google-site-verification=zsLknblUv9MPpbGfVx9l3sfhCtAjcEQGFzXwTpBAmUo Berita Saham PGAS | 1 Februari 2018 Langsung ke konten utama

Berita Saham PGAS | 1 Februari 2018

Berita Saham PGAS

Manajemen PT Perusahaan Gas Negara atau PT PGN (Persero) menegaskan pasokan gas di Sumatera Utara sudah stabil di kisaran 13 MMScfd.

"Setelah sebelumnya pasokan berkurang akibat pasokan terganggu khususnya di Desember 2017, dewasa ini ketersediaan energi itu sudah stabil di kisaran 13 MMScfd," ujar Sales Area Head Medan PT PGN, Saeful Hadi di Medan, Rabu.

Menurut dia, dengan stabilnya pasokan dari sebelumnya di bawah 7 MMScfd, maka penyaluran ke pelanggan juga lancar.

PGN bahkan.berharap ada tambahan pelanggan dari dewasa ini yang 20.234 dimana terdiri dari 45 industri besar, 19.707 rumah tangga dan 416 pelanggan kecil serta 66 industri jasa komersial.

Saeful menyebutkan, pasokan gas untuk wilayah Sumut berasal dari regional lain sehingga infrastruktur gas memang harus terintegrasi.

Integrasi gas bumi yang terhubung langsung ke pelanggan, kata dia, menjadi kunci untuk jaminan penyaluran gas bumi yang handal sampai ke pengguna akhir.

"PGN mengapresiasi semua terkait termasuk Komite II DPD RI yang sudah mempercepat pemulihan pasokan gas untuk Sumut," kata Saeful Hadi.

Ketua Komite II DPD RI, Parlindungan Purba, mengatakan, Sumut memerlukan masterplan energi baik untuk.listrik, bahan bakar minyak atau BBM maupun gas.

Dengan ada masterplan, ujar dia, Sumut tidak lagi mengalami permasalahan khususnya kekurangan energi seperti gas yang pernah terjadi.

"Pasokan energi baik gas, listrik dan BBM harus terjaga karena erat kaitannya dengan pertumbuhan ekonomi," katanya. (end/ant)

IQPLUS

Komentar

Saham Online di Facebook

Postingan populer dari blog ini

Saham FPNI | Ini strategi Lotte Chemical untuk kejar target penjualan di akhir tahun

Perusahaan petrokimia PT Lotte Chemical Titan Tbk (FPNI) memasang target pertumbuhan penjualan sebesar 10% sepanjang tahun 2019. Jelang tutup tahun ini, Bambang Budihardja, Corporate Secretary PT Lotte Chemical Titan Tbk menyebut saat ini kondisi pasar kurang kondusif jika dibandingkan dengan tahun lalu. Oleh karena itu, FPNI mengaku sedikit lebih konservatif dalam hal pencapaian target tersebut. Ia bilang, situasi supply dan demand di regional menyebabkan kondisi margin spread yang semakin menipis. Margin spread merupakan selisih harga jual dengan biaya bahan baku utama. "Kondisi ini pada akhirnya sedikit banyak melemahkan usaha-usaha untuk mencapai target tersebut," katanya, Minggu (20/10). Apabila melihat laporan keuangan semester I-2019, pendapatan bersih FPNI juga menurun. FPNI mengantongi pendapatan sebesar US$ 171,69 juta atau menyusut 15,35% dari periode yang sama tahun sebelumnya US$ 202,83 juta. Pendapatan dari hasil penjualan pasar domestik masih menjadi ...

Cara Membaca Indikator Stochastic Oscillator dengan 3 Metode

Keberadaan stochastic telah sedikit disinggung sebagai indikator oscillator yang mampu menunjukkan kondisi jenuh harga. Dulunya, banyak trader mengetahui cara membaca indikator Stochastic hanya untuk penerapan praktis. Namun sebenarnya, Stochastic terdiri dari berbagai macam komponen dan memiliki lebih dari satu manfaat. Untuk mengungkapnya, kita akan mempelajari 3 cara membaca indikator Stochastic berikut. Baca juga: Memahami arti LOT dalam Investasi Saham 1. Cara Membaca Indikator Stochastic Sebagai Penanda Overbought Oversold Cara membaca indikator Stochastic menurut fungsi ini adalah yang paling mudah. Pada dasarnya, indikator ciptaan George Lane ini memiliki dua level ekstrim, yakni 80 dan 20. Masing-masing level tersebut berperan sebagai batas overbought dan oversold. Indikator Stochastic menunjukkan kondisi overbought ketika grafik berada di atas level 80. Sementara itu, cara membaca indikator Stochastic untuk mengenali oversold adalah dengan memperhatikan grafik yang sudah turu...

PT Dharma Samudera Fishing Industries Tbk. (DSFI) Optimis Dengan Kinerja

Kuartal IV/2018, Dharma Samudera (DSFI) Optimistis Kinerja Bakal Membaik Emiten perikanan PT Dharma Samudera Fishing Industries Tbk. (DSFI) meyakini kinerja perseroan akan membaik mulai Oktober 2018 seiring dengan peluang bertambahnya bahan baku. Direktur Independen DSFI Saut Marbun menuturkan, mulai Oktober 2018 kinerja perseroan berpotensi meningkat seiring dengan bertambahnya bahan baku produk perikanan. Kondisi cuaca diperkirakan lebih baik sehingga nelayan semakin sering melaut. "Mulai September biasanya ombak tidak terlalu tinggi, kemudian Oktober semakin terasa pasokan bahan baku dari laut semakin banyak. Harganya juga semakin murah," ujarnya saat dihubungi Bisnis.com, belum lama ini. Selain itu, permintaan produk perikanan pada Oktober mengalami peningkatan karena pelanggan perusahaan ingin melakukan penyetokan menjelang Natal. DSFI memang mengandalkan 95% penjualan ke pasar ekspor, dengan wilayah tujuan utama Amerika Serikat, Eropa, dan Jepang. Sampai ak...