google-site-verification=zsLknblUv9MPpbGfVx9l3sfhCtAjcEQGFzXwTpBAmUo Analisa Saham MPMX | 13 Maret 2018 Langsung ke konten utama

Analisa Saham MPMX | 13 Maret 2018

Analisa Saham MPMX

Indo Premier Sekuritas on Mitra Pinasthika (MPMX) 03/3/2018

Refocusing on profitable growth

- Langkah MPMX untuk menjual 20% saham MPM Finance ke mitra Jepang JACCS Co. Ltd. pada bulan April 2017 (seharga Rp453 miliar) diikuti oleh penurunan dealer MPM Auto Nissan / Datsun menjadi 5 (dari 10) di 2H17 untuk memfokuskan kembali pada produknya. bagian konsumen yang lebih menguntungkan dan bisnis distribusi  roda 2. Meski MPM Finance tidak rugi, masih memberikan kontribusi keuntungan sebesar Rp65 miliar pada 9M17, sehingga tingkat hutang yang rendah karena dekonsolidasi telah memungkinkan MPMX menurunkan biaya pembiayaan sebesar 200-250bps (Rp80 miliar) melalui kesepakatan klub dual tranche (US $ 150 juta + Rp1.25 triliun ) yang dipimpin oleh Bank of Tokyo-Mistsubishi UFJ pada Sep 2017. Lebih penting lagi, MPMX akhirnya mengatasi kekhawatiran investor mengenai kelayakan investasi di dealer Nissan / Datsun, yang kami percaya merupakan upaya berkelanjutan.

- Pabrik pelumas modern MPMX yang baru di Cilegon, yang mulai beroperasi pada Agustus 2017 dan melipatgandakan kapasitas pencampurannya menjadi 100mn liter, akan memperbaiki penjualan Federal Oil di tahun 2018F dan juga marjinnya karena ketergantungan yang lebih rendah dari blender pihak ketiga, biaya tenaga kerja yang lebih sedikit dari otomasi, dan biaya logistik yang rendah yang berasal dari industri petrokimia di Cilegon. Sementara itu, gudang baru untuk distribusi 2 roda di Jombang akan memperbaiki ketersediaan produk dan menurunkan biaya sewa gudang.

- Valuasi: BUY dengan Tp Rp1,300

by Mirae Asset Sekuritas

Komentar

Saham Online di Facebook

Postingan populer dari blog ini

Saham FPNI | Ini strategi Lotte Chemical untuk kejar target penjualan di akhir tahun

Perusahaan petrokimia PT Lotte Chemical Titan Tbk (FPNI) memasang target pertumbuhan penjualan sebesar 10% sepanjang tahun 2019. Jelang tutup tahun ini, Bambang Budihardja, Corporate Secretary PT Lotte Chemical Titan Tbk menyebut saat ini kondisi pasar kurang kondusif jika dibandingkan dengan tahun lalu. Oleh karena itu, FPNI mengaku sedikit lebih konservatif dalam hal pencapaian target tersebut. Ia bilang, situasi supply dan demand di regional menyebabkan kondisi margin spread yang semakin menipis. Margin spread merupakan selisih harga jual dengan biaya bahan baku utama. "Kondisi ini pada akhirnya sedikit banyak melemahkan usaha-usaha untuk mencapai target tersebut," katanya, Minggu (20/10). Apabila melihat laporan keuangan semester I-2019, pendapatan bersih FPNI juga menurun. FPNI mengantongi pendapatan sebesar US$ 171,69 juta atau menyusut 15,35% dari periode yang sama tahun sebelumnya US$ 202,83 juta. Pendapatan dari hasil penjualan pasar domestik masih menjadi ...

Cara Membaca Indikator Stochastic Oscillator dengan 3 Metode

Keberadaan stochastic telah sedikit disinggung sebagai indikator oscillator yang mampu menunjukkan kondisi jenuh harga. Dulunya, banyak trader mengetahui cara membaca indikator Stochastic hanya untuk penerapan praktis. Namun sebenarnya, Stochastic terdiri dari berbagai macam komponen dan memiliki lebih dari satu manfaat. Untuk mengungkapnya, kita akan mempelajari 3 cara membaca indikator Stochastic berikut. Baca juga: Memahami arti LOT dalam Investasi Saham 1. Cara Membaca Indikator Stochastic Sebagai Penanda Overbought Oversold Cara membaca indikator Stochastic menurut fungsi ini adalah yang paling mudah. Pada dasarnya, indikator ciptaan George Lane ini memiliki dua level ekstrim, yakni 80 dan 20. Masing-masing level tersebut berperan sebagai batas overbought dan oversold. Indikator Stochastic menunjukkan kondisi overbought ketika grafik berada di atas level 80. Sementara itu, cara membaca indikator Stochastic untuk mengenali oversold adalah dengan memperhatikan grafik yang sudah turu...

PT Dharma Samudera Fishing Industries Tbk. (DSFI) Optimis Dengan Kinerja

Kuartal IV/2018, Dharma Samudera (DSFI) Optimistis Kinerja Bakal Membaik Emiten perikanan PT Dharma Samudera Fishing Industries Tbk. (DSFI) meyakini kinerja perseroan akan membaik mulai Oktober 2018 seiring dengan peluang bertambahnya bahan baku. Direktur Independen DSFI Saut Marbun menuturkan, mulai Oktober 2018 kinerja perseroan berpotensi meningkat seiring dengan bertambahnya bahan baku produk perikanan. Kondisi cuaca diperkirakan lebih baik sehingga nelayan semakin sering melaut. "Mulai September biasanya ombak tidak terlalu tinggi, kemudian Oktober semakin terasa pasokan bahan baku dari laut semakin banyak. Harganya juga semakin murah," ujarnya saat dihubungi Bisnis.com, belum lama ini. Selain itu, permintaan produk perikanan pada Oktober mengalami peningkatan karena pelanggan perusahaan ingin melakukan penyetokan menjelang Natal. DSFI memang mengandalkan 95% penjualan ke pasar ekspor, dengan wilayah tujuan utama Amerika Serikat, Eropa, dan Jepang. Sampai ak...