google-site-verification=zsLknblUv9MPpbGfVx9l3sfhCtAjcEQGFzXwTpBAmUo Fitch Rating untuk Saham INDY | 13 Desember 2017 Langsung ke konten utama

Fitch Rating untuk Saham INDY | 13 Desember 2017

Fitch Rating untuk Saham INDY

Fitch Ratings has upgraded Indonesia-based PT Indika Energy Tbk's (Indika) Long-Term Foreign- and Local-Currency Issuer Default Ratings (IDR) to 'B+' from 'B-' and removed the ratings from Rating Watch Positive. The Outlook is Positive. The agency has also upgraded Indika's outstanding senior notes due 2023 and Indika Energy Capital II Pte Ltd's USD265 million senior notes due 2022 (guaranteed by Indika) to 'B+' from 'B-' with a Recovery Rating of 'RR4'. Fitch has also assigned Indika Energy Capital III Pte. Ltd.'s USD575 million senior notes (guaranteed by Indika) a final rating of 'B+' with a Recovery Rating of RR4'.

The upgrade reflects Fitch's expectations of improvement in Indika's credit profile following the acquisition of an additional stake in PT Kideco Jaya Agung (Kideco), Indika's key coal mining asset. The additional stake in Kideco, in our view, will increase cash flows available to Indika, based on Fitch's updated coal price assumptions relative to the additional debt required for financing the transaction. We believe Indika's consolidated business profile and credit metrics, given its enhanced operating and financial control of Kideco, will be comparable with other low 'BB' rated coal peers. However, the company's lumpy debt maturities constrain the ratings.

The Positive Outlook reflects Fitch's expectations of the flexibility available to Indika to address its lumpy debt maturities. We believe Indika has the flexibility to improve its capital structure by reducing its debt through the use of its cash flow or refinancing part of its existing debt in the near to medium term well before the debt maturities.

The assignment of the final rating to the USD575 million notes follows a review of the final documentation, which conforms to the draft documentation previously received. The final rating is the same as the expected rating assigned on 27 September 2017. (end)

Komentar

Saham Online di Facebook

Postingan populer dari blog ini

Saham MYRX | PT Hanson Internasional Tbk Akan Rights Issue

Emiten properti, PT Hanson Internasional Tbk. (MYRX) berencana melakukan rights issue dengan target dana hingga Rp16 triliun, guna membangun Grand Jakarta. Direktur Hanson Internasional Rony Agung Suseno mengungkapkan, perseroan telah mendapatkan persetujuan dari pemegang saham melalui rapat umum pemegang saham (RUPS). Dia memerinci, RUPS menyetujui tiga agenda. Pertama, penambahan modal dasar Hanson. Kedua, persetujuan penambahan modal yang ditempatkan dan disetor dengan melakukan hak memesan efek terlebih dahulu (HMETD). Rony menuturkan, perseroan berencana melakukan penawaran umum terbatas IV. Ketiga, persetujuan penggunaan dana rights issue untuk modal kerja dan anak perusahaan. Dia mengungkapkan dana tersebut akan digunakan untuk ekspansi Hanson dan anak usaha. "Target rights issue sebanyak-banyaknya 87,82 miliar lembar saham dengan nominal Rp22 per saham, yang kami keluarkan adalah seri C. Target paling lama, akhir Desember, karena kami pakai buku Juni," ungkapny...

Rekomendasi Saham BBRI, GGRM, DRMA dan ACST oleh RHB Sekuritas Indonesia | 26 Oktober 2023

RHB Sekuritas Indonesia 26 Oktober 2023 Muhammad Wafi PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BBRI) Bank Rakyat Indonesia terlihat kembali melakukan rebound disertai volume dan menguji resistance garis MA20 sekaligus resistance bearish channel-nya. Jika mampu breakout resistance garis MA20 maka akan mengkonfirmasi sinyal reversal dari fase bearish untuk menguji resistance garis MA50. Rekomendasi: Buy area disekitar Rp 5.125 dengan target jual di Rp 5.325 hingga Rp 5.575. Cut loss di Rp 5.000. PT Gudang Garam Tbk (GGRM) Gudang Garam terlihat melakukan rebound dan breakout resistance garis MA50 disertai volume dan menguji resistance garis MA20. Jika mampu breakout resistance garis MA20 maka akan mengkonfirmasi sinyal breakout menuju fase bullish dan menguji level tertingginya di bulan Oktober 2023. Rekomendasi: Buy area disekitar Rp 24.800 dengan target jual di Rp 25.375 hingga Rp 26.650. Cut loss di Rp 24.525. PT Dharma Polimetal Tbk (DRMA) Dharma Polimetal terlihat melakukan rebound d...

Cara Membaca Candlestick Saham

Cara membaca candlestick saham sebenarnya cukup mudah dan tidak perlu banyak menghafal. Anda cukup memahaminya saja secara garis besar, maka akan sukses membaca candlestick saham.  Di grafik atau chart saham, kita menemui puluhan pola saham yang berbeda. Di sana ada  Three Black Crows, Concealing Baby Swallow, Unique Three River Bottom dan lain sebagainya. Jika anda harus menghafalkannya, maka akan membutuhkan tenaga yang banyak. Maka dengan artikel ini harapannya Anda mampu cara memahami atau membaca candlestick saham dengan mudah. Dasar-dasar dalam Membaca Candlestick Saham Buyer Versus Seller Sebelum kita mulai mendalami elemen-elemen penting untuk analisa candlestick, kita harus punya cara pandang yang benar terlebih dulu. Anggap saja pergerakan harga itu terjadi karena perang antara Buyer dan Seller. Setiap candlestick adalah suatu pertempuran selama masa perang, dan keempat elemen candlestick menceritakan siapa yang unggul, siapa yang mundur, siapa memeg...