google-site-verification=zsLknblUv9MPpbGfVx9l3sfhCtAjcEQGFzXwTpBAmUo Berita Saham WINS | 8 Agustus 2017 Langsung ke konten utama

Berita Saham WINS | 8 Agustus 2017

JAKARTA. Meski utilisasi kapal PT Wintermar Offshore Marine Tbk (WINS) meningkat, kinerja perusahaan belum menunjukkan perbaikan. Pendapatan perusahaan di semester pertama 2017 justru menurun, sedangkan rugi bersih mereka mengalami peningkatan di periode ini.

Direktur Komersial WINS Donny Indrasworo mengatakan, tingkat utilisasi kapal perusahaan di kuartal II-2017 meningkat menjadi 56%. Angka ini meningkat dibanding persentase utilisasi kapal WINS di kuartal I-2017 sebesar 49%.

Menurut Direktur Utama WINS Sugiman Layanto, peningkatan tersebut disebabkan oleh adanya proyek baru yang diperoleh perusahaan di kuartal II lalu. "Proyek baru tersebut diantaranya berada di Papua Nugini dan Venezuela," katanya di acara Public Expose Marathon di Jakarta, Selasa (8/8).

Meski begitu, peningkatan utilisasi kapal tersebut belum terlihat di laporan keuangan perusahaan di paruh pertama 2017. Pasalnya, perusahaan masih mencatatkan penurunan pendapatan sebesar 43,03% year-on-year (yoy) menjadi US$ 27,65 juta. Angka ini lebih rendah dibanding pendapatan pada semester I-2016 lalu sebesar US$ 48,54 juta.

Rugi yang diderita WINS di semester ini pun mengalami peningkatan. Di periode ini perusahaan membukukan rugi sebesar US$ 8,66 juta, jauh lebih tinggi dibanding rugi perusahaan di semester pertama tahun lalu sebesar US$ 626.614.

Meski begitu, perusahaan tetap optimistis kinerja mereka akan membaik di tahun ini. "Dengan harga minyak yang stabil di level US$ 45-US$ 50 per barel, kami yakin akan semakin banyak pekerjaan eksplorasi migas ke depannya," ujar Sugiman.

http://investasi.kontan.co.id/news/wins-belum-ditopang-kenaikan-utilisasi-kapal

Komentar

Saham Online di Facebook

Postingan populer dari blog ini

Saham FPNI | Ini strategi Lotte Chemical untuk kejar target penjualan di akhir tahun

Perusahaan petrokimia PT Lotte Chemical Titan Tbk (FPNI) memasang target pertumbuhan penjualan sebesar 10% sepanjang tahun 2019. Jelang tutup tahun ini, Bambang Budihardja, Corporate Secretary PT Lotte Chemical Titan Tbk menyebut saat ini kondisi pasar kurang kondusif jika dibandingkan dengan tahun lalu. Oleh karena itu, FPNI mengaku sedikit lebih konservatif dalam hal pencapaian target tersebut. Ia bilang, situasi supply dan demand di regional menyebabkan kondisi margin spread yang semakin menipis. Margin spread merupakan selisih harga jual dengan biaya bahan baku utama. "Kondisi ini pada akhirnya sedikit banyak melemahkan usaha-usaha untuk mencapai target tersebut," katanya, Minggu (20/10). Apabila melihat laporan keuangan semester I-2019, pendapatan bersih FPNI juga menurun. FPNI mengantongi pendapatan sebesar US$ 171,69 juta atau menyusut 15,35% dari periode yang sama tahun sebelumnya US$ 202,83 juta. Pendapatan dari hasil penjualan pasar domestik masih menjadi ...

Cara Membaca Indikator Stochastic Oscillator dengan 3 Metode

Keberadaan stochastic telah sedikit disinggung sebagai indikator oscillator yang mampu menunjukkan kondisi jenuh harga. Dulunya, banyak trader mengetahui cara membaca indikator Stochastic hanya untuk penerapan praktis. Namun sebenarnya, Stochastic terdiri dari berbagai macam komponen dan memiliki lebih dari satu manfaat. Untuk mengungkapnya, kita akan mempelajari 3 cara membaca indikator Stochastic berikut. Baca juga: Memahami arti LOT dalam Investasi Saham 1. Cara Membaca Indikator Stochastic Sebagai Penanda Overbought Oversold Cara membaca indikator Stochastic menurut fungsi ini adalah yang paling mudah. Pada dasarnya, indikator ciptaan George Lane ini memiliki dua level ekstrim, yakni 80 dan 20. Masing-masing level tersebut berperan sebagai batas overbought dan oversold. Indikator Stochastic menunjukkan kondisi overbought ketika grafik berada di atas level 80. Sementara itu, cara membaca indikator Stochastic untuk mengenali oversold adalah dengan memperhatikan grafik yang sudah turu...

PT Dharma Samudera Fishing Industries Tbk. (DSFI) Optimis Dengan Kinerja

Kuartal IV/2018, Dharma Samudera (DSFI) Optimistis Kinerja Bakal Membaik Emiten perikanan PT Dharma Samudera Fishing Industries Tbk. (DSFI) meyakini kinerja perseroan akan membaik mulai Oktober 2018 seiring dengan peluang bertambahnya bahan baku. Direktur Independen DSFI Saut Marbun menuturkan, mulai Oktober 2018 kinerja perseroan berpotensi meningkat seiring dengan bertambahnya bahan baku produk perikanan. Kondisi cuaca diperkirakan lebih baik sehingga nelayan semakin sering melaut. "Mulai September biasanya ombak tidak terlalu tinggi, kemudian Oktober semakin terasa pasokan bahan baku dari laut semakin banyak. Harganya juga semakin murah," ujarnya saat dihubungi Bisnis.com, belum lama ini. Selain itu, permintaan produk perikanan pada Oktober mengalami peningkatan karena pelanggan perusahaan ingin melakukan penyetokan menjelang Natal. DSFI memang mengandalkan 95% penjualan ke pasar ekspor, dengan wilayah tujuan utama Amerika Serikat, Eropa, dan Jepang. Sampai ak...