google-site-verification=zsLknblUv9MPpbGfVx9l3sfhCtAjcEQGFzXwTpBAmUo Analisa Penutupan Pasar Saham Indonesia | 8 Oktober 2018 Langsung ke konten utama

Analisa Penutupan Pasar Saham Indonesia | 8 Oktober 2018

*Mirae Asset Sekuritas Indonesia*
Investment Information Team

*Market Review 8 Oktober 2018*

Tercatat 174 saham menguat dan 229 saham melemah. *IHSG +29.1 poin (0.50%) ke level 5,761.0*, dan *LQ-45 +6.18 poin (0.68%) ke level 904.1*.

*Sectoral Return :*
- Agri -0.16%
- Mining -0.62%
- Basic-Ind +0.56%
- Misc-Ind -1.15%
- Consumer +2.12%
- Property -0.00%
- Infrastructure +0.14%
- Finance +0.49%
- Trade -0.32%
- Manufacture +1.21%

Investor asing *net sell senilai Rp 900 Miliar*.

*USD/IDR +48.50 poin (+0.32%)* terhadap Rupiah di angka 15,231.50.

*Saham yang ditutup menguat*

- *SURE ditutup menguat Rp 64 (+24.42%) ke level Rp 326*. PT Super Energy Tbk (SURE) berniat meningkatkan kapasitas produksi. Perusahaan yang baru saja mencatatkan sahamnya di Bursa Efek Indonesia (BEI) ini berniat untuk mengakuisisi blok gas. Direktur Utama SURE Agustus Sani Nugroho mengungkapkan, perusahaan energi ini tengah mengincar wilayah-wilayah yang punya potensi untuk memproduksi gas alam. Wilayah yang menjadi incaran tersebut termasuk wilayah milik Pertamina maupun produsen gas lainnya.

- *KPAS menguat Rp 70 (+24.64%) ke level Rp 354*. PT Cottonindo Ariesta Tbk (KPAS) bersiap ekspansi setelah resmi go public. Produsen kapas kesehatan, kecantikan dan industri ini akan menggunakan sebagian dana hasil penawaran umum perdana saham alias initial public offering (IPO) untuk membangun pabrik anyar. Jumat (5/10) kemarin, saham KPAS tercatat di Bursa Efek Indonesia. Pada perdagangan perdana, harganya melejit 69,05% menjadi Rp 284 per saham.

- *BBCA menguat Rp 400 (+1.73%) ke level Rp 23,450*. PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) menyebut belum ada dampak signifikan antara relaksasi aturan loan to value (LTV) kredit properti yang berlaku mulai 1 Agustus 2018 ke permintaan kredit pemilikan rumah (KPR). Felicia Mathelda Simon, EVP Consumer Credit Business Division BCA mengatakan, pihaknya sudah menanyakan efek relaksasi LTV ke beberapa kantor cabang di kota. Jahja Setiaatmadja, Presiden Direktur BCA menambahkan, relaksasi LTV memberi kesempatan bank untuk menaikkan KPR dengan risiko yang lebih besar. Oleh sebab itu, BCA tidak akan merubah kebijakan LTV yang sudah ada. Menurut Felicia, BCA menargetkan pertumbuhan KPR sampai akhir 2018 sebesar 10%-12%.

- *MAPI menguat Rp 30 (+3.84%) ke level Rp 810*.  PT Mitra Adiperkasa Tbk (MAPI) pada Senin ini menyampaikan bahwa mereka akan menjadi sponsor acara Forum Tri Hita Karana 2018 yang akan dilaksanakan di Bali 9-11 Oktober 2018 forum tersebut akan berlangsung selama tiga hari untuk mencetuskan inovasi dan terobosan dalam mewujudkan Sustainable Development Goals (SDG) di Indonesia. Forum Tri Hita Karana merupakan sebuah platform yang didedikasikan untuk menunjukkan kepemimpinan dan komitmen Indonesia dalam mempromosikan kesadaran global terhadap SDG yang diluncurkan oleh Perserikatan Bangsa Bangsa (PBB).

*Saham yang ditutup melemah*

- *IPCC melemah Rp 150 (-9.09%) ke level Rp 1,500*. PT Indonesia Kendaraan Terminal Tbk. menandatangani nota kesepahaman dengan PT IPC Terminal Petikemas (IPC TPK) untuk mengoperasikan sejumlah dermaga dan peti kemas di Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta. Berdasarkan keterangan resmi yang dipublikasikan perseroan, Jumat (5/10/2018), emiten dengan sandi IPCC tersebut dan IPC TPK telah menandatangani Memorandum of Understanding (MoU) tentang Pengoperasian Bersama Dermaga dan Lapangan 106, 107, dan 108 di Pelabuhan Tanjung Priok, hari ini.

