google-site-verification=zsLknblUv9MPpbGfVx9l3sfhCtAjcEQGFzXwTpBAmUo Analisa Pembukaan Pasar Saham Indonesia | 27 November 2017 Langsung ke konten utama

Analisa Pembukaan Pasar Saham Indonesia | 27 November 2017

Analisa Pembukaan Pasar Saham Indonesia

Mirae Asset Sekuritas Indonesia Embun Pagi (Nov 27, 2017)
Research Team (research@miraeasset.co.id)

Market comment by Darmawan Halim (darmawan.halim@miraeasset.co.id)
Penjualan online pengecer AS yang kuat (+17,9% YoY) pada Black Friday dan Thanksgiving mengindikasikan pemulihan ekonomi AS. Jerome Powell, Ketua Fed berikutnya dijadwalkan untuk berbicara di hadapan Komite Perbankan Senat untuk pemeriksaan konfirmasi, namun pendapatnya diperkirakan tidak akan menyimpang jauh dari Yellen. Sementara itu, anggota OPEC dan Negara penghasil minyak lainnya akan bertemu pada 30 November-17 untuk memutuskan apakah akan melanjutkan pengurangan produksi setelah Mar-18, yang akan mempengaruhi arah harga minyak.

Market Indicator
JCI: 6,067.14 (+0.06%)
EIDO: 27.49 (+0.40%)
DJIA: 23,557.99 (+0.14%)
FTSE100: 7,409.64 (-0.10%)
USD/IDR: 13,504 (-0.05%)
10yr GB yield: 6.55% (-2bps)
Oil Price: 58.95 (+1.60%)
Foreign net purchase: IDR677.0bn

Foreign net purchase on single stocks (HOTS screen #0141)
TOP BUY: BBRI, TLKM, BMRI, UNVR, BBNI
TOP SELL: BBCA, UNTR, JSMR, ADHI, BSDE

Most actively traded stocks (HOTS screen #0102)
KPIG, TLKM, BBCA, BBRI, BHIT

Mirae Asset Sekuritas Indonesia Equity Movers
Investment Information Team (saryanto@miraeasset.co.id)

*A.S IHS Markit flash manufaktur PMI turun menjadi 53,8 di bulan November dari 54,6
*A.S IHS Markit flash services PMI turun menjadi 54,3 di bulan November dari 54,6

*UNVR +0.91%. PT Unilever Indonesia Tbk memutuskan untuk membagikan dividen interim untuk tahun buku yang berakhir pada 31 Desember 2017 sebesar Rp410 persaham, atau senilai total Rp3,13 triliun pada 20 Desember 2017.
*MAPI +0.80%. PT Mitra Adi Perkasa Tbk dalam 10 bulan pertama di 2017 telah berhasil mencapai target pembangunan gerai baru yang sebanyak 200 gerai.
*TLKM +1.64%. PT Telkom Indonesia Tbk melalui anak usahanya PT Telekomunikasi Indonesia international (Telin) akuisisi saham TS Global Network Sdn Bhd, penyedia solusi dan layanan komunikasi satelit di Malaysia.
*POWR +1.32%. PT Cikarang Listrindo Tbk akan membagikan dividen interim sebesar US$0,0009324 per lembar saham kepada pemegang sahamnya atau total mencapai US$15 juta. Pembagian dividen interim akan dilaksanakan pada 13 Desember 2017
*BIRD +2.35%. Blue Bird sudah serap capex Rp 240 miliar
*PPRE -4.65%. Hari ini (24/11),PT PP Presisi Tbk resmi mencatatkan sahamnya di Bursa Efek Indonesia (BEI). Rencana penggunaan dana yang diperoleh dari Penawaran Umum Perdana Saham ini, sebesar 70% akan dipergunakan belanja modal sisanya sebanyak 30% untuk menyelesaikan proyek-proyek infrastruktur yang akan diperoleh perseroan.
*BRMS -1.35% .Anak usaha PT Bumi Resources Minerals Tbk. yakni PT Citra Palu Minerals mengantongi izin kontruksi dan produksi tambang emas dari Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral.
*SMDR -5.24%. Bursa Efek Indonesia (BEI) mencermati pola transaksi saham PT Samudera Indonesia Tbk karena telah terjadi peningkatan harga dan aktivitas saham yang diluar kebiasaan (UMA).

Daily write up
Trend Focus - The sun is just about to rise by Taye Shim (taye.shim@miraeasset.com)
- Oktober 2017, total pinjaman tumbuh sebesar 8.2% YoY atau 4.1% YTD, sehingga hanya 2 bulan bagi BI untuk mencapai targetnya (7-9%).
- Semua rasio (LDR 88.7%, NPL 2.93%, CAR 23.3%) mengindikasikan bank siap mendapatkan keuntungan dari pemulihan yang mengotot.
- NIM menurun 2bps dari bulan lalu dan kami yakin tekanan pada NIM akan berlanjut untuk sementara waktu.
- Pinjaman Pertambangan dan Konstruksi telah menunjukkan pertumbuhan YTD 15.5% (vs. rata-rata industri 4.1% YTD).
- Faktor (amnesti pajak) yang mempengaruhi 'kemauan rendah dalam belanja rumah tangga' tidak ada lagi dalam rencana tahun depan dan memperkirakan pertumbuhan ekonomi yang lebih baik di tahun 2018 membuat kita menjaga kepercayaan pada industri perbankan.

