google-site-verification=zsLknblUv9MPpbGfVx9l3sfhCtAjcEQGFzXwTpBAmUo Analisa Saham BSDE | 8 Januari 2019 Langsung ke konten utama

Analisa Saham BSDE | 8 Januari 2019

Trimegah Sekuritas on Bumi Serpong Damai (BSDE) 12/26/2018
Mispriced and seemingly oversold; reiterate Buy

Harga saham BSDE menghasilkan -27% pengembalian YTD, saham properti berkinerja terburuk dalam cakupan kami (vs CTRA –15,7% YTD, SMRA -13,85% YTD, JAKPROP - 9,5% YTD, JCI -0,8%) sejauh pengembang perumahan berada prihatin. Kami menemukan ini sebagai tanda kesalahan harga sejak 9M18, BSDE mendaftarkan penjualan pemasaran IDR5,4tr (+ 13,1% YoY, 75,5% dari target FY18 vs CTRA 66,8% dari FY18 dan SMRA 55,6% dari FY18). Selain itu, pendapatan berulang 40% YoY di 9M18 memberikan pijakan yang lebih kuat untuk kinerja perusahaan secara keseluruhan.

Ketersediaan bank tanah BSDE yang berlimpah (4,742 Ha pada 9M18) memberikan keunggulan kompetitif karena mereka dapat dengan mudah beradaptasi dengan preferensi harga pasar. Pada 9M18, segmen harga IDR1bn-3bn menyumbang 41,8% terhadap penjualan pemasaran 2018. Penjualan lahan komersial senilai IDR775milyar yang dipesan pada 3Q18 berkontribusi 14% terhadap total penjualan pemasaran 9M18. Meskipun jumlah penjualan tanah menurun dari IDR3tn pada tahun 2017, itu masih menunjukkan kenaikan dalam penjualan properti residensial, yang kami pandang positif mengingat berkurangnya ketergantungan pada penjualan satu kali dalam jumlah besar.

Valuasi: BUY dengan TP Rp1,630


Komentar

Saham Online di Facebook

Postingan populer dari blog ini

Saham FPNI | Ini strategi Lotte Chemical untuk kejar target penjualan di akhir tahun

Perusahaan petrokimia PT Lotte Chemical Titan Tbk (FPNI) memasang target pertumbuhan penjualan sebesar 10% sepanjang tahun 2019. Jelang tutup tahun ini, Bambang Budihardja, Corporate Secretary PT Lotte Chemical Titan Tbk menyebut saat ini kondisi pasar kurang kondusif jika dibandingkan dengan tahun lalu. Oleh karena itu, FPNI mengaku sedikit lebih konservatif dalam hal pencapaian target tersebut. Ia bilang, situasi supply dan demand di regional menyebabkan kondisi margin spread yang semakin menipis. Margin spread merupakan selisih harga jual dengan biaya bahan baku utama. "Kondisi ini pada akhirnya sedikit banyak melemahkan usaha-usaha untuk mencapai target tersebut," katanya, Minggu (20/10). Apabila melihat laporan keuangan semester I-2019, pendapatan bersih FPNI juga menurun. FPNI mengantongi pendapatan sebesar US$ 171,69 juta atau menyusut 15,35% dari periode yang sama tahun sebelumnya US$ 202,83 juta. Pendapatan dari hasil penjualan pasar domestik masih menjadi ...

Cara Membaca Indikator Stochastic Oscillator dengan 3 Metode

Keberadaan stochastic telah sedikit disinggung sebagai indikator oscillator yang mampu menunjukkan kondisi jenuh harga. Dulunya, banyak trader mengetahui cara membaca indikator Stochastic hanya untuk penerapan praktis. Namun sebenarnya, Stochastic terdiri dari berbagai macam komponen dan memiliki lebih dari satu manfaat. Untuk mengungkapnya, kita akan mempelajari 3 cara membaca indikator Stochastic berikut. Baca juga: Memahami arti LOT dalam Investasi Saham 1. Cara Membaca Indikator Stochastic Sebagai Penanda Overbought Oversold Cara membaca indikator Stochastic menurut fungsi ini adalah yang paling mudah. Pada dasarnya, indikator ciptaan George Lane ini memiliki dua level ekstrim, yakni 80 dan 20. Masing-masing level tersebut berperan sebagai batas overbought dan oversold. Indikator Stochastic menunjukkan kondisi overbought ketika grafik berada di atas level 80. Sementara itu, cara membaca indikator Stochastic untuk mengenali oversold adalah dengan memperhatikan grafik yang sudah turu...

PT Dharma Samudera Fishing Industries Tbk. (DSFI) Optimis Dengan Kinerja

Kuartal IV/2018, Dharma Samudera (DSFI) Optimistis Kinerja Bakal Membaik Emiten perikanan PT Dharma Samudera Fishing Industries Tbk. (DSFI) meyakini kinerja perseroan akan membaik mulai Oktober 2018 seiring dengan peluang bertambahnya bahan baku. Direktur Independen DSFI Saut Marbun menuturkan, mulai Oktober 2018 kinerja perseroan berpotensi meningkat seiring dengan bertambahnya bahan baku produk perikanan. Kondisi cuaca diperkirakan lebih baik sehingga nelayan semakin sering melaut. "Mulai September biasanya ombak tidak terlalu tinggi, kemudian Oktober semakin terasa pasokan bahan baku dari laut semakin banyak. Harganya juga semakin murah," ujarnya saat dihubungi Bisnis.com, belum lama ini. Selain itu, permintaan produk perikanan pada Oktober mengalami peningkatan karena pelanggan perusahaan ingin melakukan penyetokan menjelang Natal. DSFI memang mengandalkan 95% penjualan ke pasar ekspor, dengan wilayah tujuan utama Amerika Serikat, Eropa, dan Jepang. Sampai ak...