google-site-verification=zsLknblUv9MPpbGfVx9l3sfhCtAjcEQGFzXwTpBAmUo Berita Saham BEKS | 1 Februari 2018 Langsung ke konten utama

Berita Saham BEKS | 1 Februari 2018

Berita Saham BEKS

PT Bank Pembangunan Daerah Banten, Tbk (Bank Banten) menjalin kerja sama dengan PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) dalam meningkatkan layanan ke nasabah dengan menerbitkan kartu "Co-Branding BRIZZI.

Kerja sama dalam upaya memberikan kemudahan bertransaksi bagi nasabah itu diawali dengan penandatanganan nota kesepahaman (MoU) yang ditandatangani oleh Direktur Utama Bank Banten Fahmi Bagus Mahesa dan Direktur Kredit Mikro dan Ritel Bank BRI Priyastomo di Jakarta, Rabu.

Pengembangan fitur layanan uang elektronik dengan menerbitkan kartu Co-Branding BRIZZI itu dihadiri Jajaran Direksi Bank Banten dan Dewan Komisaris Bank Banten, serta Direktur Konsumer Bank BRI Handayani Direktur Utama Bank Banten Fahmi Bagus Mahesa mengatakan bahwa salah satu alasan kesepakatan ini terjalin adalah keinginan Bank Banten dalam mendukung program Cashless Society di Indonesia.

"Kerja sama ini sebagai wujud nyata Bank Banten dalam mendukung program gerakan non-tunai di masyarakat, juga mengajak masyarakat agar semakin familiar dalam bertransaksi non-tunai. Kami berharap, inovasi seperti uang elektronik Bank Banten dapat memudahkan masyarakat dan para nasabah Bank Banten, khususnya di Wilayah Banten, dalam melakukan transaksi non-tunai," ungkap Fahmi.

Selepas penandatanganan ini, Bank Banten bersama Bank BRI segera menerbitkan kartu co-branding BRIZZI. Nantinya, uang elektronik milik Bank Banten dapat digunakan untuk pembayaran transportasi publik, parkir, tempat wisata, rumah makan, hingga ritel modern seperti minimarket.

"Selain itu, uang elektronik Bank Banten bisa dipakai di 26 ruas tol yang terdiri dari 283 gerbang tol di Medan, Jawa, Bali, dan Makassar. Bank Banten turut mendorong terciptanya model bisnis layanan pembayaran elektronik yang berkelanjutan," kata Fahmi menambahkan.(end)

IQPLUS

Komentar

Saham Online di Facebook

Postingan populer dari blog ini

Saham MYRX | PT Hanson Internasional Tbk Akan Rights Issue

Emiten properti, PT Hanson Internasional Tbk. (MYRX) berencana melakukan rights issue dengan target dana hingga Rp16 triliun, guna membangun Grand Jakarta. Direktur Hanson Internasional Rony Agung Suseno mengungkapkan, perseroan telah mendapatkan persetujuan dari pemegang saham melalui rapat umum pemegang saham (RUPS). Dia memerinci, RUPS menyetujui tiga agenda. Pertama, penambahan modal dasar Hanson. Kedua, persetujuan penambahan modal yang ditempatkan dan disetor dengan melakukan hak memesan efek terlebih dahulu (HMETD). Rony menuturkan, perseroan berencana melakukan penawaran umum terbatas IV. Ketiga, persetujuan penggunaan dana rights issue untuk modal kerja dan anak perusahaan. Dia mengungkapkan dana tersebut akan digunakan untuk ekspansi Hanson dan anak usaha. "Target rights issue sebanyak-banyaknya 87,82 miliar lembar saham dengan nominal Rp22 per saham, yang kami keluarkan adalah seri C. Target paling lama, akhir Desember, karena kami pakai buku Juni," ungkapny...

Rekomendasi Saham BBRI, GGRM, DRMA dan ACST oleh RHB Sekuritas Indonesia | 26 Oktober 2023

RHB Sekuritas Indonesia 26 Oktober 2023 Muhammad Wafi PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BBRI) Bank Rakyat Indonesia terlihat kembali melakukan rebound disertai volume dan menguji resistance garis MA20 sekaligus resistance bearish channel-nya. Jika mampu breakout resistance garis MA20 maka akan mengkonfirmasi sinyal reversal dari fase bearish untuk menguji resistance garis MA50. Rekomendasi: Buy area disekitar Rp 5.125 dengan target jual di Rp 5.325 hingga Rp 5.575. Cut loss di Rp 5.000. PT Gudang Garam Tbk (GGRM) Gudang Garam terlihat melakukan rebound dan breakout resistance garis MA50 disertai volume dan menguji resistance garis MA20. Jika mampu breakout resistance garis MA20 maka akan mengkonfirmasi sinyal breakout menuju fase bullish dan menguji level tertingginya di bulan Oktober 2023. Rekomendasi: Buy area disekitar Rp 24.800 dengan target jual di Rp 25.375 hingga Rp 26.650. Cut loss di Rp 24.525. PT Dharma Polimetal Tbk (DRMA) Dharma Polimetal terlihat melakukan rebound d...

Cara Membaca Candlestick Saham

Cara membaca candlestick saham sebenarnya cukup mudah dan tidak perlu banyak menghafal. Anda cukup memahaminya saja secara garis besar, maka akan sukses membaca candlestick saham.  Di grafik atau chart saham, kita menemui puluhan pola saham yang berbeda. Di sana ada  Three Black Crows, Concealing Baby Swallow, Unique Three River Bottom dan lain sebagainya. Jika anda harus menghafalkannya, maka akan membutuhkan tenaga yang banyak. Maka dengan artikel ini harapannya Anda mampu cara memahami atau membaca candlestick saham dengan mudah. Dasar-dasar dalam Membaca Candlestick Saham Buyer Versus Seller Sebelum kita mulai mendalami elemen-elemen penting untuk analisa candlestick, kita harus punya cara pandang yang benar terlebih dulu. Anggap saja pergerakan harga itu terjadi karena perang antara Buyer dan Seller. Setiap candlestick adalah suatu pertempuran selama masa perang, dan keempat elemen candlestick menceritakan siapa yang unggul, siapa yang mundur, siapa memeg...