google-site-verification=zsLknblUv9MPpbGfVx9l3sfhCtAjcEQGFzXwTpBAmUo Analisa Saham WTON | 6 Februari 2019 Langsung ke konten utama

Analisa Saham WTON | 6 Februari 2019

Analisa Saham

WTON - Secara Trend masih dalam fase Uptren-nya dan sempat bergerak sideways beberapa hari sebelum mengalami kenaikan yang signifikan pada hari senin lalu. Candle WTON pada hari senin lalu mengalami ledakan peningkatan disertai dengan ledakan volume dan berhasil Break MA 20.
selain berhasil Cross up MA 20 candle WTON berhasil Break Resisten di 420 (kotak biru) dan tertahan di area resisten berikutnya diarea 430an (Kotak hijau).

MACD WTON - jika diperhatikan MACD saham WTON sudah saling berhimpitan namun belum terjadi perpotongan antara MACD line & Signal.
jika diperhatikan histogram MACD nya juga sudah mengalami pelemahan selama ini, bisa kita asumsikan pada perdagangan besok selama harga tidak diclose dibawah harga opening senin lalu maka MACD akan positif GoldenCross above center line (0) apabila ini terjadi biasanya kenaikan harga akan lebih kencang ketimbang MACD Golden Cross bellow Center Line (0) dan Histogram akan naik diatas center line.

Support&Resisten - Support terdekat WTON saat ini adalah wiliyah resisten di kotak biru yang pada hari senin lalu telah ditembus dan berubah menjadi Support pada saat ini. dan resisten yang paling dekat adalah wilayah kotak hijau yang menahan pergerkan WTON saat ini.
dan target kenaikan WTON apabila mampu kembali menembus resisten tersebut adalah di wilayah kotak hijau paling atas yang bisa dijadikan sebagai area Taking Profit



Trading Idea :
Entry : dekat dengan Wilayah Support (kotak biru) / Spekbuy apabila mampu break Resisten (BoB)
Stop Loss : area kotak merah (394-400)
Target : 46x-47x

#DisclaimerON

Best Regrads- Analysis Corner
Reza W. Ramadhan

Komentar

Saham Online di Facebook

Postingan populer dari blog ini

Cara Membaca Indikator Stochastic Oscillator dengan 3 Metode

Keberadaan stochastic telah sedikit disinggung sebagai indikator oscillator yang mampu menunjukkan kondisi jenuh harga. Dulunya, banyak trader mengetahui cara membaca indikator Stochastic hanya untuk penerapan praktis. Namun sebenarnya, Stochastic terdiri dari berbagai macam komponen dan memiliki lebih dari satu manfaat. Untuk mengungkapnya, kita akan mempelajari 3 cara membaca indikator Stochastic berikut. Baca juga: Memahami arti LOT dalam Investasi Saham 1. Cara Membaca Indikator Stochastic Sebagai Penanda Overbought Oversold Cara membaca indikator Stochastic menurut fungsi ini adalah yang paling mudah. Pada dasarnya, indikator ciptaan George Lane ini memiliki dua level ekstrim, yakni 80 dan 20. Masing-masing level tersebut berperan sebagai batas overbought dan oversold. Indikator Stochastic menunjukkan kondisi overbought ketika grafik berada di atas level 80. Sementara itu, cara membaca indikator Stochastic untuk mengenali oversold adalah dengan memperhatikan grafik yang sudah turu...

Analisa Saham TLKM dan EXCL | 20 Oktober 2017

Analisa Saham TLKM dan EXCL | 20 Oktober 2017 Dinilai dari laporan keuangan, Total Sales TLKM terlihat terus meningkat dari tahun 2014 hingga prediksi tahun 2017. Hal tersebut mengindikasikan bahwa TLKM mampu mengungguli segmen telekomunikasi dimarket. Sementara itu salah satu pesaingnya EXCL mencatatkan Total Sales yang cenderung konsisten dari tahun ke tahun. Hal itu mengindikasikan bahwa EXCL masih mampu bertahan dan bersaing pada sektor telekomunikasi, namun belum mampu tumbuh. Ditinjau dari Net Income yang dihasilkan, TLKM terlihat jauh mengungguli EXCL. Net Income TLKM terus meningkat dari tahun 2014 hingga prediksi tahun 2017. Sementara itu EXCL hanya mampu mencatatkan Net Income yang sedikit. Hal tersebut dapat kita lihat pada grafik NPM kedua emiten, dimana NPM TLKM mampu mencapai 16,6% sedangkan EXCL hanya mampu mencapai 1,7%. Demikian juga ditinjau dari ROE nya TLKM lebih memiliki tingkat pengembalian yang stabil pada kisaran angka 22%, sedangkan EXCL cenderung memiliki ROE...

Info Pasar : Prospek Alumunium, 16 Maret 2017

Prospek cerah, harga aluminium tahun ini bisa naik JAKARTA. Pasca koreksi yang cukup dalam, harga aluminium perlahan bangkit. Rabu (15/3) pukul 09.49 WIB, harga aluminium kontrak pengiriman tiga bulan di London Metal Exchange naik 0,40% ke level US$ 1.867 per metrik ton dibanding hari sebelumnya. Tapi dalam sepekan, harga aluminium terkikis 0,53%. Harga aluminium menguat berkat naiknya produksi industri China. Produksi industri China di Februari 2017 tumbuh 6,3%, lebih tinggi ketimbang pertumbuhan bulan sebelumnya yang cuma 6%. Ibrahim, Direktur Garuda Berjangka, bilang, data ekonomi dari China tersebut menjadi pendorong utama kenaikan harga aluminium. Maklum, hal ini menimbulkan harapan permintaan aluminium dari Negeri Tirai Bambu akan semakin tinggi. Selain itu, kurs dollar Amerika Serikat (AS) yang turun juga mendongkrak harga. "Dollar AS melemah menjelang pengumuman hasil FOMC pada Kamis dini hari nanti," ujar Ibrahim, Rabu (15/3). Penyebabnya, pelaku pasar mela...