google-site-verification=zsLknblUv9MPpbGfVx9l3sfhCtAjcEQGFzXwTpBAmUo Berita Saham PPRO | 5 Februari 2018 Langsung ke konten utama

Berita Saham PPRO | 5 Februari 2018

Berita Saham PPRO
Tumbuh di era digitalisasi dan milenia seperti sekarang ini, mengharuskan PT PP Properti Tbk. (.PPRO.) untuk terus berinovasi dan menciptakan konsep-konsep out of the box di setiap tower hunian yang didirikan. Jumlah populasi kaum muda yang meningkat disertai dengan hasrat untuk memiliki hunian, menjadi tantangan bagi Perseroan dalam memenuhi itu. Pilihan hunian para kaum muda yang masuk dalam usia produktif itu mengarah pada hunian di pinggir kota tetapi memiliki kemudahan akses transportasi.
Diawali dengan pembangunan Evenciio Apartment di daerah Margonda-Depok, PPRO menyisir kawasan Urban sebagai kota penyangga Jakarta. Dari 1240 unit yang dipasarkan telah terjual sekitar 85%. Bergeser ke kawasan Bandung tepatnya di Jatinangor, Louvin Apartment membidik kaum muda produktif disana dengan menjual konsep apartemen millenial seperti Fasilitas Olahraga Skate Park, Wall Climbing, Cycling Track dan Gym Area. Baru 2 minggu launching perdana sudah terjual 50% unit dari total 706 unit yang ditawarkan.
Masuk ke daerah Jawa Tengah, The Alton Apartment mempersembahkan futsal arena in roof top pertama di Kota Semarang. 80% dari 1304 unit sudah terjual dan didominasi oleh pembeli dengan usia produktif. Daerah Timur Jawa persisnya Surabaya dengan Westown View Apartment yang di awal tahun 2018 ini baru dimulai pemasarannya dan langsung terjual 85% dari 936 unit yang ditawarkan dan Malang dengan Begawan Apartment berlokasi di area pendidikan menawarkan fasilitas di area Rooftop yang luar biasa seperti Rooftop
Swimming Pool, Rooftop Garden dan Rooftop Futsal. Untuk Begawan Apartment, dari total 959 unit yang kami tawarkan sudah terjual sekitar 96%.
"Evenciio, Louvin, The Alton, Westown View dan Begawan Apartment merupakan beberapa apartemen yang kami dirikan dengan konsep mengakomodir keinginan para kaum millenial muda di Indonesia. Apartemenapartemen tersebut berada di kawasan dengan konsep apartemen bebas Narkoba dimana PPRO telah menjalin kerjasama BNN untuk implementasinya", tambah Taufik Hidayat-Direktur Utama Perseroan dalam keterangan Senin.
Disamping fasilitas olahraga yang dihadirkan, PPRO juga mengedepankan Design Arsitektur yang unik di tiap tower yang didirikan, konsep digitalisasi dipersembahkan pula melalui konsep smart home dan e-book. Selain itu, PPRO juga menciptakan co-working space pada tiap apartemen. .Dengan adanya co-working space diharapkan para penghuni apartemen dapat merasakan experience dari dari fasilitas co-working space yang ada di apartemen mereka nantinya., jelas Taufik.
Harga yang PPRO tawarkan untuk apartemen tersebut untuk type studio dengan luasan rata rata 23 m2 mulai dari Rp 15 . 18 juta per m2.
"Dengan harga rata-rata masih dibawah Rp 450jt per unit dan fasilitas yang akan membuat penghuni nyaman, kami yakin apartemen dengan konsep milenial tersebut akan mampu mendongkrak target laba di 2018 ini. Rencana di 2018 ini aka nada beberapa apartemen dengan konsep yang sama akan kami pasarkan, masih di daerah Surabaya, Solo dan DIY", tambah Taufik. (end)
IQPLUS

Komentar

Saham Online di Facebook

Postingan populer dari blog ini

Apa itu Saham ? Pengertian, Contoh, Jenis, Keuntungan, Resiko

Apa itu Saham? Saham adalah jenis surat berharga yang menandakan kepemilikan secara proporsional dalam sebuah perusahaan penerbitnya. Saham kadang disebut ekuitas. Saham memberikan hak kepada pemegang saham atas proporsi aset dan pendapatan perusahaan.  Saham pada umumnya  dijual dan dibeli di bursa saham . Akan tetapi saham juga dijual secara pribadi. Transaksi saham harus sesuai dengan peraturan pemerintah yang dimaksudkan untuk melindungi investor dari praktik penipuan.  Secara historis, investasi saham telah mengungguli sebagian besar investasi lainnya dalam jangka panjang. Investasi saham dapat dilakukan melalui broker saham online atau sekuritas saham yang terdaftar di lembaga yang mengaturnya di sebuah negara.  Sebuah perusahaan terbuka menerbitkan / menjual saham dalam rangka mengumpulkan dana untuk menjalankan bisnisnya. Pemegang saham, ibaratnya telah membeli secuil perusahaan dan memiliki hak atas sebagian aset dan pendapatannya. Dengan...

PT Steel Pipe Industry Tbk (ISSP) Dapatkan Rating Negatif

MOODYS UBAH PROSPEK SPINDO DARI STABIL MENJADI NEGATIF. IQPlus, (23/08) - Moodys Investor Service merubah prospek PT Steel Pipe Industry Tbk (ISSP) menjadi negatif dari stabil dimana pada saat yang sama menegaskan peringkat B2 corporate family rating perseroan. "Perubahan prospek menjadi negatif mencerminkan espektasi Moodys dimana gross margin Spindo masih mendapatkan tekanan karena volatilitas harga baja dalam 12-18 bulan ke depan yang menghasilkan peningkatan leverage dan cakupan bunga yang lemah," ujar Brian Grieser, vice president Moodys. Karena baja menyumbang hingga 95% dari harga pokok penjualan, Spindo terkena fluktuasi harga baja global dan domestik. Meski perusahaan menggunakan model biaya plus harga, Spindo tidak sepenuhnya meneruskan peningkatan harga baja kepada pelanggannya secara tepat waktu. Akibatnya margin kotor Spinti turun menjadi 15% dalam 12 bulan di Juni 2018 dari 18% di 2017 dan 25% di 2016. "Selain itu tingkat utang Spindo meningkat ka...

Cara Membaca Candlestick Saham

Cara membaca candlestick saham sebenarnya cukup mudah dan tidak perlu banyak menghafal. Anda cukup memahaminya saja secara garis besar, maka akan sukses membaca candlestick saham.  Di grafik atau chart saham, kita menemui puluhan pola saham yang berbeda. Di sana ada  Three Black Crows, Concealing Baby Swallow, Unique Three River Bottom dan lain sebagainya. Jika anda harus menghafalkannya, maka akan membutuhkan tenaga yang banyak. Maka dengan artikel ini harapannya Anda mampu cara memahami atau membaca candlestick saham dengan mudah. Dasar-dasar dalam Membaca Candlestick Saham Buyer Versus Seller Sebelum kita mulai mendalami elemen-elemen penting untuk analisa candlestick, kita harus punya cara pandang yang benar terlebih dulu. Anggap saja pergerakan harga itu terjadi karena perang antara Buyer dan Seller. Setiap candlestick adalah suatu pertempuran selama masa perang, dan keempat elemen candlestick menceritakan siapa yang unggul, siapa yang mundur, siapa memeg...