google-site-verification=zsLknblUv9MPpbGfVx9l3sfhCtAjcEQGFzXwTpBAmUo Rekomendasi Saham William Hartanto | 23 November 2018 Langsung ke konten utama

Rekomendasi Saham William Hartanto | 23 November 2018

WH Project Outlook 23 November 2018

IHSG ditutup menguat sebesar 42.75 poin (+0.72%) menuju level 5990.81 pada perdagangan hari Kamis 22 November 2018.

JIKA “TAMBANG” BERUBAH JADI “TUMBANG”, SIAP?

Sektor tambang atau MINING kian melemah. Semakin melemah sampai menurun dari batas-batas support kuatnya secara teknikal. Waspada kondisi sektor ini tahun 2015 mungkin terulang kembali. Kita bicara data, melihat futures dari coal dan oil yang sudah hampir menyamai kondisi pada tahun tersebut, maka tahun 2019 (bisa lebih awal) mungkin akan menjadi tahun yang kelam bagi sektor MINING.

Jika sudah demikian kondisinya, maka Anda harus bersiap untuk rebalancing portofolio Anda agar tidak mengalami nyangkut. Tentunya Anda sudah dapat banyak pelajaran tentang kondisi seperti ini di sepanjang tahun ini.

IHSG semakin menunjukkan taringnya, akan sangat disayangkan jika Anda tidak ikut serta dalam kenaikkan IHSG ini. Kabar baik dari luar negeri, The Fed kemungkinan akan menahan suku bunga lagi dengan mempertimbangkan data ekonomi AS yang tidak sebagus harapan.


Lalu, bagaimana dengan IHSG hari ini?

Secara teknikal, IHSG kembali breakout dari resistance trend line dan siap menguji level 6000 kembali.

IHSG VIEW

IHSG berpotensi melanjutkan penguatan dalam range 5950 s/d 6030.

REKOMENDASI SAHAM

Saham-saham yang dapat diperhatikan untuk trading hari ini: ASRI, BBRI, BBNI, SMGR. Hindari sektor MINING dan saham-saham baru IPO.

Komentar

Saham Online di Facebook

Postingan populer dari blog ini

Saham MYRX | PT Hanson Internasional Tbk Akan Rights Issue

Emiten properti, PT Hanson Internasional Tbk. (MYRX) berencana melakukan rights issue dengan target dana hingga Rp16 triliun, guna membangun Grand Jakarta. Direktur Hanson Internasional Rony Agung Suseno mengungkapkan, perseroan telah mendapatkan persetujuan dari pemegang saham melalui rapat umum pemegang saham (RUPS). Dia memerinci, RUPS menyetujui tiga agenda. Pertama, penambahan modal dasar Hanson. Kedua, persetujuan penambahan modal yang ditempatkan dan disetor dengan melakukan hak memesan efek terlebih dahulu (HMETD). Rony menuturkan, perseroan berencana melakukan penawaran umum terbatas IV. Ketiga, persetujuan penggunaan dana rights issue untuk modal kerja dan anak perusahaan. Dia mengungkapkan dana tersebut akan digunakan untuk ekspansi Hanson dan anak usaha. "Target rights issue sebanyak-banyaknya 87,82 miliar lembar saham dengan nominal Rp22 per saham, yang kami keluarkan adalah seri C. Target paling lama, akhir Desember, karena kami pakai buku Juni," ungkapny...

Rekomendasi Saham BBRI, GGRM, DRMA dan ACST oleh RHB Sekuritas Indonesia | 26 Oktober 2023

RHB Sekuritas Indonesia 26 Oktober 2023 Muhammad Wafi PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BBRI) Bank Rakyat Indonesia terlihat kembali melakukan rebound disertai volume dan menguji resistance garis MA20 sekaligus resistance bearish channel-nya. Jika mampu breakout resistance garis MA20 maka akan mengkonfirmasi sinyal reversal dari fase bearish untuk menguji resistance garis MA50. Rekomendasi: Buy area disekitar Rp 5.125 dengan target jual di Rp 5.325 hingga Rp 5.575. Cut loss di Rp 5.000. PT Gudang Garam Tbk (GGRM) Gudang Garam terlihat melakukan rebound dan breakout resistance garis MA50 disertai volume dan menguji resistance garis MA20. Jika mampu breakout resistance garis MA20 maka akan mengkonfirmasi sinyal breakout menuju fase bullish dan menguji level tertingginya di bulan Oktober 2023. Rekomendasi: Buy area disekitar Rp 24.800 dengan target jual di Rp 25.375 hingga Rp 26.650. Cut loss di Rp 24.525. PT Dharma Polimetal Tbk (DRMA) Dharma Polimetal terlihat melakukan rebound d...

Cara Membaca Candlestick Saham

Cara membaca candlestick saham sebenarnya cukup mudah dan tidak perlu banyak menghafal. Anda cukup memahaminya saja secara garis besar, maka akan sukses membaca candlestick saham.  Di grafik atau chart saham, kita menemui puluhan pola saham yang berbeda. Di sana ada  Three Black Crows, Concealing Baby Swallow, Unique Three River Bottom dan lain sebagainya. Jika anda harus menghafalkannya, maka akan membutuhkan tenaga yang banyak. Maka dengan artikel ini harapannya Anda mampu cara memahami atau membaca candlestick saham dengan mudah. Dasar-dasar dalam Membaca Candlestick Saham Buyer Versus Seller Sebelum kita mulai mendalami elemen-elemen penting untuk analisa candlestick, kita harus punya cara pandang yang benar terlebih dulu. Anggap saja pergerakan harga itu terjadi karena perang antara Buyer dan Seller. Setiap candlestick adalah suatu pertempuran selama masa perang, dan keempat elemen candlestick menceritakan siapa yang unggul, siapa yang mundur, siapa memeg...