google-site-verification=zsLknblUv9MPpbGfVx9l3sfhCtAjcEQGFzXwTpBAmUo Berita Saham SMBR | 13 Maret 2018 Langsung ke konten utama

Berita Saham SMBR | 13 Maret 2018

Berita Saham SMBR

PT Semen Baturaja (Persero) dan PT Pelabuhan Indonesia (Pelindo) II menandatangani addendum perjanjian kerja sama pengelolaan lahan di Pelabuhan Panjang milik Pelindo II, Bandar Lampung dengan periode 30 tahun.

Kesepakatan kedua belah pihak tertuang dalam perjanjian Kerja Sama Penggunaan Bagian-Bagian Tanah Hak Pengelolaan di Pelabuhan Panjang, berdasarkan keterangan tertulis yang diterima Antara di Jakarta, Senin.

Penandatanganan dilakukan langsung oleh Direktur Utama Semen Baturaja Rahmad Pribadi dan Direktur Komersial dan Pengembangan Usaha Pelindo II, Saptono R. Irianto bertempat di Gedung Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN).

Penandatanganan disaksikan Deputi Bidang Usaha Energi, Logistik, Kawasan dan Pariwisata Menteri BUMN, Edwin Hidayat Abdullah beserta jajaran.

Penandatanganan addendum perjanjian kerja sama dilakukan dalam rangka menjamin kelancaran operasional Semen Baturaja, khususnya di wilayah Panjang, Lampung.

Sebelumnya, Semen Baturaja telah menjalin kerja sama dengan Pelindo II dalam hak pengelolaan lahan (HPL) milik Pelindo II. Kerja sama dimanfaatkan perseroan untuk mendirikan pabrik penggilingan dan pengantongan semen di Panjang.

Melihat permintaan semen di wilayah Lampung yang mengalami peningkatan signifikan dan potensi untuk menguasai pangsa pasar yang lebih luas, kerja sama antar perseroan diperpanjang menjadi 30 tahun hingga 31 Desember 2043.(end)

Source:
IQPLUS

Komentar

Saham Online di Facebook

Postingan populer dari blog ini

Saham FPNI | Ini strategi Lotte Chemical untuk kejar target penjualan di akhir tahun

Perusahaan petrokimia PT Lotte Chemical Titan Tbk (FPNI) memasang target pertumbuhan penjualan sebesar 10% sepanjang tahun 2019. Jelang tutup tahun ini, Bambang Budihardja, Corporate Secretary PT Lotte Chemical Titan Tbk menyebut saat ini kondisi pasar kurang kondusif jika dibandingkan dengan tahun lalu. Oleh karena itu, FPNI mengaku sedikit lebih konservatif dalam hal pencapaian target tersebut. Ia bilang, situasi supply dan demand di regional menyebabkan kondisi margin spread yang semakin menipis. Margin spread merupakan selisih harga jual dengan biaya bahan baku utama. "Kondisi ini pada akhirnya sedikit banyak melemahkan usaha-usaha untuk mencapai target tersebut," katanya, Minggu (20/10). Apabila melihat laporan keuangan semester I-2019, pendapatan bersih FPNI juga menurun. FPNI mengantongi pendapatan sebesar US$ 171,69 juta atau menyusut 15,35% dari periode yang sama tahun sebelumnya US$ 202,83 juta. Pendapatan dari hasil penjualan pasar domestik masih menjadi ...

PT Dharma Samudera Fishing Industries Tbk. (DSFI) Optimis Dengan Kinerja

Kuartal IV/2018, Dharma Samudera (DSFI) Optimistis Kinerja Bakal Membaik Emiten perikanan PT Dharma Samudera Fishing Industries Tbk. (DSFI) meyakini kinerja perseroan akan membaik mulai Oktober 2018 seiring dengan peluang bertambahnya bahan baku. Direktur Independen DSFI Saut Marbun menuturkan, mulai Oktober 2018 kinerja perseroan berpotensi meningkat seiring dengan bertambahnya bahan baku produk perikanan. Kondisi cuaca diperkirakan lebih baik sehingga nelayan semakin sering melaut. "Mulai September biasanya ombak tidak terlalu tinggi, kemudian Oktober semakin terasa pasokan bahan baku dari laut semakin banyak. Harganya juga semakin murah," ujarnya saat dihubungi Bisnis.com, belum lama ini. Selain itu, permintaan produk perikanan pada Oktober mengalami peningkatan karena pelanggan perusahaan ingin melakukan penyetokan menjelang Natal. DSFI memang mengandalkan 95% penjualan ke pasar ekspor, dengan wilayah tujuan utama Amerika Serikat, Eropa, dan Jepang. Sampai ak...

BBNI | BNI PALEMBANG KEJAR TARGET PERTUMBUHAN NASABAH 12 PERSEN

IQPlus, (09/09) - Bank BNI Wilayah Palembang yang membawahi lima provinsi di Sumatera bagian selatan mengejar pertumbuhan nasabah hingga 12 persen pada 2019 untuk menggenjot kenaikan pendapatan dari dana pihak ketiga (DPK). Pemimpin BNI Wilayah Palembang Dodi Widjajanto di Palembang, Senin, mengatakan saat ini jumlah nasabah sudah mencapai 2 juta, namun masih memiliki potensi untuk bertambah selaras dengan meningkatnya kesadaran masyarakat terhadap industri perbankan. Dengan luasnya sebaran wilayah kerja yakni di Sumatera Selatan, Lampung, Bengkulu, Jambi dan Bangka Belitung kami optimis target ini dapat tercapai,. kata Dodi. Dodi mengatakan dari jutaan nasabah itu, 10 persennya merupakan nasabah dari segmen usia milenial. Oleh karena itu, perusahaan berupaya meningkatkan jumlah nasabah dari kalangan tersebut. Salah satunya, kata dia, pihaknya gencar melakukan edukasi keuangan kepada generasi milenial atau mereka yang berusia produktif. Misalnya kami telah meluncurkan produk...