google-site-verification=zsLknblUv9MPpbGfVx9l3sfhCtAjcEQGFzXwTpBAmUo Rekomendasi Saham Tetra X Change | 8 Januari 2019 Langsung ke konten utama

Rekomendasi Saham Tetra X Change | 8 Januari 2019

IDX DIRECTION  8 Januari 2019

Hallo Trader dan Investor Indonesia

Penguatan Rupiah yang sempat di level 13990 seperti membawa angin segar bagi bursa Indonesia. Masih berlanjutnya trend pelemahan Dollar selama sepekan terus terjadi dipicu oleh potensi the FED lebih berhati hati dalam kebijakan suku bunganya.

Sentimen global yang sudah semakin mereda serta mulai stabilnya volatilitas di Wall Street diharapkan bisa membuat market tetap melanjutkan uptrend walaupun ada potensi koreksi sehat untuk menutup gap dari perdagangan kemarin yang sedikit over psikologis di awal perdagangan.

Saham kelompok AGRI, INFRASTRUCTURE dan PROPERTY bisa jadi perhatian disamping potensi dari FINANCE, BASIC-IND dan MINING yang masih dalam posisi uptrend dengan koreksi.

Tone dan Manner perdagangan hari ini : Bila Cadangan Devisa Meningkat Potensi Uptrend Akan Terus Berlanjut
Potensi Pergerakan Index : 6235 - 6350

Beberapa saham yang perlu diperhatikan hari ini :

Swing Trade :
ASRI BBTN BHIT BIPI BRMS CLEO ENRG GJTL HOKI ISSP MAPI MNCN SOCI TLKM ross over MA20 kemarin)

Fast Trade  :
ENRG GJTL HRUM SOCI KRAS INDY PTPP AKRA MEDC LSIP BNGA DEAL EXCL TBLA BUMI JTPA CTRA INCO BSDE BMTR ISSP SMRA BDMN MNCN BHIT CAMP PTRO PGAS ACES ( hanya berlaku hari ini)

Tetra X Change


Komentar

Saham Online di Facebook

Postingan populer dari blog ini

Saham FPNI | Ini strategi Lotte Chemical untuk kejar target penjualan di akhir tahun

Perusahaan petrokimia PT Lotte Chemical Titan Tbk (FPNI) memasang target pertumbuhan penjualan sebesar 10% sepanjang tahun 2019. Jelang tutup tahun ini, Bambang Budihardja, Corporate Secretary PT Lotte Chemical Titan Tbk menyebut saat ini kondisi pasar kurang kondusif jika dibandingkan dengan tahun lalu. Oleh karena itu, FPNI mengaku sedikit lebih konservatif dalam hal pencapaian target tersebut. Ia bilang, situasi supply dan demand di regional menyebabkan kondisi margin spread yang semakin menipis. Margin spread merupakan selisih harga jual dengan biaya bahan baku utama. "Kondisi ini pada akhirnya sedikit banyak melemahkan usaha-usaha untuk mencapai target tersebut," katanya, Minggu (20/10). Apabila melihat laporan keuangan semester I-2019, pendapatan bersih FPNI juga menurun. FPNI mengantongi pendapatan sebesar US$ 171,69 juta atau menyusut 15,35% dari periode yang sama tahun sebelumnya US$ 202,83 juta. Pendapatan dari hasil penjualan pasar domestik masih menjadi ...

Cara Membaca Indikator Stochastic Oscillator dengan 3 Metode

Keberadaan stochastic telah sedikit disinggung sebagai indikator oscillator yang mampu menunjukkan kondisi jenuh harga. Dulunya, banyak trader mengetahui cara membaca indikator Stochastic hanya untuk penerapan praktis. Namun sebenarnya, Stochastic terdiri dari berbagai macam komponen dan memiliki lebih dari satu manfaat. Untuk mengungkapnya, kita akan mempelajari 3 cara membaca indikator Stochastic berikut. Baca juga: Memahami arti LOT dalam Investasi Saham 1. Cara Membaca Indikator Stochastic Sebagai Penanda Overbought Oversold Cara membaca indikator Stochastic menurut fungsi ini adalah yang paling mudah. Pada dasarnya, indikator ciptaan George Lane ini memiliki dua level ekstrim, yakni 80 dan 20. Masing-masing level tersebut berperan sebagai batas overbought dan oversold. Indikator Stochastic menunjukkan kondisi overbought ketika grafik berada di atas level 80. Sementara itu, cara membaca indikator Stochastic untuk mengenali oversold adalah dengan memperhatikan grafik yang sudah turu...

PT Dharma Samudera Fishing Industries Tbk. (DSFI) Optimis Dengan Kinerja

Kuartal IV/2018, Dharma Samudera (DSFI) Optimistis Kinerja Bakal Membaik Emiten perikanan PT Dharma Samudera Fishing Industries Tbk. (DSFI) meyakini kinerja perseroan akan membaik mulai Oktober 2018 seiring dengan peluang bertambahnya bahan baku. Direktur Independen DSFI Saut Marbun menuturkan, mulai Oktober 2018 kinerja perseroan berpotensi meningkat seiring dengan bertambahnya bahan baku produk perikanan. Kondisi cuaca diperkirakan lebih baik sehingga nelayan semakin sering melaut. "Mulai September biasanya ombak tidak terlalu tinggi, kemudian Oktober semakin terasa pasokan bahan baku dari laut semakin banyak. Harganya juga semakin murah," ujarnya saat dihubungi Bisnis.com, belum lama ini. Selain itu, permintaan produk perikanan pada Oktober mengalami peningkatan karena pelanggan perusahaan ingin melakukan penyetokan menjelang Natal. DSFI memang mengandalkan 95% penjualan ke pasar ekspor, dengan wilayah tujuan utama Amerika Serikat, Eropa, dan Jepang. Sampai ak...