google-site-verification=zsLknblUv9MPpbGfVx9l3sfhCtAjcEQGFzXwTpBAmUo Rekomendasi Saham HPX | 8 Agustus 2017 Langsung ke konten utama

Rekomendasi Saham HPX | 8 Agustus 2017


HP MARKET SUMMARY
8/8/2017

GLOBAL MARKETS   
Dow Jones     
22118.4           0.12%
          
S&P 500         
2480.9             0.16%
          
DAX    
12257.2           -0.33%
          
Nikkei 225      
20068.5           0.06%
          
Kospi  
2398.6             -0.01%
          
Hang Seng     
27690.4           0.46%
          
Straits Times  
3320.7             -0.18%
          
Shanghai        
3279.5             0.53%
          
S&P/ASX 200  
5766.7             -0.12%
          
LOCAL MARKET       
IHSG  
5749.3             -0.49%
          
LQ-45 
955.0               -0.47%
          
EIDO  
26.6                 -0.08%
          
ISSI    
182.5               -0.31%
          
JII      
735.5               -0.31%
          
OTHER INDICES      
EEM Index      
44.3                 0.68%
          
Vix Index        
9.9                   -1.00%
          
Dollar Index   
93.4                 -0.03%
          
Telkom ADR   
35.1                 -0.03%
          
COMMODITY
Nymex Oil      
49.3                 -0.20%
Brent Crude   
52.2                 -0.29%
          
CPO Rotterdam
725.0               -4.61%
CPO Malaysia  
2581.0             -0.35%
          
Soybean CBT  
959.8               1.11%
          
Rubber Tocom
206.9               -0.05%
          
Nickel Spot     
10360.5           1.48%
          
Nickel Inventory         
375282            0.59%
          
Tin Spot         
20705              0.36%
          
Tin Inventory 
2100                3.45%
          
Newcastle Coal
95      
          
Gold   
1258.3             0.03%
          
CROSS CURRENCY   
USD-IDR         
13321.0           -0.04%
EUR-USD        
1.2                   0.08%
USD-JPY          
110.8               0.00%
          
US 10 Year     
2.3                   0.08%
ID 10 Year      
6.9                   -0.01%
ID 30 Year      
7.9                   -0.01%

Corporate News

TPIA (+1.65%)
Rights Issue TPIA Sebesar Rp 5 Triliun

TOTL (-0.65%)
Segera Realisasikan Belanja Modal

PTPP (-1.97%)
Kontrak baru mencapai Rp 21,9triliun

SGRO (+0.25%)
Optimis Produksi Naik 15%-20%

APLN (+2.65%)
Menjual Hotel Pullman ke REITS

ANTM (-1.52%)
Menurunkan Porsi di ICA

HP Key Calls

ACES
ACES berada pada Support MA50, namun posisinya sudah keluar dari Parallel Channel naik (hijau), dan Moving Average sudah mulai deadcross, yang mana merupakan kebalikan pada trend kenaikan sebelumnya, yaitu MA10 tidak pernah di bawah MA20. Siap-siap jual jika ACES ditutup di bawah Support 1060, karena akan semakin mengkonfirmasi kemungkinan turun menuju 990-970, atau bahkan extended sampai 900.

Rekomendasi
Sell on Break
Exit Level: 1050
Target: 990-970/900
Stoploss: 1120

GGRM
GGRM telah sampai pada garis Support jangka menengah. Speculative Buy dengan target terdekat yaitu MA10 di angka 74150.

Rekomendasi
Speculative Buy
Entry Level: 69500-69300
Target: 74150
Stoploss: 69000

LQ45
LQ45 harus bisa kembali naik ke atas MA10,20,50 di level 972 utk menghindarkan turunnya ke area Support 945.

Rekomendasi
Sell
Support: 945
Resistance: 972

©Henan Putihrai

Komentar

Saham Online di Facebook

Postingan populer dari blog ini

Saham MYRX | PT Hanson Internasional Tbk Akan Rights Issue

Emiten properti, PT Hanson Internasional Tbk. (MYRX) berencana melakukan rights issue dengan target dana hingga Rp16 triliun, guna membangun Grand Jakarta. Direktur Hanson Internasional Rony Agung Suseno mengungkapkan, perseroan telah mendapatkan persetujuan dari pemegang saham melalui rapat umum pemegang saham (RUPS). Dia memerinci, RUPS menyetujui tiga agenda. Pertama, penambahan modal dasar Hanson. Kedua, persetujuan penambahan modal yang ditempatkan dan disetor dengan melakukan hak memesan efek terlebih dahulu (HMETD). Rony menuturkan, perseroan berencana melakukan penawaran umum terbatas IV. Ketiga, persetujuan penggunaan dana rights issue untuk modal kerja dan anak perusahaan. Dia mengungkapkan dana tersebut akan digunakan untuk ekspansi Hanson dan anak usaha. "Target rights issue sebanyak-banyaknya 87,82 miliar lembar saham dengan nominal Rp22 per saham, yang kami keluarkan adalah seri C. Target paling lama, akhir Desember, karena kami pakai buku Juni," ungkapny...

Rekomendasi Saham BBRI, GGRM, DRMA dan ACST oleh RHB Sekuritas Indonesia | 26 Oktober 2023

RHB Sekuritas Indonesia 26 Oktober 2023 Muhammad Wafi PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BBRI) Bank Rakyat Indonesia terlihat kembali melakukan rebound disertai volume dan menguji resistance garis MA20 sekaligus resistance bearish channel-nya. Jika mampu breakout resistance garis MA20 maka akan mengkonfirmasi sinyal reversal dari fase bearish untuk menguji resistance garis MA50. Rekomendasi: Buy area disekitar Rp 5.125 dengan target jual di Rp 5.325 hingga Rp 5.575. Cut loss di Rp 5.000. PT Gudang Garam Tbk (GGRM) Gudang Garam terlihat melakukan rebound dan breakout resistance garis MA50 disertai volume dan menguji resistance garis MA20. Jika mampu breakout resistance garis MA20 maka akan mengkonfirmasi sinyal breakout menuju fase bullish dan menguji level tertingginya di bulan Oktober 2023. Rekomendasi: Buy area disekitar Rp 24.800 dengan target jual di Rp 25.375 hingga Rp 26.650. Cut loss di Rp 24.525. PT Dharma Polimetal Tbk (DRMA) Dharma Polimetal terlihat melakukan rebound d...

Cara Membaca Candlestick Saham

Cara membaca candlestick saham sebenarnya cukup mudah dan tidak perlu banyak menghafal. Anda cukup memahaminya saja secara garis besar, maka akan sukses membaca candlestick saham.  Di grafik atau chart saham, kita menemui puluhan pola saham yang berbeda. Di sana ada  Three Black Crows, Concealing Baby Swallow, Unique Three River Bottom dan lain sebagainya. Jika anda harus menghafalkannya, maka akan membutuhkan tenaga yang banyak. Maka dengan artikel ini harapannya Anda mampu cara memahami atau membaca candlestick saham dengan mudah. Dasar-dasar dalam Membaca Candlestick Saham Buyer Versus Seller Sebelum kita mulai mendalami elemen-elemen penting untuk analisa candlestick, kita harus punya cara pandang yang benar terlebih dulu. Anggap saja pergerakan harga itu terjadi karena perang antara Buyer dan Seller. Setiap candlestick adalah suatu pertempuran selama masa perang, dan keempat elemen candlestick menceritakan siapa yang unggul, siapa yang mundur, siapa memeg...