- *SMBR melemah Rp 60 (-2.50%) ke level Rp 2,340*. PT Semen Baturaja Tbk (SMBR) terus berupaya untuk meningkatkan kinerja ekspor klinker ke luar negeri. Direktur Utama SMBR Rahmad Pribadi mengatakan, volume ekspor bahan baku pembuat semen ini diharapkan tumbuh sebesar 80.000 metrik ton di semester II, atau naik 167% dari semester I lalu. Maka Rahmad berharap kontribusi ekspor di akhir tahun nanti secara volume sebesar 5%, sedangkan secara pendapatan sebesar 3,5%. Untuk diketahui, Sepanjang Januari sampai Agustus 2018 ini SMBR telah mencatatkan volume penjualan ekspor klinker sebesar volume sebesar 30.000 metrik ton.

- *ABBA melemah Rp 20 (-14,81%) ke level Rp 115*. Komisaris PT Mahaka Media Tbk (ABBA), R. Harry Zulnardi kembali mengurangi jumlah kepemilikan sahamnya di perusahaan tersebut. Menurut keterangan perseroan yang diperoleh Senin, jumlah saham yang dilepas sebanyak 1.338.400 saham yang dilakukan pada 26 September 2018 pada harga Rp194 per lembar atau total transaksi Rp3259.649.000.

Komentar

Saham Online di Facebook

Postingan populer dari blog ini

Saham FPNI | Ini strategi Lotte Chemical untuk kejar target penjualan di akhir tahun

Perusahaan petrokimia PT Lotte Chemical Titan Tbk (FPNI) memasang target pertumbuhan penjualan sebesar 10% sepanjang tahun 2019. Jelang tutup tahun ini, Bambang Budihardja, Corporate Secretary PT Lotte Chemical Titan Tbk menyebut saat ini kondisi pasar kurang kondusif jika dibandingkan dengan tahun lalu. Oleh karena itu, FPNI mengaku sedikit lebih konservatif dalam hal pencapaian target tersebut. Ia bilang, situasi supply dan demand di regional menyebabkan kondisi margin spread yang semakin menipis. Margin spread merupakan selisih harga jual dengan biaya bahan baku utama. "Kondisi ini pada akhirnya sedikit banyak melemahkan usaha-usaha untuk mencapai target tersebut," katanya, Minggu (20/10). Apabila melihat laporan keuangan semester I-2019, pendapatan bersih FPNI juga menurun. FPNI mengantongi pendapatan sebesar US$ 171,69 juta atau menyusut 15,35% dari periode yang sama tahun sebelumnya US$ 202,83 juta. Pendapatan dari hasil penjualan pasar domestik masih menjadi ...

Cara Membaca Indikator Stochastic Oscillator dengan 3 Metode

Keberadaan stochastic telah sedikit disinggung sebagai indikator oscillator yang mampu menunjukkan kondisi jenuh harga. Dulunya, banyak trader mengetahui cara membaca indikator Stochastic hanya untuk penerapan praktis. Namun sebenarnya, Stochastic terdiri dari berbagai macam komponen dan memiliki lebih dari satu manfaat. Untuk mengungkapnya, kita akan mempelajari 3 cara membaca indikator Stochastic berikut. Baca juga: Memahami arti LOT dalam Investasi Saham 1. Cara Membaca Indikator Stochastic Sebagai Penanda Overbought Oversold Cara membaca indikator Stochastic menurut fungsi ini adalah yang paling mudah. Pada dasarnya, indikator ciptaan George Lane ini memiliki dua level ekstrim, yakni 80 dan 20. Masing-masing level tersebut berperan sebagai batas overbought dan oversold. Indikator Stochastic menunjukkan kondisi overbought ketika grafik berada di atas level 80. Sementara itu, cara membaca indikator Stochastic untuk mengenali oversold adalah dengan memperhatikan grafik yang sudah turu...

PT Dharma Samudera Fishing Industries Tbk. (DSFI) Optimis Dengan Kinerja

Kuartal IV/2018, Dharma Samudera (DSFI) Optimistis Kinerja Bakal Membaik Emiten perikanan PT Dharma Samudera Fishing Industries Tbk. (DSFI) meyakini kinerja perseroan akan membaik mulai Oktober 2018 seiring dengan peluang bertambahnya bahan baku. Direktur Independen DSFI Saut Marbun menuturkan, mulai Oktober 2018 kinerja perseroan berpotensi meningkat seiring dengan bertambahnya bahan baku produk perikanan. Kondisi cuaca diperkirakan lebih baik sehingga nelayan semakin sering melaut. "Mulai September biasanya ombak tidak terlalu tinggi, kemudian Oktober semakin terasa pasokan bahan baku dari laut semakin banyak. Harganya juga semakin murah," ujarnya saat dihubungi Bisnis.com, belum lama ini. Selain itu, permintaan produk perikanan pada Oktober mengalami peningkatan karena pelanggan perusahaan ingin melakukan penyetokan menjelang Natal. DSFI memang mengandalkan 95% penjualan ke pasar ekspor, dengan wilayah tujuan utama Amerika Serikat, Eropa, dan Jepang. Sampai ak...