<Market Headlines>

Jasa Armada menawarkan 30% sahamnya kepada masyarakat melalui IPO (Investor Daily)
PT Jasa Armada Indonesia (JAI) menawarkan 30% sahamnya kepada masyarakat melalui penawaran saham perdana (Initial Public Offering/IPO). Perusahaan menunjuk PT Danareksa Sekuritas dan PT Mandiri Sekuritas sebagai joint underwriter.

BCA secara resmi memiliki 100% saham CS Finance (Investor Daily)
PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) secara resmi memiliki 100% saham CS Finance. PT Central Sentosa (CS) Finance adalah perusahaan pembiayaan.

Penjualan telepon pintar melemah (Kontan)
Mengutip laporan International Data Corporation (IDC), penjualan smartphone di Indonesia pada kuartal III-2017 tercatat sebanyak 7.2mn unit. Jumlah ini turun 1.1% YoY.

Bekasi Fajar penuhi target penjualan (Kontan)
PT Bekasi Fajar Industrial Estate Tbk sudah menjual 42ha lahan dari target 30ha-40ha tahun ini.

LRT ditarik ke Tanah Abang (Bisnis Indonesia)
Pemprov DKI akan memperpanjang rute LRT Kelapa Gading-Velodrome ke Tanah Abang dengan panjang rute 17 km dan anggaran USD500mn.

UNVR & BBCA bagikan dividen interim (Bisnis Indonesia)
Dua emiten bigcaps UNVR dan BBCA segera menggulirkan dividen interim dengan total nilai mencapai IDR5.1tr.

(Kompas)
Defisit yang Semakin Kecil
PT Sri Rejeki Isman Tbk, Bukan Industri yang Surut
Penundaan Tarif Tak Pengaruhi Investasi
Investasi dan Permintaan Mendorong Pertumbuhan Industri Obat Hewan

Komentar

Saham Online di Facebook

Postingan populer dari blog ini

Saham FPNI | Ini strategi Lotte Chemical untuk kejar target penjualan di akhir tahun

Perusahaan petrokimia PT Lotte Chemical Titan Tbk (FPNI) memasang target pertumbuhan penjualan sebesar 10% sepanjang tahun 2019. Jelang tutup tahun ini, Bambang Budihardja, Corporate Secretary PT Lotte Chemical Titan Tbk menyebut saat ini kondisi pasar kurang kondusif jika dibandingkan dengan tahun lalu. Oleh karena itu, FPNI mengaku sedikit lebih konservatif dalam hal pencapaian target tersebut. Ia bilang, situasi supply dan demand di regional menyebabkan kondisi margin spread yang semakin menipis. Margin spread merupakan selisih harga jual dengan biaya bahan baku utama. "Kondisi ini pada akhirnya sedikit banyak melemahkan usaha-usaha untuk mencapai target tersebut," katanya, Minggu (20/10). Apabila melihat laporan keuangan semester I-2019, pendapatan bersih FPNI juga menurun. FPNI mengantongi pendapatan sebesar US$ 171,69 juta atau menyusut 15,35% dari periode yang sama tahun sebelumnya US$ 202,83 juta. Pendapatan dari hasil penjualan pasar domestik masih menjadi ...

Cara Membaca Indikator Stochastic Oscillator dengan 3 Metode

Keberadaan stochastic telah sedikit disinggung sebagai indikator oscillator yang mampu menunjukkan kondisi jenuh harga. Dulunya, banyak trader mengetahui cara membaca indikator Stochastic hanya untuk penerapan praktis. Namun sebenarnya, Stochastic terdiri dari berbagai macam komponen dan memiliki lebih dari satu manfaat. Untuk mengungkapnya, kita akan mempelajari 3 cara membaca indikator Stochastic berikut. Baca juga: Memahami arti LOT dalam Investasi Saham 1. Cara Membaca Indikator Stochastic Sebagai Penanda Overbought Oversold Cara membaca indikator Stochastic menurut fungsi ini adalah yang paling mudah. Pada dasarnya, indikator ciptaan George Lane ini memiliki dua level ekstrim, yakni 80 dan 20. Masing-masing level tersebut berperan sebagai batas overbought dan oversold. Indikator Stochastic menunjukkan kondisi overbought ketika grafik berada di atas level 80. Sementara itu, cara membaca indikator Stochastic untuk mengenali oversold adalah dengan memperhatikan grafik yang sudah turu...

PT Dharma Samudera Fishing Industries Tbk. (DSFI) Optimis Dengan Kinerja

Kuartal IV/2018, Dharma Samudera (DSFI) Optimistis Kinerja Bakal Membaik Emiten perikanan PT Dharma Samudera Fishing Industries Tbk. (DSFI) meyakini kinerja perseroan akan membaik mulai Oktober 2018 seiring dengan peluang bertambahnya bahan baku. Direktur Independen DSFI Saut Marbun menuturkan, mulai Oktober 2018 kinerja perseroan berpotensi meningkat seiring dengan bertambahnya bahan baku produk perikanan. Kondisi cuaca diperkirakan lebih baik sehingga nelayan semakin sering melaut. "Mulai September biasanya ombak tidak terlalu tinggi, kemudian Oktober semakin terasa pasokan bahan baku dari laut semakin banyak. Harganya juga semakin murah," ujarnya saat dihubungi Bisnis.com, belum lama ini. Selain itu, permintaan produk perikanan pada Oktober mengalami peningkatan karena pelanggan perusahaan ingin melakukan penyetokan menjelang Natal. DSFI memang mengandalkan 95% penjualan ke pasar ekspor, dengan wilayah tujuan utama Amerika Serikat, Eropa, dan Jepang. Sampai ak...