google-site-verification=zsLknblUv9MPpbGfVx9l3sfhCtAjcEQGFzXwTpBAmUo Analisa Saham BEST | 28 Maret 2018 Langsung ke konten utama

Analisa Saham BEST | 28 Maret 2018

Analisa Saham BEST


Indo Premier on Bekasi Fajar (BEST) 03/19/2018

Notable Result with glistening outlook

- BEST melaporkan laba sebesar Rp483bn (+ 44% yoy) di FY17, di atas ekspektasi pasar, mengumpulkan 109% perkiraan konsensus dan 105% dari perkiraan kami. Meskipun demikian, peningkatan pendapatan (+ 22%), marjin kotor dan EBIT menurun menjadi 71,6% dan 59,6% pada FY17 (FY16: 74,4% dan 63,1%) karena pertumbuhan COGS yang lebih cepat (+ 22% yoy) dan opex (+ 32% yoy). Namun, marjin bersih masih meningkat hingga 48% (FY16: 40,8%) karena BEST membukukan pendapatan lain sebesar Rp23.6bn (vs kerugian Rp29.8bn inFY16) dan pendapatan satu kali dari Rp21.8bn dari divestasi bisnis gudangnya . Secara triwulan, BEST membukukan pendapatan sebesar Rp200milyar (80% qoq, 378% yoy), mengumpulkan hingga 41% dari laba FY17.

- Untuk 2018, BEST menargetkan Pendapatan Rp1,15tn (+ 15% yoy), yang kami yakini sangat dapat dicapai mengingat jaminan penjualan saat ini sebesar 37,5ha dari 2017, yang jumlahnya sekitar Rp975bn (ASP 2,6 juta / sqm). Selain itu, BEST telah membukukan penjualan pemasaran 2.2ha dengan ASP sebesar Rp2.7mn / sqm pada 2M18. Setelah melebihi target 30-40ha di FY17, BEST menetapkan target lebih tinggi 35-45ha di FY18 (Ours: 40ha). Setelah harga relatif stabil pada FY17 (Rp2.6juta / sqm), mereka yakin untuk meningkatkan kisaran harga jual mereka menjadi Rp2.6-3.2mn / sqm di FY18 karena hasil pemasaran pemasaran yang kuat di FY17 (42ha) dan jumlah besar pertanyaan tentang 77ha.

- Valuasi: BUY dengan TP Rp380

by Mirae Asset

Komentar

Saham Online di Facebook

Postingan populer dari blog ini

Saham MYRX | PT Hanson Internasional Tbk Akan Rights Issue

Emiten properti, PT Hanson Internasional Tbk. (MYRX) berencana melakukan rights issue dengan target dana hingga Rp16 triliun, guna membangun Grand Jakarta. Direktur Hanson Internasional Rony Agung Suseno mengungkapkan, perseroan telah mendapatkan persetujuan dari pemegang saham melalui rapat umum pemegang saham (RUPS). Dia memerinci, RUPS menyetujui tiga agenda. Pertama, penambahan modal dasar Hanson. Kedua, persetujuan penambahan modal yang ditempatkan dan disetor dengan melakukan hak memesan efek terlebih dahulu (HMETD). Rony menuturkan, perseroan berencana melakukan penawaran umum terbatas IV. Ketiga, persetujuan penggunaan dana rights issue untuk modal kerja dan anak perusahaan. Dia mengungkapkan dana tersebut akan digunakan untuk ekspansi Hanson dan anak usaha. "Target rights issue sebanyak-banyaknya 87,82 miliar lembar saham dengan nominal Rp22 per saham, yang kami keluarkan adalah seri C. Target paling lama, akhir Desember, karena kami pakai buku Juni," ungkapny...

Rekomendasi Saham BBRI, GGRM, DRMA dan ACST oleh RHB Sekuritas Indonesia | 26 Oktober 2023

RHB Sekuritas Indonesia 26 Oktober 2023 Muhammad Wafi PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BBRI) Bank Rakyat Indonesia terlihat kembali melakukan rebound disertai volume dan menguji resistance garis MA20 sekaligus resistance bearish channel-nya. Jika mampu breakout resistance garis MA20 maka akan mengkonfirmasi sinyal reversal dari fase bearish untuk menguji resistance garis MA50. Rekomendasi: Buy area disekitar Rp 5.125 dengan target jual di Rp 5.325 hingga Rp 5.575. Cut loss di Rp 5.000. PT Gudang Garam Tbk (GGRM) Gudang Garam terlihat melakukan rebound dan breakout resistance garis MA50 disertai volume dan menguji resistance garis MA20. Jika mampu breakout resistance garis MA20 maka akan mengkonfirmasi sinyal breakout menuju fase bullish dan menguji level tertingginya di bulan Oktober 2023. Rekomendasi: Buy area disekitar Rp 24.800 dengan target jual di Rp 25.375 hingga Rp 26.650. Cut loss di Rp 24.525. PT Dharma Polimetal Tbk (DRMA) Dharma Polimetal terlihat melakukan rebound d...

Cara Membaca Candlestick Saham

Cara membaca candlestick saham sebenarnya cukup mudah dan tidak perlu banyak menghafal. Anda cukup memahaminya saja secara garis besar, maka akan sukses membaca candlestick saham.  Di grafik atau chart saham, kita menemui puluhan pola saham yang berbeda. Di sana ada  Three Black Crows, Concealing Baby Swallow, Unique Three River Bottom dan lain sebagainya. Jika anda harus menghafalkannya, maka akan membutuhkan tenaga yang banyak. Maka dengan artikel ini harapannya Anda mampu cara memahami atau membaca candlestick saham dengan mudah. Dasar-dasar dalam Membaca Candlestick Saham Buyer Versus Seller Sebelum kita mulai mendalami elemen-elemen penting untuk analisa candlestick, kita harus punya cara pandang yang benar terlebih dulu. Anggap saja pergerakan harga itu terjadi karena perang antara Buyer dan Seller. Setiap candlestick adalah suatu pertempuran selama masa perang, dan keempat elemen candlestick menceritakan siapa yang unggul, siapa yang mundur, siapa memeg...