google-site-verification=zsLknblUv9MPpbGfVx9l3sfhCtAjcEQGFzXwTpBAmUo Analisa Pasar Global | 1 Februari 2018 Langsung ke konten utama

Analisa Pasar Global | 1 Februari 2018

Analisa Pasar Global

Mirae Asset Sekuritas Indonesia Global Market
(Feb  01, 2018)
Investment Information Team
(firman.hidayat@miraeasset.co.id)

US

Dolar A.S. mencetak kenaikan singkat yang dicapai segera setelah pembaruan kebijakan Federal Reserve di mana suku bunga tersebut tidak berubah, seperti yang diharapkan, dan diprediksi untuk meningkatkan suku bunga acuan pada tahun 2018 lebih lanjut tidak benar terjadi.

Pemulihan dolar terjadi setelah Komite Pasar Terbuka Federal mengatakan bahwa inflasi A.S. akan bergerak naik dan stabil di sekitar target 2% dalam pembaruan kebijakan bulan Januari. Investor secara luas memperkirakan tingkat kenaikan di bulan Maret. Pertemuan hari Rabu adalah yang terakhir untuk Ketua Janet Yellen, yang akan digantikan oleh Jerome Powell pada 3 Februari.

Trump meminta tagihan infrastruktur senilai $ 1,5 triliun, yang dapat menambah tekanan pada dolar yang sudah melemah jika hal itu menimbulkan kekhawatiran tentang defisit anggaran, kata beberapa ahli strategi mata uang.

Europe

Saham Eropa ditutup melemah pada hari Rabu, namun indeks saham di kawasan tersebut masih mencetak rekor kenaikan bulan terbaiknya sejak Oktober 2017 lalu.
Indeks saham Inggris, bagaimanapun, underperformed pasar yang terus berlanjut setelah terjun hampir 50% untuk saham agen outsourcing Capita PLC sempat mengguncang investor.

Para trader ragu-ragu untuk melakukan taruhan besar pada hari Rabu, masih terhuyung-huyung dari aksi jual global minggu ini untuk ekuitas yang sebagian dipicu oleh kenaikan imbal hasil obligasi.

Pasar sebagian besar mengabaikan apa yang oleh para analis disebut pidato Union of the Union oleh Presiden A.S. Donald Trump pada hari Selasa, di mana dia memuji kekuatan ekonomi dan meminta kesepakatan mengenai infrastruktur dan imigrasi.

Komentar

Saham Online di Facebook

Postingan populer dari blog ini

Saham MYRX | PT Hanson Internasional Tbk Akan Rights Issue

Emiten properti, PT Hanson Internasional Tbk. (MYRX) berencana melakukan rights issue dengan target dana hingga Rp16 triliun, guna membangun Grand Jakarta. Direktur Hanson Internasional Rony Agung Suseno mengungkapkan, perseroan telah mendapatkan persetujuan dari pemegang saham melalui rapat umum pemegang saham (RUPS). Dia memerinci, RUPS menyetujui tiga agenda. Pertama, penambahan modal dasar Hanson. Kedua, persetujuan penambahan modal yang ditempatkan dan disetor dengan melakukan hak memesan efek terlebih dahulu (HMETD). Rony menuturkan, perseroan berencana melakukan penawaran umum terbatas IV. Ketiga, persetujuan penggunaan dana rights issue untuk modal kerja dan anak perusahaan. Dia mengungkapkan dana tersebut akan digunakan untuk ekspansi Hanson dan anak usaha. "Target rights issue sebanyak-banyaknya 87,82 miliar lembar saham dengan nominal Rp22 per saham, yang kami keluarkan adalah seri C. Target paling lama, akhir Desember, karena kami pakai buku Juni," ungkapny...

Rekomendasi Saham BBRI, GGRM, DRMA dan ACST oleh RHB Sekuritas Indonesia | 26 Oktober 2023

RHB Sekuritas Indonesia 26 Oktober 2023 Muhammad Wafi PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BBRI) Bank Rakyat Indonesia terlihat kembali melakukan rebound disertai volume dan menguji resistance garis MA20 sekaligus resistance bearish channel-nya. Jika mampu breakout resistance garis MA20 maka akan mengkonfirmasi sinyal reversal dari fase bearish untuk menguji resistance garis MA50. Rekomendasi: Buy area disekitar Rp 5.125 dengan target jual di Rp 5.325 hingga Rp 5.575. Cut loss di Rp 5.000. PT Gudang Garam Tbk (GGRM) Gudang Garam terlihat melakukan rebound dan breakout resistance garis MA50 disertai volume dan menguji resistance garis MA20. Jika mampu breakout resistance garis MA20 maka akan mengkonfirmasi sinyal breakout menuju fase bullish dan menguji level tertingginya di bulan Oktober 2023. Rekomendasi: Buy area disekitar Rp 24.800 dengan target jual di Rp 25.375 hingga Rp 26.650. Cut loss di Rp 24.525. PT Dharma Polimetal Tbk (DRMA) Dharma Polimetal terlihat melakukan rebound d...

Cara Membaca Candlestick Saham

Cara membaca candlestick saham sebenarnya cukup mudah dan tidak perlu banyak menghafal. Anda cukup memahaminya saja secara garis besar, maka akan sukses membaca candlestick saham.  Di grafik atau chart saham, kita menemui puluhan pola saham yang berbeda. Di sana ada  Three Black Crows, Concealing Baby Swallow, Unique Three River Bottom dan lain sebagainya. Jika anda harus menghafalkannya, maka akan membutuhkan tenaga yang banyak. Maka dengan artikel ini harapannya Anda mampu cara memahami atau membaca candlestick saham dengan mudah. Dasar-dasar dalam Membaca Candlestick Saham Buyer Versus Seller Sebelum kita mulai mendalami elemen-elemen penting untuk analisa candlestick, kita harus punya cara pandang yang benar terlebih dulu. Anggap saja pergerakan harga itu terjadi karena perang antara Buyer dan Seller. Setiap candlestick adalah suatu pertempuran selama masa perang, dan keempat elemen candlestick menceritakan siapa yang unggul, siapa yang mundur, siapa memeg...