google-site-verification=zsLknblUv9MPpbGfVx9l3sfhCtAjcEQGFzXwTpBAmUo Analisa Penutupan Pasar Saham Indonesia | 4 Oktober 2018 Langsung ke konten utama

Analisa Penutupan Pasar Saham Indonesia | 4 Oktober 2018

*Mirae Asset Sekuritas Indonesia*
Investment Information Team

*Market Review 4 Oktober 2018*

Tercatat 94 saham menguat dan 326 saham melemah. *IHSG -111.1 poin (-1.89%) ke level 5,756.6*, dan *LQ-45 -20.9 poin (-2.26%) ke level 904.3*.

*Sectoral Return :*
- Agri -0.76%
- Mining -0.70%
- Basic-Ind -3.45%
- Misc-Ind -1.42%
- Consumer -1.89%
- Property -1.63%
- Infrastructure -0.82%
- Finance -2.43%
- Trade -1.39%
- Manufacture -2.22%

Investor asing *net sell senilai Rp 1,164 Miliar*.

*USD/IDR +104.00 poin (+0.69%)* terhadap Rupiah di angka 15,179.00.

*Saham yang ditutup menguat*

- *SAPX ditutup menguat Rp 92 (+24.59%) ke level Rp 466*. Emiten jasa logistik yang baru saja melantai di bursa saham, PT Satria Antaran Prima Tbk. optmistis dapat berkompetisi dengan perusahaan sejenis melalui fokus pada pasar-pasar spesifik. Tahun ini, perseroan mematok pertumbuhan pendapatan dapat mencapai minimal 50%. Emiten dengan sandi SAPX tersebut berkompetisi dengan pemain sejenis dengan masuk pada pasar-pasar yang tidak banyak digeluti perusahaan lain. Upaya tersebut diyakini akan menjadi keunggulan perusahaan untuk mengeruk pendapatan.

*Saham yang ditutup melemah*

- *BBNI melemah Rp 350 (-4.82%) ke level Rp 6,900*. PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk atau BNI turut meramaikan acara Indonesia Business & Development Expo (IBDExpo) 2018, sebuah panggung bagi produk unggulan, peluang bisnis, kinerja dan program dari berbagai stakeholder ekonomi di Indonesia. Pada event ini bertujuan agar masyarakat luas memiliki pemahaman yang lebih mendalam mengenai produk dan jasa yang dihasilkan di Indonesia ini, BNI menampilkan terobosan baru, antara lain rangkaian produk yang disediakan untuk semua kebutuhan transaksi keuangan secara digital yang memiliki tagline BNI Digital Ecoservices: BNI Digital for your everyday life. Salah satunya adalah melakukan pembelian tiket Kereta melalui aplikasi percakapan online Chat with your INTelligent Advisor (CINTA) BNI.

- *CLEO melemah Rp 16 (-5.19%) ke level Rp 292*. Ditengah ketatnya persaingan bisnis Air Minum Dalam Kemasan (AMDK), produsen air minum PT Sariguna Primatirta Tbk masih dapat meningkatkan penjualannya. Pemilik brand AMDK "Cleo" ini dapat terus tumbuh dobel digit. Lukas Setio Wongso, Sekretaris Perusahaan PT Sariguna Primatirta Tbk mengatakan capaian tersebut tak terlepas dari optimalisasi pembangunan jaringan distribusi hingga menambah kapasitas produksi di berbagai kota besar di Indonesia. Rencananya pula bakal ada dua pabrik baru yang siap beroperasi tahun ini. Pabrik pertama berada di Kendari, Sulawesi Tenggara dan memiliki kapasitas kurang lebih 72 juta liter per tahun. Pabrik kedua berada di Ngoro, Jawa Timur, dengan kapasitas kurang lebih 240 juta liter per tahun.

- *TBIG melemah Rp 375 (-6.60%) ke level Rp 5,300*. PT Tower Bersama Infrastructure Tbk (TBIG) menawarkan obligasi berkelanjutan dengan target dana yang akan dihimpun mencapai Rp 7 triliun. Berdasarkan keterbukaan PT Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI), Rabu (3/10), TBIG akan menerbitkan Obligasi Berkelanjutan III Tower Bersama Infrastructurure Tahap II Tahun 2018 memiliki jumlah pokok obligasi Rp 628 miliar. Jenis dan tingkat bunga yang ditawarkan obligasi ini bersifat tetap setiap tahunnya di 8,50%.

