google-site-verification=zsLknblUv9MPpbGfVx9l3sfhCtAjcEQGFzXwTpBAmUo Analisa Saham WSBP | 13 Maret 2018 Langsung ke konten utama

Analisa Saham WSBP | 13 Maret 2018

Analisa Saham WSBP

Samuel Sekuritas on Waskita Beton Precast (WSBP) 03/05/2018

Expect higher contract and stable burn rate

- Terlepas dari pencapaian laba bersih yang tercatat dibawah angka konsensus (90.9%), dibandingkan dengan proyeksi kami laba bersih WSBP inline atau mencapai 98.1% vs FY17E kami RpRp1.02tn vs Rp1.00tn (FY17A). Di periode yang sama, perseroan mencatat pertumbuhan pendapatan sebesar +50.6%YoY dengan lonjakan laba bersih +57.6%YoY. Tahun ini, laba bersih ditargetkan naik menjadi Rp1.47tn, atau jauh diatas proyeksi moderate kami Rp1.12tn, dan sekitar 8.5% diatas ekspektasi konsensus 18E Rp1.35tn.

- Kami tidak melihat penurunan kontrak baru 17A sebagai sebuah hal yang patut dikhawatirkan. Pencapaian yang hanya sebesar 89.67% dari target perseroan disebabkan oleh beberapa proyek yang semula direncanakan diperoleh tahun lalu, namun mundur hingga 1Q18, antara lain seperti proyek : Jalan tol Probolinggo-Banyuwangi dan Jembatan Penajam. Tahun ini kontrak baru ditargetkan Rp11.5tn. Perolehan kontrak baru tersebut masih didominasi oleh Wastika Karya dan kami lihat akan sangat bergantung pada keberhasilan proses divestasi WTR. Per pertengahan Feb18 WSBP telah memperoleh kontrak baru Rp1.45 dan potensi mencapai Rp1.7tn di akhir Feb18.

- Valuasi: BUY dengan Tp Rp580

by Mirae Asset Sekuritas

Komentar

Saham Online di Facebook

Postingan populer dari blog ini

Saham FPNI | Ini strategi Lotte Chemical untuk kejar target penjualan di akhir tahun

Perusahaan petrokimia PT Lotte Chemical Titan Tbk (FPNI) memasang target pertumbuhan penjualan sebesar 10% sepanjang tahun 2019. Jelang tutup tahun ini, Bambang Budihardja, Corporate Secretary PT Lotte Chemical Titan Tbk menyebut saat ini kondisi pasar kurang kondusif jika dibandingkan dengan tahun lalu. Oleh karena itu, FPNI mengaku sedikit lebih konservatif dalam hal pencapaian target tersebut. Ia bilang, situasi supply dan demand di regional menyebabkan kondisi margin spread yang semakin menipis. Margin spread merupakan selisih harga jual dengan biaya bahan baku utama. "Kondisi ini pada akhirnya sedikit banyak melemahkan usaha-usaha untuk mencapai target tersebut," katanya, Minggu (20/10). Apabila melihat laporan keuangan semester I-2019, pendapatan bersih FPNI juga menurun. FPNI mengantongi pendapatan sebesar US$ 171,69 juta atau menyusut 15,35% dari periode yang sama tahun sebelumnya US$ 202,83 juta. Pendapatan dari hasil penjualan pasar domestik masih menjadi ...

Cara Membaca Indikator Stochastic Oscillator dengan 3 Metode

Keberadaan stochastic telah sedikit disinggung sebagai indikator oscillator yang mampu menunjukkan kondisi jenuh harga. Dulunya, banyak trader mengetahui cara membaca indikator Stochastic hanya untuk penerapan praktis. Namun sebenarnya, Stochastic terdiri dari berbagai macam komponen dan memiliki lebih dari satu manfaat. Untuk mengungkapnya, kita akan mempelajari 3 cara membaca indikator Stochastic berikut. Baca juga: Memahami arti LOT dalam Investasi Saham 1. Cara Membaca Indikator Stochastic Sebagai Penanda Overbought Oversold Cara membaca indikator Stochastic menurut fungsi ini adalah yang paling mudah. Pada dasarnya, indikator ciptaan George Lane ini memiliki dua level ekstrim, yakni 80 dan 20. Masing-masing level tersebut berperan sebagai batas overbought dan oversold. Indikator Stochastic menunjukkan kondisi overbought ketika grafik berada di atas level 80. Sementara itu, cara membaca indikator Stochastic untuk mengenali oversold adalah dengan memperhatikan grafik yang sudah turu...

PT Dharma Samudera Fishing Industries Tbk. (DSFI) Optimis Dengan Kinerja

Kuartal IV/2018, Dharma Samudera (DSFI) Optimistis Kinerja Bakal Membaik Emiten perikanan PT Dharma Samudera Fishing Industries Tbk. (DSFI) meyakini kinerja perseroan akan membaik mulai Oktober 2018 seiring dengan peluang bertambahnya bahan baku. Direktur Independen DSFI Saut Marbun menuturkan, mulai Oktober 2018 kinerja perseroan berpotensi meningkat seiring dengan bertambahnya bahan baku produk perikanan. Kondisi cuaca diperkirakan lebih baik sehingga nelayan semakin sering melaut. "Mulai September biasanya ombak tidak terlalu tinggi, kemudian Oktober semakin terasa pasokan bahan baku dari laut semakin banyak. Harganya juga semakin murah," ujarnya saat dihubungi Bisnis.com, belum lama ini. Selain itu, permintaan produk perikanan pada Oktober mengalami peningkatan karena pelanggan perusahaan ingin melakukan penyetokan menjelang Natal. DSFI memang mengandalkan 95% penjualan ke pasar ekspor, dengan wilayah tujuan utama Amerika Serikat, Eropa, dan Jepang. Sampai ak...