiskusikan karena akan berlangsung pada tanggal 7 September.

NEWS EMITEN

• Semester I, Produksi ADRO Turun 3% YoY

• ITTG Targetkan Produksi 3 Kg Emas Perbulan

• BABP Targetkan Kredit Tumbuh 13% YoY

• TRST Bentuk Perusahaan Patungan Dengan Perusahaan Jepang

• MARI Targetkan Pangsa Pasar Hingga 65%

• ENRG Berencana Restrukturisasi Utang Dengan Opsi Konversi Menjadi Saham

• LINK serap belanja modal hingga 40,8%

• DOID dapat kontrak jangka panjang baru

• Reminder: hari ini listing PT Ayana Land International Tbk (NASA), harga Rp103/saham, waran 110:9, underwriter Jasa Utama Capital

• Reminder: hari ini cum dividen GEMS Rp33,97/saham

(disclaimer on)

Komentar

Saham Online di Facebook

Postingan populer dari blog ini

Saham FPNI | Ini strategi Lotte Chemical untuk kejar target penjualan di akhir tahun

Perusahaan petrokimia PT Lotte Chemical Titan Tbk (FPNI) memasang target pertumbuhan penjualan sebesar 10% sepanjang tahun 2019. Jelang tutup tahun ini, Bambang Budihardja, Corporate Secretary PT Lotte Chemical Titan Tbk menyebut saat ini kondisi pasar kurang kondusif jika dibandingkan dengan tahun lalu. Oleh karena itu, FPNI mengaku sedikit lebih konservatif dalam hal pencapaian target tersebut. Ia bilang, situasi supply dan demand di regional menyebabkan kondisi margin spread yang semakin menipis. Margin spread merupakan selisih harga jual dengan biaya bahan baku utama. "Kondisi ini pada akhirnya sedikit banyak melemahkan usaha-usaha untuk mencapai target tersebut," katanya, Minggu (20/10). Apabila melihat laporan keuangan semester I-2019, pendapatan bersih FPNI juga menurun. FPNI mengantongi pendapatan sebesar US$ 171,69 juta atau menyusut 15,35% dari periode yang sama tahun sebelumnya US$ 202,83 juta. Pendapatan dari hasil penjualan pasar domestik masih menjadi ...

Cara Membaca Indikator Stochastic Oscillator dengan 3 Metode

Keberadaan stochastic telah sedikit disinggung sebagai indikator oscillator yang mampu menunjukkan kondisi jenuh harga. Dulunya, banyak trader mengetahui cara membaca indikator Stochastic hanya untuk penerapan praktis. Namun sebenarnya, Stochastic terdiri dari berbagai macam komponen dan memiliki lebih dari satu manfaat. Untuk mengungkapnya, kita akan mempelajari 3 cara membaca indikator Stochastic berikut. Baca juga: Memahami arti LOT dalam Investasi Saham 1. Cara Membaca Indikator Stochastic Sebagai Penanda Overbought Oversold Cara membaca indikator Stochastic menurut fungsi ini adalah yang paling mudah. Pada dasarnya, indikator ciptaan George Lane ini memiliki dua level ekstrim, yakni 80 dan 20. Masing-masing level tersebut berperan sebagai batas overbought dan oversold. Indikator Stochastic menunjukkan kondisi overbought ketika grafik berada di atas level 80. Sementara itu, cara membaca indikator Stochastic untuk mengenali oversold adalah dengan memperhatikan grafik yang sudah turu...

PT Dharma Samudera Fishing Industries Tbk. (DSFI) Optimis Dengan Kinerja

Kuartal IV/2018, Dharma Samudera (DSFI) Optimistis Kinerja Bakal Membaik Emiten perikanan PT Dharma Samudera Fishing Industries Tbk. (DSFI) meyakini kinerja perseroan akan membaik mulai Oktober 2018 seiring dengan peluang bertambahnya bahan baku. Direktur Independen DSFI Saut Marbun menuturkan, mulai Oktober 2018 kinerja perseroan berpotensi meningkat seiring dengan bertambahnya bahan baku produk perikanan. Kondisi cuaca diperkirakan lebih baik sehingga nelayan semakin sering melaut. "Mulai September biasanya ombak tidak terlalu tinggi, kemudian Oktober semakin terasa pasokan bahan baku dari laut semakin banyak. Harganya juga semakin murah," ujarnya saat dihubungi Bisnis.com, belum lama ini. Selain itu, permintaan produk perikanan pada Oktober mengalami peningkatan karena pelanggan perusahaan ingin melakukan penyetokan menjelang Natal. DSFI memang mengandalkan 95% penjualan ke pasar ekspor, dengan wilayah tujuan utama Amerika Serikat, Eropa, dan Jepang. Sampai ak...