google-site-verification=zsLknblUv9MPpbGfVx9l3sfhCtAjcEQGFzXwTpBAmUo Agenda Penting Ekonomi | 27 November 2017 Langsung ke konten utama

Agenda Penting Ekonomi | 27 November 2017

Agenda Penting Ekonomi

*FYI,*

(1) *AGENDA EMITEN 27/11/2017* :
• *Rups* : BULL
• *Cum Dividen* : TOTO 5 
• *Ex Right Issue* : SDPC

(2) *PEMBELIAN KEMBALI/BUYBACK SAHAM*
• *APLI* : Periode Buyback 1 Juni 2016 - 30 Nov 2017
• *TBIG* : Periode Buyback 25 Okt 2016 - 25 April 2018
• *TRIS* : Periode Buyback 3 Nov 2016 - 2 Mei 2018
• *HRUM* : Periode Buyback 13 Des 2016-12 Juni 2018
• *KKGI* : Periode Buyback 2 Maret 2017 - 1 September 2018
• *BNGA* : Periode Buyback 18 Bulan Sejak Persetujuan Rups 25 April 2017
• *SRTG* : Periode Buyback sampai 31 Desember 2017
• *SSIA* : Periode Buyback 5 Mei 2017 - 4 November 2018, buy-back at maximum of Rp1,000/share
• *SMMA* : 2 Juni 2017 - 1 Desember 2018
• *GPRA* : Periode Buyback 19 Juni 2017 - 18 Desember 2018
• *MDLN* : Periode Buyback sampai 12 Bulan setelah Rups 19 Juni 2017
• *MPMX* : Periode Buyback 27 Juli 2017 - 31 Desember 2017
• *WSBP* : Periode Buyback 27 Juli 2017 - 27 Januari 2019
• *BJTM* : Periode Buyback 7 Desember 2017 - 1 April 2018
• *BRPT* : Periode Buyback 15 Desember 2017 - 14 Juni 2018
• *ENRG* : Pembelian kembali 2 (dua) sisa saham Seri B dengan nilai nominal Rp. 100, per saham yang timbul dari hasil pelaksanaan reverse stock (Rupslb 20 Des 2017)

(3) *AGENDA EKONOMI*
• *United States* : New Home Sales Oct, New Home Sales MoM Oct, Dallas Fed Manufacturing Index Nov

(4) *EVENT* :
• *Deutsche Bank - Non Deal Roadshow, * Nov 2017 @USA (TLKM)

• *Bank of America Merrill Lynch - Non Deal Roadshow* Nov 2017 @Hong Kong (TLKM)

• *PT PLN (Persero) akan melaksanakan Kualifikasi Pemasok Bahan Bakar Minyak* untuk Pembangkit PLN, 22-30 Nov 2017

• *Nomura Investment Forum* Nov 27 - Dec 01, 2017 &Tokyo (LPPF, MPPA)

• *8th Indonesia Power & Electricity Conference* 29-30 Nov 2017 @Grand Hyatt Hotel Jakarta

• *173rd (Ordinary) OPEC Meeting, * 30 November 2017 @Vienna, Austria

• *MSCI November 2017 Semi-Annual Index Review* Effective date December 1, 2017 (Indonesia) :
*•MSCI Global Standard Indexes List* : *Add* : BBTN, *Del* : LPKR, MNCN, SMRA
*•MSCI Small Cap Indexes List* : *Add* : INDY, IIKP, LPKR, MNCN, BKSL, SMRA, TOPS, *Del* : BBTN, GIAA, SMCB, MPPA, SSIA, AISA


(5) *ESTIMASI RILIS LAPORAN KEUANGAN Q3 2017 DAN JADWAL ANALYST MEETING*

• Nov 27, 2017 :
- TBIG

• Nov 30, 2017 :
- BUMI

• Limited Review (Paling Lambat 30 Nov 2017) :
- INDY
- SSMS
- MEDC
- WIKA
- WTON


(6) *BERITA*

*EKONOMI MAKRO, GLOBAL*
• *China Pangkas Tarif Impor Barang Konsumsi, * tarif rata-rata untuk 187 kategori barang impor akan dipangkas dari 17,3% menjadi 7,7%. Adapun, khusus untuk produk obat, tarif impornya diturunkan menjadi 2% dari 6%. Sementara itu, pengurangan terbesar muncul untuk produk vermouth atau minuman beralkohol yang turun dari 65% menjadi 14%. Tarif baru akan mulai efektif pada 1 Desember 2017.

• *Harga minyak mentah dunia diproyeksikan melaju hingga mencapai level US$70—US$75 per barel pada 2018* lantaran memanasnya geopolitik antara Arab Saudi dan Iran, juga Rencana Negeri minyak memasukkan perusahaannya di New York Stock Exchange.

• *Indonesia dan Malaysia dijadwalkan bakal menandatangani perjanjian perdagangan lintas batas pada awal 2018* setelah sebelumnya dilakukan peninjauan ulang terhadap kesepatan tersebut.

*PERBANKAN*
• *BBRI* : PT Bank Rakyat Indonesia Tbk  melaksanakan pemesanan saham baru yang dikeluarkan oleh PT Bahana Artha Ventura (“BAV”) sebesar 71.207 lembar saham baru atau setara dengan 35% saham BAV (“Transaksi Afiliasi”). Transaksi dimaksud termasuk transaksi antara pihak terafiliasi karena hubungan afiliasi antara Perseroan, BAV, dan Perusahaan Perseroan (Persero) PT Bahana Pembinaan Usaha Indonesia (“BPUI”) sebagai pemegang saham mayoritas dari BAV.

