google-site-verification=zsLknblUv9MPpbGfVx9l3sfhCtAjcEQGFzXwTpBAmUo Rekomendasi Saham Reliance Sekuritas Indonesia | 20 April 2018 Langsung ke konten utama

Rekomendasi Saham Reliance Sekuritas Indonesia | 20 April 2018

Secara teknikal, laju Indeks Harga Saham Gabungan ( IHSG ) pada perdagangan akhir pekan ini akan mengalami penguatan terbatas, setelah kemarin mampu melanjutkan proses kenaikan minor ke level 6.355.
Analis PT Reliance Sekuritas Indonesia, Lanjar Nafi, mengatakan pergerakan IHSG pada perdagangan kemarin sesuai perkiraan, karena indeks mampu menguji level resisten dan MA50 (6.400).
Dia mengatakan, indikator stochastic yang terkonsolidasi sejalan dengan pergerakan bullish RSI dengan sinyal menguat terbatas. "Sehingga, hari ini IHSG diperkirakan bergerak menguat terbatas pada rentang 6.303-6.400," kata Lanjar, di Jakarta, Jumat (20/4).
Lanjar menyebutkan, pada perdagangan kemarin, mayoritas bursa saham di Asia mengalami penguatan, tercermin dari kenaikan indeks Nikkei (0,15 persen) dan Topix (0,03 persen), sedangkan penguatan optimistis terjadi pada Hang Seng (1,4 persen) dan CSI (1,21 persen).
Sementara itu, kemarin IHSG juga ditutup menguat 0,57 persen ke level 6.355, ditopang sektor aneka industri yang melambung (2,15 persen) dan tambang (1,98 persen) serta industri dasar (1,54 persen).
Investor asing tercatat net buy Rp212,89 miliar setelah mengalami rentetan net sell selama enam sesi. Saham Vale Indonesia (INCO), Aneka Tambang (ANTM) dan Astra International (ASII) menjadi top net buy value investor asing.
Nah, di tengah peluang kenaikan terbatas pada pergerakan IHSG , Lanjar merekomendasikan enam saham yang bisa dimainkan pelaku pasar, yakni:
1. PT Indo Tambangraya Megah Tbk (ITMG)
2. PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGAS)
3. PT Semen Indonesia Tbk (SMGR)
4. PT Waskita Karya Tbk (WSKT)
5. PT Timah Tbk (TINS)
6. PT Adhi Karya Tbk (ADHI). (Budi/ef)

https://goo.gl/RkZnhu

Komentar

Saham Online di Facebook

Postingan populer dari blog ini

Saham MYRX | PT Hanson Internasional Tbk Akan Rights Issue

Emiten properti, PT Hanson Internasional Tbk. (MYRX) berencana melakukan rights issue dengan target dana hingga Rp16 triliun, guna membangun Grand Jakarta. Direktur Hanson Internasional Rony Agung Suseno mengungkapkan, perseroan telah mendapatkan persetujuan dari pemegang saham melalui rapat umum pemegang saham (RUPS). Dia memerinci, RUPS menyetujui tiga agenda. Pertama, penambahan modal dasar Hanson. Kedua, persetujuan penambahan modal yang ditempatkan dan disetor dengan melakukan hak memesan efek terlebih dahulu (HMETD). Rony menuturkan, perseroan berencana melakukan penawaran umum terbatas IV. Ketiga, persetujuan penggunaan dana rights issue untuk modal kerja dan anak perusahaan. Dia mengungkapkan dana tersebut akan digunakan untuk ekspansi Hanson dan anak usaha. "Target rights issue sebanyak-banyaknya 87,82 miliar lembar saham dengan nominal Rp22 per saham, yang kami keluarkan adalah seri C. Target paling lama, akhir Desember, karena kami pakai buku Juni," ungkapny...

Rekomendasi Saham BBRI, GGRM, DRMA dan ACST oleh RHB Sekuritas Indonesia | 26 Oktober 2023

RHB Sekuritas Indonesia 26 Oktober 2023 Muhammad Wafi PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BBRI) Bank Rakyat Indonesia terlihat kembali melakukan rebound disertai volume dan menguji resistance garis MA20 sekaligus resistance bearish channel-nya. Jika mampu breakout resistance garis MA20 maka akan mengkonfirmasi sinyal reversal dari fase bearish untuk menguji resistance garis MA50. Rekomendasi: Buy area disekitar Rp 5.125 dengan target jual di Rp 5.325 hingga Rp 5.575. Cut loss di Rp 5.000. PT Gudang Garam Tbk (GGRM) Gudang Garam terlihat melakukan rebound dan breakout resistance garis MA50 disertai volume dan menguji resistance garis MA20. Jika mampu breakout resistance garis MA20 maka akan mengkonfirmasi sinyal breakout menuju fase bullish dan menguji level tertingginya di bulan Oktober 2023. Rekomendasi: Buy area disekitar Rp 24.800 dengan target jual di Rp 25.375 hingga Rp 26.650. Cut loss di Rp 24.525. PT Dharma Polimetal Tbk (DRMA) Dharma Polimetal terlihat melakukan rebound d...

Cara Membaca Candlestick Saham

Cara membaca candlestick saham sebenarnya cukup mudah dan tidak perlu banyak menghafal. Anda cukup memahaminya saja secara garis besar, maka akan sukses membaca candlestick saham.  Di grafik atau chart saham, kita menemui puluhan pola saham yang berbeda. Di sana ada  Three Black Crows, Concealing Baby Swallow, Unique Three River Bottom dan lain sebagainya. Jika anda harus menghafalkannya, maka akan membutuhkan tenaga yang banyak. Maka dengan artikel ini harapannya Anda mampu cara memahami atau membaca candlestick saham dengan mudah. Dasar-dasar dalam Membaca Candlestick Saham Buyer Versus Seller Sebelum kita mulai mendalami elemen-elemen penting untuk analisa candlestick, kita harus punya cara pandang yang benar terlebih dulu. Anggap saja pergerakan harga itu terjadi karena perang antara Buyer dan Seller. Setiap candlestick adalah suatu pertempuran selama masa perang, dan keempat elemen candlestick menceritakan siapa yang unggul, siapa yang mundur, siapa memeg...