google-site-verification=zsLknblUv9MPpbGfVx9l3sfhCtAjcEQGFzXwTpBAmUo Analisa Saham PTBA | 4 Desember 2018 Langsung ke konten utama

Analisa Saham PTBA | 4 Desember 2018

Ciptadana Sekuritas on Bukit Asam (PTBA) 11/14/2018
9M18 net income up 50%, within expectations

- Bukit Asam Tbk (PTBA) melaporkan laba bersih 3Q18 sebesar Rp1,35 triliun, meningkat sebesar 20% QoQ. Peningkatan laba bersih didorong oleh 1) kenaikan tertimbang 3Q18 ASP menjadi Rp842 k / ton (+ 6% QoQ)
2) kondisi cuaca yang menguntungkan, meningkatkan produksi batubara 3Q18 menjadi 7,5 juta ton atau peningkatan 8% QoQ dan 3) biaya tunai rata-rata tertimbang relatif rata-rata pada Rp569 k / ton (+ 3% QoQ). Selanjutnya, pendapatan membukukan peningkatan QoQ 15% menjadi Rp5,5 triliun di 3Q18, sementara laba kotor tumbuh 22% dan laba operasi sebesar 15%. Profitabilitas perusahaan juga dibantu oleh peningkatan yang cukup besar pada pendapatan bunga 3Q18, laba di Joint Venture dan pendapatan lainnya sebesar Rp 193 miliar (+ 75% QoQ).

- Hasil kuartalan 3Q18 yang kuat semakin mendorong pertumbuhan pendapatan bersih 50% YoY menjadi Rp3,9 triliun dalam 9M18, yang sejalan dengan harapan kami (79% dari FY18F kami). Hal ini didorong oleh pertumbuhan pendapatan yang solid dan ekspansi marjin secara keseluruhan. Pendapatan 9M18 tumbuh 21% YoY menjadi Rp16,0 tn (76% dari FY18F kami) di belakang 13% YoY peningkatan ASP menjadi Rp842 k / ton dan 8% YoY peningkatan volume penjualan menjadi 18,6 juta ton. COGS naik sebesar 15% karena nisbah kupas yang lebih tinggi pada 4.1x, biaya Pengangkutan dan penambangan yang lebih tinggi karena peningkatan 16% YoY dalam volume produksi.

- Valuasi: BUY dengan TP Rp5,200


Komentar

Saham Online di Facebook

Postingan populer dari blog ini

Apa itu Saham ? Pengertian, Contoh, Jenis, Keuntungan, Resiko

Apa itu Saham? Saham adalah jenis surat berharga yang menandakan kepemilikan secara proporsional dalam sebuah perusahaan penerbitnya. Saham kadang disebut ekuitas. Saham memberikan hak kepada pemegang saham atas proporsi aset dan pendapatan perusahaan.  Saham pada umumnya  dijual dan dibeli di bursa saham . Akan tetapi saham juga dijual secara pribadi. Transaksi saham harus sesuai dengan peraturan pemerintah yang dimaksudkan untuk melindungi investor dari praktik penipuan.  Secara historis, investasi saham telah mengungguli sebagian besar investasi lainnya dalam jangka panjang. Investasi saham dapat dilakukan melalui broker saham online atau sekuritas saham yang terdaftar di lembaga yang mengaturnya di sebuah negara.  Sebuah perusahaan terbuka menerbitkan / menjual saham dalam rangka mengumpulkan dana untuk menjalankan bisnisnya. Pemegang saham, ibaratnya telah membeli secuil perusahaan dan memiliki hak atas sebagian aset dan pendapatannya. Dengan...

Saham

Saham Saham adalah bagian dalam kepemilikan perusahaan. Saham mewakili klaim atas aset dan pendapatan perusahaan. Ketika Anda memperoleh lebih banyak saham, kepemilikan saham Anda di perusahaan lebih besar. Saham bisa ditransaksikan online . Untuk memahaminya, anda harus meluangkan waktu untuk belajar dengan seksama. Nabung saham menjadi populer saat ini karena saham merupakan instrumen investasi yang menarik secara keuntungan. Sebelum terjun di dunia saham, Anda harus memahami jenis-jenis saham dan bagaimana harga saham terbentuk. Gambar Contoh Saham Sebagai permulaan, definisi yang disebutkan di atas tidak sepenuhnya benar. Perlu Anda ketahui bahwa pemegang saham tidak memiliki perusahaan; mereka memiliki saham yang dikeluarkan oleh perusahaan. Tetapi korporasi adalah jenis organisasi khusus karena hukum memperlakukan mereka sebagai badan hukum. Dengan kata lain, korporasi mengajukan pajak, dapat meminjam, dapat memiliki properti, dapat dituntut, dll. Gagasan bahw...

Indofarma (INAF) Incar Pendapatan Rp1,86 Triliun Pada Tahun 2023

PT Indofarma Tbk (INAF) menargetkan adanya pertumbuhan kinerja di tahun 2023. Kenaikan kinerja tahun ini, akan didukung oleh beberapa strategi yang sudah dan akan diterapkan Perseroan pada tahun ini. Direktur Utama Indofarma, Agus Heru Darjono menyampaikan, di tahun 2023 ini Perseroan memproyeksikan pendapatan sebesar Rp 1,86 Triliun, dengan pertumbuhan sebesar 63,36% dari realisasi Pendapatan di tahun 2022. Dengan Laba Kotor sebesar Rp 406 Miliar atau margin sebesar 22%. Sehingga, diharapkan Laba Tahun berjalan yang diperoleh di tahun 2023 sebesar Rp 5,1 Miliar. "Saat ini kami akan lebih fokus pada pendekatan kolaborasi dan kemitraan. Strategi ini bukan sekadar rencana, tetapi sudah ada yang dieksekusi," kata Agus, dalam Paparan Publiknya, Rabu (31/5). Di awal tahun 2023, menurut Agus, Perseroan menginisiasi perubahan strategi (shifting strategy) dengan mengubah cara pendekatan dari hanya Business to Consumer (B to C) menjadi Business to Business (B to B) dengan pola partn...