google-site-verification=zsLknblUv9MPpbGfVx9l3sfhCtAjcEQGFzXwTpBAmUo Rekomendasi Saham William Hartanto | 4 Februari 2019 Langsung ke konten utama

Rekomendasi Saham William Hartanto | 4 Februari 2019

WH Project Outlook 4 Februari 2019

IHSG ditutup menguat sebesar 5.66 poin (+0.09%) menuju level 6538.63 pada perdagangan hari Jumat 1 Februari 2019.

SAATNYA AMBIL ANGPAO?

Tersisa 1 hari sebelum Hari Raya Tahun Baru Imlek. Dengan demikian diperkirakan perdagangan mungkin akan sepi hari ini.

Sepekan ini tidak ada sentimen yang menarik, sentimen penggerak pasar masih pada penguatan rupiah dan nett buy investor asing saja. Hal ini sudah diperkirakan sebelumnya, dimana IHSG akan selamat dari segala bentuk sentimen karena adanya nett buy ini. Dan akan terus naik selama nett buy masih berlangsung.

IHSG hampir saja membentuk jalur baru di luar garis yang yang selama ini kami buat pada chart di bawah. Dan ditutup kembali ke bawah resistance trend line, maka tren IHSG masih akan sama seperti sebelumnya. Kekuatan untuk naik lebih cepat dari biasanya masih terbilang kecil.



Lalu, bagaimana dengan IHSG hari ini?

Secara teknikal IHSG membentuk bearish harami, dengan posisi masih di atas support MA5. Dan dengan perkiraan perdagangan akan sepi, maka menjadi hal yang masuk akan jika pergerakan IHSG agak terkonsolidasi dalam kecenderungan menguat.

IHSG VIEW

IHSG berpotensi menguat dalam range 6500 s/d 6565.

REKOMENDASI SAHAM

Saham-saham yang dapat diperhatikan untuk trading hari ini: GIAA, GMFI, RALS, MAPI, SKYB, BBRI, BBCA, BMRI.

Komentar

Saham Online di Facebook

Postingan populer dari blog ini

Saham FPNI | Ini strategi Lotte Chemical untuk kejar target penjualan di akhir tahun

Perusahaan petrokimia PT Lotte Chemical Titan Tbk (FPNI) memasang target pertumbuhan penjualan sebesar 10% sepanjang tahun 2019. Jelang tutup tahun ini, Bambang Budihardja, Corporate Secretary PT Lotte Chemical Titan Tbk menyebut saat ini kondisi pasar kurang kondusif jika dibandingkan dengan tahun lalu. Oleh karena itu, FPNI mengaku sedikit lebih konservatif dalam hal pencapaian target tersebut. Ia bilang, situasi supply dan demand di regional menyebabkan kondisi margin spread yang semakin menipis. Margin spread merupakan selisih harga jual dengan biaya bahan baku utama. "Kondisi ini pada akhirnya sedikit banyak melemahkan usaha-usaha untuk mencapai target tersebut," katanya, Minggu (20/10). Apabila melihat laporan keuangan semester I-2019, pendapatan bersih FPNI juga menurun. FPNI mengantongi pendapatan sebesar US$ 171,69 juta atau menyusut 15,35% dari periode yang sama tahun sebelumnya US$ 202,83 juta. Pendapatan dari hasil penjualan pasar domestik masih menjadi ...

Cara Membaca Indikator Stochastic Oscillator dengan 3 Metode

Keberadaan stochastic telah sedikit disinggung sebagai indikator oscillator yang mampu menunjukkan kondisi jenuh harga. Dulunya, banyak trader mengetahui cara membaca indikator Stochastic hanya untuk penerapan praktis. Namun sebenarnya, Stochastic terdiri dari berbagai macam komponen dan memiliki lebih dari satu manfaat. Untuk mengungkapnya, kita akan mempelajari 3 cara membaca indikator Stochastic berikut. Baca juga: Memahami arti LOT dalam Investasi Saham 1. Cara Membaca Indikator Stochastic Sebagai Penanda Overbought Oversold Cara membaca indikator Stochastic menurut fungsi ini adalah yang paling mudah. Pada dasarnya, indikator ciptaan George Lane ini memiliki dua level ekstrim, yakni 80 dan 20. Masing-masing level tersebut berperan sebagai batas overbought dan oversold. Indikator Stochastic menunjukkan kondisi overbought ketika grafik berada di atas level 80. Sementara itu, cara membaca indikator Stochastic untuk mengenali oversold adalah dengan memperhatikan grafik yang sudah turu...

PT Dharma Samudera Fishing Industries Tbk. (DSFI) Optimis Dengan Kinerja

Kuartal IV/2018, Dharma Samudera (DSFI) Optimistis Kinerja Bakal Membaik Emiten perikanan PT Dharma Samudera Fishing Industries Tbk. (DSFI) meyakini kinerja perseroan akan membaik mulai Oktober 2018 seiring dengan peluang bertambahnya bahan baku. Direktur Independen DSFI Saut Marbun menuturkan, mulai Oktober 2018 kinerja perseroan berpotensi meningkat seiring dengan bertambahnya bahan baku produk perikanan. Kondisi cuaca diperkirakan lebih baik sehingga nelayan semakin sering melaut. "Mulai September biasanya ombak tidak terlalu tinggi, kemudian Oktober semakin terasa pasokan bahan baku dari laut semakin banyak. Harganya juga semakin murah," ujarnya saat dihubungi Bisnis.com, belum lama ini. Selain itu, permintaan produk perikanan pada Oktober mengalami peningkatan karena pelanggan perusahaan ingin melakukan penyetokan menjelang Natal. DSFI memang mengandalkan 95% penjualan ke pasar ekspor, dengan wilayah tujuan utama Amerika Serikat, Eropa, dan Jepang. Sampai ak...