- *BBTN melemah Rp 140 (-5.51%) ke level Rp 2,400*. PT Bank Tabungan Negara Tbk (BBTN) menyatakan tengah menginventarisasi jumlah debitur yang terkena dampak bencana gempa bumi dan tsunami di Palu dan Donggala. Berdasarkan inventarisasi BTN, tercatat saat ini kantor cabangnya di Palu-Donggala sudah mulai beroperasi normal kembali setelah gempa dan tsunami menimpa sejumlah wilayah di Sulawesi Tengah. Menurut Direktur Bank BTN Dasuki Amsir setelah tertimpa gempa dan tsunami, kantor operasional bank di Sulawesi Tengah kembali normal. Empat outlet yang dimaksud itu adalah kantor cabang BTN Palu, kantor kas Dewi Sartika, kantor cabang pembantu Luwuk dan kantor cabang pembantu syariah.

Komentar

Saham Online di Facebook

Postingan populer dari blog ini

Saham FPNI | Ini strategi Lotte Chemical untuk kejar target penjualan di akhir tahun

Perusahaan petrokimia PT Lotte Chemical Titan Tbk (FPNI) memasang target pertumbuhan penjualan sebesar 10% sepanjang tahun 2019. Jelang tutup tahun ini, Bambang Budihardja, Corporate Secretary PT Lotte Chemical Titan Tbk menyebut saat ini kondisi pasar kurang kondusif jika dibandingkan dengan tahun lalu. Oleh karena itu, FPNI mengaku sedikit lebih konservatif dalam hal pencapaian target tersebut. Ia bilang, situasi supply dan demand di regional menyebabkan kondisi margin spread yang semakin menipis. Margin spread merupakan selisih harga jual dengan biaya bahan baku utama. "Kondisi ini pada akhirnya sedikit banyak melemahkan usaha-usaha untuk mencapai target tersebut," katanya, Minggu (20/10). Apabila melihat laporan keuangan semester I-2019, pendapatan bersih FPNI juga menurun. FPNI mengantongi pendapatan sebesar US$ 171,69 juta atau menyusut 15,35% dari periode yang sama tahun sebelumnya US$ 202,83 juta. Pendapatan dari hasil penjualan pasar domestik masih menjadi ...

Cara Membaca Indikator Stochastic Oscillator dengan 3 Metode

Keberadaan stochastic telah sedikit disinggung sebagai indikator oscillator yang mampu menunjukkan kondisi jenuh harga. Dulunya, banyak trader mengetahui cara membaca indikator Stochastic hanya untuk penerapan praktis. Namun sebenarnya, Stochastic terdiri dari berbagai macam komponen dan memiliki lebih dari satu manfaat. Untuk mengungkapnya, kita akan mempelajari 3 cara membaca indikator Stochastic berikut. Baca juga: Memahami arti LOT dalam Investasi Saham 1. Cara Membaca Indikator Stochastic Sebagai Penanda Overbought Oversold Cara membaca indikator Stochastic menurut fungsi ini adalah yang paling mudah. Pada dasarnya, indikator ciptaan George Lane ini memiliki dua level ekstrim, yakni 80 dan 20. Masing-masing level tersebut berperan sebagai batas overbought dan oversold. Indikator Stochastic menunjukkan kondisi overbought ketika grafik berada di atas level 80. Sementara itu, cara membaca indikator Stochastic untuk mengenali oversold adalah dengan memperhatikan grafik yang sudah turu...

PT Dharma Samudera Fishing Industries Tbk. (DSFI) Optimis Dengan Kinerja

Kuartal IV/2018, Dharma Samudera (DSFI) Optimistis Kinerja Bakal Membaik Emiten perikanan PT Dharma Samudera Fishing Industries Tbk. (DSFI) meyakini kinerja perseroan akan membaik mulai Oktober 2018 seiring dengan peluang bertambahnya bahan baku. Direktur Independen DSFI Saut Marbun menuturkan, mulai Oktober 2018 kinerja perseroan berpotensi meningkat seiring dengan bertambahnya bahan baku produk perikanan. Kondisi cuaca diperkirakan lebih baik sehingga nelayan semakin sering melaut. "Mulai September biasanya ombak tidak terlalu tinggi, kemudian Oktober semakin terasa pasokan bahan baku dari laut semakin banyak. Harganya juga semakin murah," ujarnya saat dihubungi Bisnis.com, belum lama ini. Selain itu, permintaan produk perikanan pada Oktober mengalami peningkatan karena pelanggan perusahaan ingin melakukan penyetokan menjelang Natal. DSFI memang mengandalkan 95% penjualan ke pasar ekspor, dengan wilayah tujuan utama Amerika Serikat, Eropa, dan Jepang. Sampai ak...