google-site-verification=zsLknblUv9MPpbGfVx9l3sfhCtAjcEQGFzXwTpBAmUo Analisa Saham SSIA | 12 Januari 2018 Langsung ke konten utama

Analisa Saham SSIA | 12 Januari 2018

Analisa Saham SSIA

PT Surya Semesta Internusa Tbk (SSIA) bakal memperoleh dana sekitar Rp 2 triliun pekan depan. Dana ini merupakan sisa pembayaran dari PT Astratel Nusantara atas transaksi jual beli hak kepemilikan PT Lintas Marga Sedaya (LMS) yang merupakan pengelola jalan Tol Cikopo-Palimanan.

Calvin Anthrasal, analis Henan Putihrai Sekuritas mengatakan, pemasukan dari sisa pembayaran tersebut merupakan sentimen positif. "Namun, sifatnya terbatas," imbuhnya.

Pasalnya, laju kinerja SSIA sudah dicatat sejak tahun lalu sejak transaksi pengambilalihan itu dilakukan. Lonjakan harga sahamnya juga sudah tercermin pada periode tersebut. Saham SSIA sempat menyentuh level tertingginya, yaitu Rp 770 per saham selepas kuartal I-2017. Sehingga, menurut Calvin, agak sulit bagi saham SSIA untuk kembali mendekati level tersebut.

Dia menambahkan, sentimen ekspansi, terutama di Subang juga bisa menjadi sentimen positif, apalagi pembayaran yang akan masuk pekan depan bisa memperlancar ekspansi SSIA, terutama untuk pembebasan lahan.

Namun, kondisi makro bisnis kawasan industri juga masih belum sepenuhnya kondusif. Ini masih tergantung dari minat beli investor yang butuh lahan industri, terutama dari asing.

"Jadi, di tengah kondisi seperti ini sebaiknya hold dulu saham SSIA," kata Calvin. Saham SSIA hingga penutupan perdagangan Kamis (11/1) ditutup melemah 7 poin atau 1,39% ke level Rp 498 per saham.

KONTAN

Komentar

Saham Online di Facebook

Postingan populer dari blog ini

PT Dharma Samudera Fishing Industries Tbk. (DSFI) Optimis Dengan Kinerja

Kuartal IV/2018, Dharma Samudera (DSFI) Optimistis Kinerja Bakal Membaik Emiten perikanan PT Dharma Samudera Fishing Industries Tbk. (DSFI) meyakini kinerja perseroan akan membaik mulai Oktober 2018 seiring dengan peluang bertambahnya bahan baku. Direktur Independen DSFI Saut Marbun menuturkan, mulai Oktober 2018 kinerja perseroan berpotensi meningkat seiring dengan bertambahnya bahan baku produk perikanan. Kondisi cuaca diperkirakan lebih baik sehingga nelayan semakin sering melaut. "Mulai September biasanya ombak tidak terlalu tinggi, kemudian Oktober semakin terasa pasokan bahan baku dari laut semakin banyak. Harganya juga semakin murah," ujarnya saat dihubungi Bisnis.com, belum lama ini. Selain itu, permintaan produk perikanan pada Oktober mengalami peningkatan karena pelanggan perusahaan ingin melakukan penyetokan menjelang Natal. DSFI memang mengandalkan 95% penjualan ke pasar ekspor, dengan wilayah tujuan utama Amerika Serikat, Eropa, dan Jepang. Sampai ak...

BBNI | BNI PALEMBANG KEJAR TARGET PERTUMBUHAN NASABAH 12 PERSEN

IQPlus, (09/09) - Bank BNI Wilayah Palembang yang membawahi lima provinsi di Sumatera bagian selatan mengejar pertumbuhan nasabah hingga 12 persen pada 2019 untuk menggenjot kenaikan pendapatan dari dana pihak ketiga (DPK). Pemimpin BNI Wilayah Palembang Dodi Widjajanto di Palembang, Senin, mengatakan saat ini jumlah nasabah sudah mencapai 2 juta, namun masih memiliki potensi untuk bertambah selaras dengan meningkatnya kesadaran masyarakat terhadap industri perbankan. Dengan luasnya sebaran wilayah kerja yakni di Sumatera Selatan, Lampung, Bengkulu, Jambi dan Bangka Belitung kami optimis target ini dapat tercapai,. kata Dodi. Dodi mengatakan dari jutaan nasabah itu, 10 persennya merupakan nasabah dari segmen usia milenial. Oleh karena itu, perusahaan berupaya meningkatkan jumlah nasabah dari kalangan tersebut. Salah satunya, kata dia, pihaknya gencar melakukan edukasi keuangan kepada generasi milenial atau mereka yang berusia produktif. Misalnya kami telah meluncurkan produk...

INVESTASI SAHAM MENURUT PARA AHLI

Investasi saham adalah aktifitas menarik baik untuk mempersiapkan masa depan maupun juga untuk sebagai aktifitas harian. Para ahli telah menerangkan makna investasi secara umum dan investasi saham secara khusus.  Pengertian Investasi Menurut Para Ahli Haming dan Basalamah Menurut Haming dan Basalamah, Investasi adalah pengeluaran saat sekarang untuk membeli aktiva real seperti tanah, rumah, mobil, dan lain-lain atau juga aktiva keuangan memiliki tujuan untuk mendapatkan penghasilan yang lebih besar lagi di masa yang mendatang, selanjutnya dikatakan investasi adalah aktivitas yang berkaitan dengan usaha penarikan sumber-sumber atau dana yang digunakan untuk mengadakan barang modal pada saat sekarang dan dengan barang modal tersebut akan dihasilkan aliran produk baru di masa yang akan datang. Mulyadi Menurut Mulyadi, Investasi adalah pengaitan sumber-sumber dalam jangka panjang untuk mendapatkan hasil laba di masa yang akan datang. Sadono Sukirno Menurut ...