google-site-verification=zsLknblUv9MPpbGfVx9l3sfhCtAjcEQGFzXwTpBAmUo Analisa Saham MYOR | 6 februari 2019 Langsung ke konten utama

Analisa Saham MYOR | 6 februari 2019

ANALISA SAHAM

MYOR

Saham dengan code Emiten MYOR pada perdagangan hari ini mengalami kenaikan sebesar +3.11% dengan berhasil ditutup diharga 2.650.
Candle hari ini mampu Cross Up Moving Average (20) (MA20) dengan Volume sangat besar hari ini yakni sebesar 4.86 M.
Apabila kita mengingat salah satu prinsip yang pernah di kemukakan oleh Richard Wickoff mengenai Effort vs Result dimana Effort = Volume dan Result = Price, Candle dan Volume hari ini bagi kami sesuai atau valid.

Kenaikan MYOR hari ini juga berhasil Break batas atas Area Sideways-nya (kotak merah besar) dan bisa dibilang MYOR rebound dari Trendline Chanelnya. Chanel MYOR masih dalam Chanel yang positif dan masih on track.

Perhatikan Juga MACD MYOR , Histogram MACD saham MYOR semakin lama semakin mengecil dan memberikan signal pada kita bahwa dari bebrapa hari yang lalu saham MYOR sudah mengalami pelemahan penurunan harganya.
dan hari ini dengan kenaikan sebesar +3.11% memberikan dorongan semakin besar kepada MYOR untuk membentuk MACD menuju Golden Cross dengan syarat bahwa harga harus terus bergerak naik.

Resisten terdekat MYOR terdapat di Kotak Hijau dan kotak Biru merupakan Target MYOR (SwingTrade)
untuk Daytrade masih ada peluang melanjutkan kenaikan dan bisa diambil peluang tersebut.
Support MYOR saat ini adalah batas bawah kotak merah sideways nya .
sedangkan kotak merah dibawah area sideways merupakan area Cut Loss jika saham MYOR Bergerak tidak sesuai keinginan atau pasar berkata lain.



Entry : 2630-2680
Stop Loss : Area Kotak merah dibawah area Sideways
Target : Kotak Biru (Swing) dan kotak hijau (Short term)

#DisclaimerON

Best Regrads - Analysis Corner
https://id.tradingview.com/chart/MYOR/tV0HV3HE/

Komentar

Saham Online di Facebook

Postingan populer dari blog ini

Cara Membaca Indikator Stochastic Oscillator dengan 3 Metode

Keberadaan stochastic telah sedikit disinggung sebagai indikator oscillator yang mampu menunjukkan kondisi jenuh harga. Dulunya, banyak trader mengetahui cara membaca indikator Stochastic hanya untuk penerapan praktis. Namun sebenarnya, Stochastic terdiri dari berbagai macam komponen dan memiliki lebih dari satu manfaat. Untuk mengungkapnya, kita akan mempelajari 3 cara membaca indikator Stochastic berikut. Baca juga: Memahami arti LOT dalam Investasi Saham 1. Cara Membaca Indikator Stochastic Sebagai Penanda Overbought Oversold Cara membaca indikator Stochastic menurut fungsi ini adalah yang paling mudah. Pada dasarnya, indikator ciptaan George Lane ini memiliki dua level ekstrim, yakni 80 dan 20. Masing-masing level tersebut berperan sebagai batas overbought dan oversold. Indikator Stochastic menunjukkan kondisi overbought ketika grafik berada di atas level 80. Sementara itu, cara membaca indikator Stochastic untuk mengenali oversold adalah dengan memperhatikan grafik yang sudah turu...

Info Pasar : Prospek Alumunium, 16 Maret 2017

Prospek cerah, harga aluminium tahun ini bisa naik JAKARTA. Pasca koreksi yang cukup dalam, harga aluminium perlahan bangkit. Rabu (15/3) pukul 09.49 WIB, harga aluminium kontrak pengiriman tiga bulan di London Metal Exchange naik 0,40% ke level US$ 1.867 per metrik ton dibanding hari sebelumnya. Tapi dalam sepekan, harga aluminium terkikis 0,53%. Harga aluminium menguat berkat naiknya produksi industri China. Produksi industri China di Februari 2017 tumbuh 6,3%, lebih tinggi ketimbang pertumbuhan bulan sebelumnya yang cuma 6%. Ibrahim, Direktur Garuda Berjangka, bilang, data ekonomi dari China tersebut menjadi pendorong utama kenaikan harga aluminium. Maklum, hal ini menimbulkan harapan permintaan aluminium dari Negeri Tirai Bambu akan semakin tinggi. Selain itu, kurs dollar Amerika Serikat (AS) yang turun juga mendongkrak harga. "Dollar AS melemah menjelang pengumuman hasil FOMC pada Kamis dini hari nanti," ujar Ibrahim, Rabu (15/3). Penyebabnya, pelaku pasar mela...

Kisah Pedagang Kopi di Perbatasan RI Beromzet Rp 2 Juta/Hari

Senyum mengembang selalu nampak di raut wajah Siti Badriyah. Perempuan berhijab asal Jawa Tengah itu sudah tinggal di kawasan perbatasan Papua sejak umur 7 tahun. Ia membuka usaha makanan dan kopi keliling di tapal batas Indonesia dengan Papua Nugini. Kalau di Jakarta, mungkin banyak yang menyebut profesi seperti Siti dengan sebutan 'starling', plesetan dari kata Starbucks keliling. Walau hanya berprofesi sebagai starling, bisa dibilang Siti cukup sukses di sana. Bayangkan, omzetnya saja mencapai Rp 2 juta per hari. Kalau dikalikan sebulan berarti puluhan juta omzetnya. Siti bercerita bagaimana awalnya dia bisa tinggal di wilayah perbatasan hingga mencari nafkah di sana. Sejak tahun 1982, Siti mengaku orang tuanya mengikuti program transmigrasi. Karenanya, mau tak mau Siti juga ikut kedua orang tuanya hijrah dari kampung halamannya Banyuwangi ke Papua. Bukan hal yang buruk menurutnya tinggal di kawasan tapal batas. Sebab, selain kondisinya yang juga tentram saat ini, roda ekono...