google-site-verification=zsLknblUv9MPpbGfVx9l3sfhCtAjcEQGFzXwTpBAmUo Analisa Pasar Global | 16 November 2017 Langsung ke konten utama

Analisa Pasar Global | 16 November 2017

Mirae Asset Sekuritas Indonesia Global Market
(Nov 16, 2017)
Investment Information Team
(ayuningdyah@miraeasset.co.id)

 
US

Saham AS ditutup melemah pada Rabu, dengan indeks Dow dan S&P 500 mengalami penurunan persentase satu hari terbesar sejak September karena turunnya harga minyak dan kekhawatiran atas kemajuan pajak AS yang membuat investor semakin enggan memasukkan lebih banyak uang ke aset berisiko.

Data dari Administrasi Informasi Energi A.S. pada hari Rabu menunjukkan bahwa pasokan minyak mentah domestik naik sebesar 1,9 juta barel untuk pekan yang berakhir pada 10 November. Itu bertentangan dengan perkiraan penurunan 1 juta barel dari analis yang disurvei oleh S&P Global Platts. Kenaikan persediaan dianggap sebagai tanda permintaan yang lebih rendah.

Data ekonomi: Penjualan ritel melambat pada bulan Oktober, meningkat hanya 0,2%, setelah kenaikan tajam di bulan sebelumnya.

Indeks harga konsumen naik 0,1% di bulan Oktober, ditekan oleh turunnya harga energi. Hal ini sejalan dengan estimasi.

 
Europe

Saham Eropa ditutup melemah pada hari Rabu, di tengah penguataneuro dan penurunan saham komoditas menyeret acuan regional mendekati level terendah dalam dua bulan.

Saham Eropa mencermati penurunan tajam saham AS, karena investor semakin khawatir tentang penundaan reformasi pajak dari Washington, setelah Komite Keuangan Senat mengumumkan perubahan besar pada peraturan pajaknya pada akhir Selasa, termasuk pencabutan mandat individu Obamacare dan meningkatkan pajak kredit anak-anak.

Penguatan Euro juga membebani saham untuk sebagian besar sesi Rabu, dengan mata uang tersebut dibantu oleh pembacaan terakhir inflasi Prancis yang sesuai ekspektasi dengan meningkat 1,1% di bulan Oktober.

Komentar

Saham Online di Facebook

Postingan populer dari blog ini

Saham FPNI | Ini strategi Lotte Chemical untuk kejar target penjualan di akhir tahun

Perusahaan petrokimia PT Lotte Chemical Titan Tbk (FPNI) memasang target pertumbuhan penjualan sebesar 10% sepanjang tahun 2019. Jelang tutup tahun ini, Bambang Budihardja, Corporate Secretary PT Lotte Chemical Titan Tbk menyebut saat ini kondisi pasar kurang kondusif jika dibandingkan dengan tahun lalu. Oleh karena itu, FPNI mengaku sedikit lebih konservatif dalam hal pencapaian target tersebut. Ia bilang, situasi supply dan demand di regional menyebabkan kondisi margin spread yang semakin menipis. Margin spread merupakan selisih harga jual dengan biaya bahan baku utama. "Kondisi ini pada akhirnya sedikit banyak melemahkan usaha-usaha untuk mencapai target tersebut," katanya, Minggu (20/10). Apabila melihat laporan keuangan semester I-2019, pendapatan bersih FPNI juga menurun. FPNI mengantongi pendapatan sebesar US$ 171,69 juta atau menyusut 15,35% dari periode yang sama tahun sebelumnya US$ 202,83 juta. Pendapatan dari hasil penjualan pasar domestik masih menjadi ...

Cara Membaca Indikator Stochastic Oscillator dengan 3 Metode

Keberadaan stochastic telah sedikit disinggung sebagai indikator oscillator yang mampu menunjukkan kondisi jenuh harga. Dulunya, banyak trader mengetahui cara membaca indikator Stochastic hanya untuk penerapan praktis. Namun sebenarnya, Stochastic terdiri dari berbagai macam komponen dan memiliki lebih dari satu manfaat. Untuk mengungkapnya, kita akan mempelajari 3 cara membaca indikator Stochastic berikut. Baca juga: Memahami arti LOT dalam Investasi Saham 1. Cara Membaca Indikator Stochastic Sebagai Penanda Overbought Oversold Cara membaca indikator Stochastic menurut fungsi ini adalah yang paling mudah. Pada dasarnya, indikator ciptaan George Lane ini memiliki dua level ekstrim, yakni 80 dan 20. Masing-masing level tersebut berperan sebagai batas overbought dan oversold. Indikator Stochastic menunjukkan kondisi overbought ketika grafik berada di atas level 80. Sementara itu, cara membaca indikator Stochastic untuk mengenali oversold adalah dengan memperhatikan grafik yang sudah turu...

PT Dharma Samudera Fishing Industries Tbk. (DSFI) Optimis Dengan Kinerja

Kuartal IV/2018, Dharma Samudera (DSFI) Optimistis Kinerja Bakal Membaik Emiten perikanan PT Dharma Samudera Fishing Industries Tbk. (DSFI) meyakini kinerja perseroan akan membaik mulai Oktober 2018 seiring dengan peluang bertambahnya bahan baku. Direktur Independen DSFI Saut Marbun menuturkan, mulai Oktober 2018 kinerja perseroan berpotensi meningkat seiring dengan bertambahnya bahan baku produk perikanan. Kondisi cuaca diperkirakan lebih baik sehingga nelayan semakin sering melaut. "Mulai September biasanya ombak tidak terlalu tinggi, kemudian Oktober semakin terasa pasokan bahan baku dari laut semakin banyak. Harganya juga semakin murah," ujarnya saat dihubungi Bisnis.com, belum lama ini. Selain itu, permintaan produk perikanan pada Oktober mengalami peningkatan karena pelanggan perusahaan ingin melakukan penyetokan menjelang Natal. DSFI memang mengandalkan 95% penjualan ke pasar ekspor, dengan wilayah tujuan utama Amerika Serikat, Eropa, dan Jepang. Sampai ak...