*INFRASTRUKTUR, KONTRUKSI*
• *WSKT* : Sekitar 15 investor disebut berminat terhadap saham ruas jalan tol yang dikelola oleh PT Waskita Toll Road, anak usaha PT Waskita Karya (Persero) Tbk., dalam proses divestasi yang sedang berlangsung.  tenggat pelepasan saham tersebut pada semester I/2018.

*PETERNAKAN/POULTRY*
• *Pengadilan Negeri Jakarta Barat akan membacakan putusan atas keberatan vonis kasus kartel ayam* yang dijatuhkan Komisi Pengawas Persaingan Usaha kepada 11 pelaku usaha breeder. Perusahaan tersebut antara lain PT Japfa Comfeed Indonesia Tbk., PT Malindo Feedmill, PT CJPIA, PT Cibadak Indah Sari Farm, dan PT Taat Indah Bersinar.

*PERTAMBANGAN, PERDAGANGAN GAS*
• *PT Rukun Raharja Tbk* mengalokasikan belanja modal sebesar US$55 juta pada tahun depan untuk *mengakuisisi perusahaan sejenis yang telah beroperasi.*

• *PT Antam (Persero) Tbk., mengkaji rencana pelepasan atau spin off pembangkit listrik tenaga uap (PLTU)* yang dimiliki perseroan untuk dikelola oleh korporasi batu bara terafiliasi, PT Bukit Asam (Persero) Tbk.

****************************************************

*(LS/OCBC - 27/11/2017 , Source : Idx, Trading Economic, Bloomberg, RTI, Bisnis Indonesia, Company - Disclaimer On)*

Komentar

Saham Online di Facebook

Postingan populer dari blog ini

Saham FPNI | Ini strategi Lotte Chemical untuk kejar target penjualan di akhir tahun

Perusahaan petrokimia PT Lotte Chemical Titan Tbk (FPNI) memasang target pertumbuhan penjualan sebesar 10% sepanjang tahun 2019. Jelang tutup tahun ini, Bambang Budihardja, Corporate Secretary PT Lotte Chemical Titan Tbk menyebut saat ini kondisi pasar kurang kondusif jika dibandingkan dengan tahun lalu. Oleh karena itu, FPNI mengaku sedikit lebih konservatif dalam hal pencapaian target tersebut. Ia bilang, situasi supply dan demand di regional menyebabkan kondisi margin spread yang semakin menipis. Margin spread merupakan selisih harga jual dengan biaya bahan baku utama. "Kondisi ini pada akhirnya sedikit banyak melemahkan usaha-usaha untuk mencapai target tersebut," katanya, Minggu (20/10). Apabila melihat laporan keuangan semester I-2019, pendapatan bersih FPNI juga menurun. FPNI mengantongi pendapatan sebesar US$ 171,69 juta atau menyusut 15,35% dari periode yang sama tahun sebelumnya US$ 202,83 juta. Pendapatan dari hasil penjualan pasar domestik masih menjadi ...

Cara Membaca Indikator Stochastic Oscillator dengan 3 Metode

Keberadaan stochastic telah sedikit disinggung sebagai indikator oscillator yang mampu menunjukkan kondisi jenuh harga. Dulunya, banyak trader mengetahui cara membaca indikator Stochastic hanya untuk penerapan praktis. Namun sebenarnya, Stochastic terdiri dari berbagai macam komponen dan memiliki lebih dari satu manfaat. Untuk mengungkapnya, kita akan mempelajari 3 cara membaca indikator Stochastic berikut. Baca juga: Memahami arti LOT dalam Investasi Saham 1. Cara Membaca Indikator Stochastic Sebagai Penanda Overbought Oversold Cara membaca indikator Stochastic menurut fungsi ini adalah yang paling mudah. Pada dasarnya, indikator ciptaan George Lane ini memiliki dua level ekstrim, yakni 80 dan 20. Masing-masing level tersebut berperan sebagai batas overbought dan oversold. Indikator Stochastic menunjukkan kondisi overbought ketika grafik berada di atas level 80. Sementara itu, cara membaca indikator Stochastic untuk mengenali oversold adalah dengan memperhatikan grafik yang sudah turu...

PT Dharma Samudera Fishing Industries Tbk. (DSFI) Optimis Dengan Kinerja

Kuartal IV/2018, Dharma Samudera (DSFI) Optimistis Kinerja Bakal Membaik Emiten perikanan PT Dharma Samudera Fishing Industries Tbk. (DSFI) meyakini kinerja perseroan akan membaik mulai Oktober 2018 seiring dengan peluang bertambahnya bahan baku. Direktur Independen DSFI Saut Marbun menuturkan, mulai Oktober 2018 kinerja perseroan berpotensi meningkat seiring dengan bertambahnya bahan baku produk perikanan. Kondisi cuaca diperkirakan lebih baik sehingga nelayan semakin sering melaut. "Mulai September biasanya ombak tidak terlalu tinggi, kemudian Oktober semakin terasa pasokan bahan baku dari laut semakin banyak. Harganya juga semakin murah," ujarnya saat dihubungi Bisnis.com, belum lama ini. Selain itu, permintaan produk perikanan pada Oktober mengalami peningkatan karena pelanggan perusahaan ingin melakukan penyetokan menjelang Natal. DSFI memang mengandalkan 95% penjualan ke pasar ekspor, dengan wilayah tujuan utama Amerika Serikat, Eropa, dan Jepang. Sampai ak...