google-site-verification=zsLknblUv9MPpbGfVx9l3sfhCtAjcEQGFzXwTpBAmUo Saham BMRI | PT Bank Mandiri (Persero) Tbk. Salurkan Kredit 165T Langsung ke konten utama

Saham BMRI | PT Bank Mandiri (Persero) Tbk. Salurkan Kredit 165T


PT Bank Mandiri (Persero) Tbk. telah menyalurkan sebanyak Rp165 Triliun yang digunakan untuk pembiayaan infrastruktur di antaranya beberapa sektor jalan tol, transportasi kereta api double track, kereta listrik, konstruksi, dan beberapa proyek strategis lainnya.

Direktur Manajemen Resiko Bank Mandiri Ahmad Siddik Badruddin, Sabtu mengatakan, jumlah itu sekitar 15 persen dari total kredit yang dilakukan oleh BUMN.

"Sektor lainnya yang tak kalah penting sektor perkebunan yang juga mencapai Rp160-an triliun mulai dari petani plasma sampai dengan industri besarnya," katanya di sela kegiatan Pameran Bisnis dan Pembangunan Indonesia (IBD) Expo 2018 di Convention and Exhibition Hall Grand City, Surabaya yang digelar oleh BUMN.

Ia mengemukakan, sampai dengan akhir tahun ini pihaknya optimistis bisa mencapai 13 persen untuk prosentase kredit di Bank Mandiri dengan nilai sekitar Rp700 triliun.

"Kami optimistis angka tersebut bisa tercapai, mengingat saat ini banyak proyek yang sedang dikerjakan," ujarnya.

Ia mengemukakan, untuk kegiatan ini pihaknya mengaku senang karena bisa menunjukkan semua kontribusi atas prestasi bisnis BUMN kepada masyarakat luas, terutama untuk generasi milenial seperti sekarang ini.

"Karena badan usaha milik negara ini memiliki peranan penting terhadap pembangunan di Indonesia. Selain itu, sekitar 60 sampai dengan 70 persen pekerja di Bank Mandiri adalah milenial," katanya.

Pihaknya juga mengatakan, saat ini yang dilakukan adalah menyiapkan perusahaan untuk generasi milenial supaya bisa menimba karir bekerja untuk bangkit dan terus membangun.(end)
http://www.iqplus.info/news/stock_news/bmri-mandiri-salurkan-rp165-triliun-bangun-infrastruktur,80072343.html

Komentar

Saham Online di Facebook

Postingan populer dari blog ini

Saham FPNI | Ini strategi Lotte Chemical untuk kejar target penjualan di akhir tahun

Perusahaan petrokimia PT Lotte Chemical Titan Tbk (FPNI) memasang target pertumbuhan penjualan sebesar 10% sepanjang tahun 2019. Jelang tutup tahun ini, Bambang Budihardja, Corporate Secretary PT Lotte Chemical Titan Tbk menyebut saat ini kondisi pasar kurang kondusif jika dibandingkan dengan tahun lalu. Oleh karena itu, FPNI mengaku sedikit lebih konservatif dalam hal pencapaian target tersebut. Ia bilang, situasi supply dan demand di regional menyebabkan kondisi margin spread yang semakin menipis. Margin spread merupakan selisih harga jual dengan biaya bahan baku utama. "Kondisi ini pada akhirnya sedikit banyak melemahkan usaha-usaha untuk mencapai target tersebut," katanya, Minggu (20/10). Apabila melihat laporan keuangan semester I-2019, pendapatan bersih FPNI juga menurun. FPNI mengantongi pendapatan sebesar US$ 171,69 juta atau menyusut 15,35% dari periode yang sama tahun sebelumnya US$ 202,83 juta. Pendapatan dari hasil penjualan pasar domestik masih menjadi ...

Cara Membaca Indikator Stochastic Oscillator dengan 3 Metode

Keberadaan stochastic telah sedikit disinggung sebagai indikator oscillator yang mampu menunjukkan kondisi jenuh harga. Dulunya, banyak trader mengetahui cara membaca indikator Stochastic hanya untuk penerapan praktis. Namun sebenarnya, Stochastic terdiri dari berbagai macam komponen dan memiliki lebih dari satu manfaat. Untuk mengungkapnya, kita akan mempelajari 3 cara membaca indikator Stochastic berikut. Baca juga: Memahami arti LOT dalam Investasi Saham 1. Cara Membaca Indikator Stochastic Sebagai Penanda Overbought Oversold Cara membaca indikator Stochastic menurut fungsi ini adalah yang paling mudah. Pada dasarnya, indikator ciptaan George Lane ini memiliki dua level ekstrim, yakni 80 dan 20. Masing-masing level tersebut berperan sebagai batas overbought dan oversold. Indikator Stochastic menunjukkan kondisi overbought ketika grafik berada di atas level 80. Sementara itu, cara membaca indikator Stochastic untuk mengenali oversold adalah dengan memperhatikan grafik yang sudah turu...

PT Dharma Samudera Fishing Industries Tbk. (DSFI) Optimis Dengan Kinerja

Kuartal IV/2018, Dharma Samudera (DSFI) Optimistis Kinerja Bakal Membaik Emiten perikanan PT Dharma Samudera Fishing Industries Tbk. (DSFI) meyakini kinerja perseroan akan membaik mulai Oktober 2018 seiring dengan peluang bertambahnya bahan baku. Direktur Independen DSFI Saut Marbun menuturkan, mulai Oktober 2018 kinerja perseroan berpotensi meningkat seiring dengan bertambahnya bahan baku produk perikanan. Kondisi cuaca diperkirakan lebih baik sehingga nelayan semakin sering melaut. "Mulai September biasanya ombak tidak terlalu tinggi, kemudian Oktober semakin terasa pasokan bahan baku dari laut semakin banyak. Harganya juga semakin murah," ujarnya saat dihubungi Bisnis.com, belum lama ini. Selain itu, permintaan produk perikanan pada Oktober mengalami peningkatan karena pelanggan perusahaan ingin melakukan penyetokan menjelang Natal. DSFI memang mengandalkan 95% penjualan ke pasar ekspor, dengan wilayah tujuan utama Amerika Serikat, Eropa, dan Jepang. Sampai ak...