google-site-verification=zsLknblUv9MPpbGfVx9l3sfhCtAjcEQGFzXwTpBAmUo Analisa Pasar Global | 24 Agustus 2017 Langsung ke konten utama

Analisa Pasar Global | 24 Agustus 2017

Mirae Asset Sekuritas Indonesia Global Market
(Aug 24, 2017)
Investment Information Team

US

Saham-saham AS ditutup melemah pada hari Rabu, dengan indeks utama melemah dari sesi sebelumnya karena investor mengalihkan perhatian mereka ke pertemuan Jackson Hole, Wyo., seiring dengan pertemuan para bankir sentral global dan komentar yang dicerna dari Presiden Donald Trump pada Selasa malam. Reli di Phoenix.

Penjualan di hari Rabu sebagian disebabkan oleh komentar kontroversial dari Trump, yang Selasa malam mengatakan bahwa siap menutup pemerintahan untuk memenangkan dana untuk sebuah dinding perbatasan dengan Meksiko. Trump, dalam sebuah demonstrasi dengan pendukungnya di Arizona, juga memperingatkan kemungkinan penghentian Perjanjian Perdagangan Bebas Amerika Utara.

Jackson Hole: Simposium bank sentral Federal Reserve Bank Kansas City mendatang di Wyoming  hanya tinggal satu hari lagi. Potensi munculnya petunjuk untuk perdagangan telah memfokuskan kembali perhatian investor pada pertemuan tersebut, yang dimulai pada hari Kamis dan berlangsung hingga hari Sabtu.

Berita ekonomi: Indeks purchasing managers turun menjadi 52.5, level terendah dalan dua bulan, di bulan Agustus, sementara indeks aktivitas bisnis jasa naik menjadi 56.9, level tertinggi dalam 28 bulan. Secara terpisah, data penjualan rumah baru turun 9.4% di bulan Juli.
 
Europe

Saham-saham Eropa melemah pada hari Rabu, investor tengah menelaah data segar ekonomi zona euro, seiring dengan pelaku pasar yang  menghitung mundur menjelang pertemuan utama para bankir sentral.

Investor ekuitas tampak berada dalam risk-off  mood pada Rabu dini hari setelah Presiden AS Donald Trump mengatakan di Selasa malam bahwa dia siap menutup pemerintah untuk memenangkan dana untuk sebuah perbatasan dengan Meksiko. Trump, dalam reli dengan pendukungnya di Arizona, juga memperingatkan kemungkinan penghentian Perjanjian Perdagangan Bebas Amerika Utara.

Draghi speaks: Investor tetap fokus pada simposium bank sentral Federal Reserve Bank Kansas City di Jackson Hole, Wyo., yang dimulai pada hari Kamis dan berlangsung hingga hari Sabtu. Presiden Bank Sentral Eropa Mario Draghi akan menjadi salah satu pembicara utama pada hari Jumat.

PMI readings: Perekonomian zona euro terus meningkatkan momentum pertumbuhannya pada bulan Agustus, menurut data dari IHS Markit, kenaikan kuat dalam aktivitas manufaktur mengimbangi perlambatan dalam layanan.

Pembacaan awal indeks composite purchasing managers zona euro adalah 55.8, naik dari 55.8 di bulan Juli. Analis yang disurvei oleh FactSet mengestimasi angka 55.7. Flash manufacturing PMI tercatat di level 57.4, naik dari 56.5 pada bulan sebelumnya dan dibandingkan dengan ekspektasi 56.4. Untuk layanan, PMI awal berada di level 54.9, dibandingkan dengan 55.4 pada bulan Juli.

Komentar

Saham Online di Facebook

Postingan populer dari blog ini

Saham MYRX | PT Hanson Internasional Tbk Akan Rights Issue

Emiten properti, PT Hanson Internasional Tbk. (MYRX) berencana melakukan rights issue dengan target dana hingga Rp16 triliun, guna membangun Grand Jakarta. Direktur Hanson Internasional Rony Agung Suseno mengungkapkan, perseroan telah mendapatkan persetujuan dari pemegang saham melalui rapat umum pemegang saham (RUPS). Dia memerinci, RUPS menyetujui tiga agenda. Pertama, penambahan modal dasar Hanson. Kedua, persetujuan penambahan modal yang ditempatkan dan disetor dengan melakukan hak memesan efek terlebih dahulu (HMETD). Rony menuturkan, perseroan berencana melakukan penawaran umum terbatas IV. Ketiga, persetujuan penggunaan dana rights issue untuk modal kerja dan anak perusahaan. Dia mengungkapkan dana tersebut akan digunakan untuk ekspansi Hanson dan anak usaha. "Target rights issue sebanyak-banyaknya 87,82 miliar lembar saham dengan nominal Rp22 per saham, yang kami keluarkan adalah seri C. Target paling lama, akhir Desember, karena kami pakai buku Juni," ungkapny...

Cara Membaca Candlestick Saham

Cara membaca candlestick saham sebenarnya cukup mudah dan tidak perlu banyak menghafal. Anda cukup memahaminya saja secara garis besar, maka akan sukses membaca candlestick saham.  Di grafik atau chart saham, kita menemui puluhan pola saham yang berbeda. Di sana ada  Three Black Crows, Concealing Baby Swallow, Unique Three River Bottom dan lain sebagainya. Jika anda harus menghafalkannya, maka akan membutuhkan tenaga yang banyak. Maka dengan artikel ini harapannya Anda mampu cara memahami atau membaca candlestick saham dengan mudah. Dasar-dasar dalam Membaca Candlestick Saham Buyer Versus Seller Sebelum kita mulai mendalami elemen-elemen penting untuk analisa candlestick, kita harus punya cara pandang yang benar terlebih dulu. Anggap saja pergerakan harga itu terjadi karena perang antara Buyer dan Seller. Setiap candlestick adalah suatu pertempuran selama masa perang, dan keempat elemen candlestick menceritakan siapa yang unggul, siapa yang mundur, siapa memeg...

INI PENJELASAN PAN BROTHERS TERKAIT AKSI UNJUK RASA KARYAWAN PABRIK DI BOYOLALI

Ribuan karyawan PT Pan Brothers Tbk (PBRX) melakukan unjuk rasa di depan pabriknya pada Rabu (5/5/2021). Pasalnya, unjuk rasa yang akhirnya mendorong karyawan melakukan mogok kerja tersebut, dipicu adanya informasi jika gaji mereka bulan ini akan dicicil dua kali. Selain itu pemberian Tunjangan Hari Raya (THR) tahun ini juga akan dicicil delapan kali. Terkait hal tersebut, Corporate Secretary Pan Brothers Iswar Deni menjelaskan bahwa, adanya kesalah pahaman dari penerimaan info yang disampaikan ke karyawan dan karyawati dan mengakibatkan simpang siurnya berita yang muncul di media "Pagi tanggal 5 Mei 2021 kami mengumumkan secara lisan kepada seluruh karyawan dan karyawati kami, bahwa saat ini kondisi Arus Kas / Cash Flow perusahaan agak ketat, sehubungan dengan pemotongan modal kerja (bilateral) dari pihak perbankan sehingga tersisa sepuluh persen dari kondisi sebelumnya dan ini mengganggu arus kas,"kata Deni, dalam keterangan tertulisnya, di Kamis, (6/5). Oleh karena itu, de...