google-site-verification=zsLknblUv9MPpbGfVx9l3sfhCtAjcEQGFzXwTpBAmUo Berita Saham MAPI | 1 November 2018 Langsung ke konten utama

Berita Saham MAPI | 1 November 2018

PENDAPATAN BERSIH MAPI NAIK 18% MENJADI Rp13,8 TRILIUN.
IQPlus, (01/11) - PT Mitra Adiperkasa Tbk (MAP), perusahaan ritel gaya hidup terdepan di Indonesia hari ini mengumumkan pencapaian pendapatan untuk sembilan bulan pertama tahun 2018. Pendapatan bersih meningkat 18% menjadi Rp 13,8 triliun . dari sebelumnya Rp 11,7 triliun yang dicapai pada periode yang sama di tahun 2017. Laba usaha tumbuh 35% dari Rp 785 miliar menjadi Rp 1,06 triliun.

Sementara laba bersih meningkat 130% menjadi Rp 588 miliar . dari Rp 256 miliar yang tercatat untuk sembilan bulan pertama pada tahun 2017.

"Pencapaian MAP selama 9 bulan ini memperlihatkan kekuatan dan ketahanan portofolio merek Perusahaan yang beraneka ragam. Kami percaya bahwa strategi Perusahaan dalam menata kembali bisnis Perusahaan dan mengantisipasi pelemahan Rupiah telah menjadikan MAP berhasil mencapai pertumbuhan penjualan dan peningkatan laba usaha. Sebagai bagian dari inisiatif omni-channel Perusahaan, kami akan meluncurkan Planetsports.asia (gerai online utama untuk divisi MAP Aktif) minggu depan. Dengan berbagai inisiatif yang telah direncanakan serta musim liburan yang akan datang, kami sangat antusias menghadapi kuartal ke-empat Perusahaan," ujar Fetty Kwartati, Head of Corporate Communications MAP.

Setelah melalui proses seleksi dan penjurian secara menyeluruh, MAP dianugerahi penghargaan berskala nasional, Padmamitra Award 2018 dari Kementerian Sosial Republik Indonesia dan Forum CSR Kessos. Bersaing dengan perusahaan besar lainnya, MAP meraih penghargaan untuk kategori "Keterlantaran" atas inisiatif Tanggung Jawab Sosial Perusahaan. (end)


Komentar

Saham Online di Facebook

Postingan populer dari blog ini

Saham FPNI | Ini strategi Lotte Chemical untuk kejar target penjualan di akhir tahun

Perusahaan petrokimia PT Lotte Chemical Titan Tbk (FPNI) memasang target pertumbuhan penjualan sebesar 10% sepanjang tahun 2019. Jelang tutup tahun ini, Bambang Budihardja, Corporate Secretary PT Lotte Chemical Titan Tbk menyebut saat ini kondisi pasar kurang kondusif jika dibandingkan dengan tahun lalu. Oleh karena itu, FPNI mengaku sedikit lebih konservatif dalam hal pencapaian target tersebut. Ia bilang, situasi supply dan demand di regional menyebabkan kondisi margin spread yang semakin menipis. Margin spread merupakan selisih harga jual dengan biaya bahan baku utama. "Kondisi ini pada akhirnya sedikit banyak melemahkan usaha-usaha untuk mencapai target tersebut," katanya, Minggu (20/10). Apabila melihat laporan keuangan semester I-2019, pendapatan bersih FPNI juga menurun. FPNI mengantongi pendapatan sebesar US$ 171,69 juta atau menyusut 15,35% dari periode yang sama tahun sebelumnya US$ 202,83 juta. Pendapatan dari hasil penjualan pasar domestik masih menjadi ...

Cara Membaca Indikator Stochastic Oscillator dengan 3 Metode

Keberadaan stochastic telah sedikit disinggung sebagai indikator oscillator yang mampu menunjukkan kondisi jenuh harga. Dulunya, banyak trader mengetahui cara membaca indikator Stochastic hanya untuk penerapan praktis. Namun sebenarnya, Stochastic terdiri dari berbagai macam komponen dan memiliki lebih dari satu manfaat. Untuk mengungkapnya, kita akan mempelajari 3 cara membaca indikator Stochastic berikut. Baca juga: Memahami arti LOT dalam Investasi Saham 1. Cara Membaca Indikator Stochastic Sebagai Penanda Overbought Oversold Cara membaca indikator Stochastic menurut fungsi ini adalah yang paling mudah. Pada dasarnya, indikator ciptaan George Lane ini memiliki dua level ekstrim, yakni 80 dan 20. Masing-masing level tersebut berperan sebagai batas overbought dan oversold. Indikator Stochastic menunjukkan kondisi overbought ketika grafik berada di atas level 80. Sementara itu, cara membaca indikator Stochastic untuk mengenali oversold adalah dengan memperhatikan grafik yang sudah turu...

PT Dharma Samudera Fishing Industries Tbk. (DSFI) Optimis Dengan Kinerja

Kuartal IV/2018, Dharma Samudera (DSFI) Optimistis Kinerja Bakal Membaik Emiten perikanan PT Dharma Samudera Fishing Industries Tbk. (DSFI) meyakini kinerja perseroan akan membaik mulai Oktober 2018 seiring dengan peluang bertambahnya bahan baku. Direktur Independen DSFI Saut Marbun menuturkan, mulai Oktober 2018 kinerja perseroan berpotensi meningkat seiring dengan bertambahnya bahan baku produk perikanan. Kondisi cuaca diperkirakan lebih baik sehingga nelayan semakin sering melaut. "Mulai September biasanya ombak tidak terlalu tinggi, kemudian Oktober semakin terasa pasokan bahan baku dari laut semakin banyak. Harganya juga semakin murah," ujarnya saat dihubungi Bisnis.com, belum lama ini. Selain itu, permintaan produk perikanan pada Oktober mengalami peningkatan karena pelanggan perusahaan ingin melakukan penyetokan menjelang Natal. DSFI memang mengandalkan 95% penjualan ke pasar ekspor, dengan wilayah tujuan utama Amerika Serikat, Eropa, dan Jepang. Sampai ak...