google-site-verification=zsLknblUv9MPpbGfVx9l3sfhCtAjcEQGFzXwTpBAmUo Analisa Saham BBTN, TLKM, JSMR dan TOWR | 4 Februari 2019 Langsung ke konten utama

Analisa Saham BBTN, TLKM, JSMR dan TOWR | 4 Februari 2019

MNC Daily Scope Wave
4 Februari 2019

Pada akhir pekan kemarin (1/2) IHSG masih ditutup menguat 0.1% di level 6,538 dan sempat menyentuh angka 6,581, dimana level tersebut merupakan target minimal wave v dari wave [5] dari wave (iii). Target ideal IHSG berada pada level 6,610-6,620 dan terdapat cluster fibonacci di sana. Apabila IHSG turun menembus level 6,428 maka dapat dikatakan wave v sudah selesai terkonfirmasi dan berpotensi turun hingga level 6,400-6,380.

Support: 6,510, 6,480
Resistance: 6,570, 6,610

BBTN - Buy on Weakness (2,790)
Pada perdagangan akhir pekan kemarin (1/2) BBTN bergerak positif dan ditutup pada level 2,790. Kami memperkirakan BBTN akan menutup gap terlebih dahulu dan berpotensi melanjutkan penguatannya membentuk wave [iii] dengan target 3,100-3,150.
Buy on Weakness: 2,710-2,750
Target Price: 2,950, 3,090, 3,150
Stoploss: 2,620

TLKM - Buy on Weakness (3,870)
Jumat lalu TLKM ditutup pada level 3,870, melemah 0.8%. Kami memperkirakan TLKM sudah berada pada akhir wave (ii) dari wave [iii], dan akan melanjutkan penguatannya menuju wave (iii) dari wave [iii] di 4,140.
Buy on Weakness: 3,800-3,820
Target Price: 4,010, 4,140
Stoploss: 3,620

JSMR - Buy on Weakness (4,910)
JSMR kemarin ditutup melemah ke level 4,910, kami perkirakan JSMR sedang berada pada wave (ii) dari wave 5 dengan range pelemahan 4,860. Setelah wave (ii) berakhir maka JSMR berpotensi menguat untuk membentuk wave (iii) dari wave 5 dengan target 5,200.
Buy on Weakness: 4,900-4,860
Target Price: 5,030, 5,070, 5,200
Stoploss: 4,760

TOWR - Sell on Strength (810)
Pada Jumat lalu TOWR diperdagangkan melemah 4.1% dan ditutup pada level 810. Kami memperkirakan bahwa TOWR sudah berada pada akhir wave [v] dari wave A dan berpotensi melemah ke level 700-715 untuk membentuk wave B.
Sell on Strength 810-860.

Disclaimer On


Komentar

Saham Online di Facebook

Postingan populer dari blog ini

Saham MYRX | PT Hanson Internasional Tbk Akan Rights Issue

Emiten properti, PT Hanson Internasional Tbk. (MYRX) berencana melakukan rights issue dengan target dana hingga Rp16 triliun, guna membangun Grand Jakarta. Direktur Hanson Internasional Rony Agung Suseno mengungkapkan, perseroan telah mendapatkan persetujuan dari pemegang saham melalui rapat umum pemegang saham (RUPS). Dia memerinci, RUPS menyetujui tiga agenda. Pertama, penambahan modal dasar Hanson. Kedua, persetujuan penambahan modal yang ditempatkan dan disetor dengan melakukan hak memesan efek terlebih dahulu (HMETD). Rony menuturkan, perseroan berencana melakukan penawaran umum terbatas IV. Ketiga, persetujuan penggunaan dana rights issue untuk modal kerja dan anak perusahaan. Dia mengungkapkan dana tersebut akan digunakan untuk ekspansi Hanson dan anak usaha. "Target rights issue sebanyak-banyaknya 87,82 miliar lembar saham dengan nominal Rp22 per saham, yang kami keluarkan adalah seri C. Target paling lama, akhir Desember, karena kami pakai buku Juni," ungkapny...

Rekomendasi Saham BBRI, GGRM, DRMA dan ACST oleh RHB Sekuritas Indonesia | 26 Oktober 2023

RHB Sekuritas Indonesia 26 Oktober 2023 Muhammad Wafi PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BBRI) Bank Rakyat Indonesia terlihat kembali melakukan rebound disertai volume dan menguji resistance garis MA20 sekaligus resistance bearish channel-nya. Jika mampu breakout resistance garis MA20 maka akan mengkonfirmasi sinyal reversal dari fase bearish untuk menguji resistance garis MA50. Rekomendasi: Buy area disekitar Rp 5.125 dengan target jual di Rp 5.325 hingga Rp 5.575. Cut loss di Rp 5.000. PT Gudang Garam Tbk (GGRM) Gudang Garam terlihat melakukan rebound dan breakout resistance garis MA50 disertai volume dan menguji resistance garis MA20. Jika mampu breakout resistance garis MA20 maka akan mengkonfirmasi sinyal breakout menuju fase bullish dan menguji level tertingginya di bulan Oktober 2023. Rekomendasi: Buy area disekitar Rp 24.800 dengan target jual di Rp 25.375 hingga Rp 26.650. Cut loss di Rp 24.525. PT Dharma Polimetal Tbk (DRMA) Dharma Polimetal terlihat melakukan rebound d...

Cara Membaca Candlestick Saham

Cara membaca candlestick saham sebenarnya cukup mudah dan tidak perlu banyak menghafal. Anda cukup memahaminya saja secara garis besar, maka akan sukses membaca candlestick saham.  Di grafik atau chart saham, kita menemui puluhan pola saham yang berbeda. Di sana ada  Three Black Crows, Concealing Baby Swallow, Unique Three River Bottom dan lain sebagainya. Jika anda harus menghafalkannya, maka akan membutuhkan tenaga yang banyak. Maka dengan artikel ini harapannya Anda mampu cara memahami atau membaca candlestick saham dengan mudah. Dasar-dasar dalam Membaca Candlestick Saham Buyer Versus Seller Sebelum kita mulai mendalami elemen-elemen penting untuk analisa candlestick, kita harus punya cara pandang yang benar terlebih dulu. Anggap saja pergerakan harga itu terjadi karena perang antara Buyer dan Seller. Setiap candlestick adalah suatu pertempuran selama masa perang, dan keempat elemen candlestick menceritakan siapa yang unggul, siapa yang mundur, siapa memeg...