google-site-verification=zsLknblUv9MPpbGfVx9l3sfhCtAjcEQGFzXwTpBAmUo Global Market Review | 24 Mei 2019 Langsung ke konten utama

Global Market Review | 24 Mei 2019

Mirae Asset Sekuritas Indonesia Global Market
(May 24, 2019)
Investment Information Team
(angga.choirunnisa@miraeasset.co.id)


U.S

Ketegangan perdagangan menghantam Wall St. ditengah kekhawatiran pertumbuhan global yang meningkat

Saham AS merosot pada Kamis karena investor melepas saham perusahaan di sektor pertumbuhan dan siklus, dengan penurunan energi dan teknologi terkemuka, di tengah kekhawatiran bahwa perang perdagangan AS-China yang meningkat akan menghambat pertumbuhan ekonomi global.

Dow Jones turun 286,14 poin atau 1,11% menjadi 25.490,47. S&P 500 kehilangan 34,03 poin atau 1,19% menjadi 2.822,24. Nasdaq turun 122,56 poin atau 1,58% menjadi 7.628,28.

Lebih lanjut memicu kekhawatiran perdagangan di kalangan investor, Beijing mengatakan bahwa Washington perlu memperbaiki "tindakan salah" untuk melanjutkan pembicaraan perdagangan setelah Amerika Serikat memasukkan daftar hitam Huawei Technology Co Ltd minggu lalu.

"Tampaknya semakin sedikit akan ada resolusi jangka pendek untuk perang perdagangan, dan pasar jelas ketakutan akan hal itu," kata analis.

Eropa

Koktail kekhawatiran perdagangan, data buruk, serta Brexit memukul saham Eropa

Saham Eropa merosot pada hari Kamis karena putaran terakhir gesekan perdagangan AS dan China serta serangkaian survei bisnis melemahkan minat risiko investor, sementara tekanan pada Perdana Menteri Inggris Theresa untuk berhenti menambah kekhawatiran Brexit.

Indeks STOXX 600 Eropa ditutup 1,4%.

Sebuah survei pada hari Kamis menunjukkan semangat bisnis di Jerman memburuk lebih dari yang diperkirakan pada bulan Mei karena kepercayaan pada sektor jasa memburuk, menunjukkan ekonomi terbesar Eropa kehilangan tenaga.

Pertumbuhan bisnis zona euro juga lebih lemah dari yang diharapkan pada Mei, menurut data.

Indeks sektor otomotif Eropa, di antara yang paling rentan terhadap ketegangan perdagangan, turun hampir 3% ke level terendah lebih dari tiga bulan, sementara stok energi memimpin penurunan dengan penurunan 3,3%, mengikuti harga minyak yang lebih rendah.

Komentar

Saham Online di Facebook

Postingan populer dari blog ini

Saham MYRX | PT Hanson Internasional Tbk Akan Rights Issue

Emiten properti, PT Hanson Internasional Tbk. (MYRX) berencana melakukan rights issue dengan target dana hingga Rp16 triliun, guna membangun Grand Jakarta. Direktur Hanson Internasional Rony Agung Suseno mengungkapkan, perseroan telah mendapatkan persetujuan dari pemegang saham melalui rapat umum pemegang saham (RUPS). Dia memerinci, RUPS menyetujui tiga agenda. Pertama, penambahan modal dasar Hanson. Kedua, persetujuan penambahan modal yang ditempatkan dan disetor dengan melakukan hak memesan efek terlebih dahulu (HMETD). Rony menuturkan, perseroan berencana melakukan penawaran umum terbatas IV. Ketiga, persetujuan penggunaan dana rights issue untuk modal kerja dan anak perusahaan. Dia mengungkapkan dana tersebut akan digunakan untuk ekspansi Hanson dan anak usaha. "Target rights issue sebanyak-banyaknya 87,82 miliar lembar saham dengan nominal Rp22 per saham, yang kami keluarkan adalah seri C. Target paling lama, akhir Desember, karena kami pakai buku Juni," ungkapny...

Cara Membaca Candlestick Saham

Cara membaca candlestick saham sebenarnya cukup mudah dan tidak perlu banyak menghafal. Anda cukup memahaminya saja secara garis besar, maka akan sukses membaca candlestick saham.  Di grafik atau chart saham, kita menemui puluhan pola saham yang berbeda. Di sana ada  Three Black Crows, Concealing Baby Swallow, Unique Three River Bottom dan lain sebagainya. Jika anda harus menghafalkannya, maka akan membutuhkan tenaga yang banyak. Maka dengan artikel ini harapannya Anda mampu cara memahami atau membaca candlestick saham dengan mudah. Dasar-dasar dalam Membaca Candlestick Saham Buyer Versus Seller Sebelum kita mulai mendalami elemen-elemen penting untuk analisa candlestick, kita harus punya cara pandang yang benar terlebih dulu. Anggap saja pergerakan harga itu terjadi karena perang antara Buyer dan Seller. Setiap candlestick adalah suatu pertempuran selama masa perang, dan keempat elemen candlestick menceritakan siapa yang unggul, siapa yang mundur, siapa memeg...

INI PENJELASAN PAN BROTHERS TERKAIT AKSI UNJUK RASA KARYAWAN PABRIK DI BOYOLALI

Ribuan karyawan PT Pan Brothers Tbk (PBRX) melakukan unjuk rasa di depan pabriknya pada Rabu (5/5/2021). Pasalnya, unjuk rasa yang akhirnya mendorong karyawan melakukan mogok kerja tersebut, dipicu adanya informasi jika gaji mereka bulan ini akan dicicil dua kali. Selain itu pemberian Tunjangan Hari Raya (THR) tahun ini juga akan dicicil delapan kali. Terkait hal tersebut, Corporate Secretary Pan Brothers Iswar Deni menjelaskan bahwa, adanya kesalah pahaman dari penerimaan info yang disampaikan ke karyawan dan karyawati dan mengakibatkan simpang siurnya berita yang muncul di media "Pagi tanggal 5 Mei 2021 kami mengumumkan secara lisan kepada seluruh karyawan dan karyawati kami, bahwa saat ini kondisi Arus Kas / Cash Flow perusahaan agak ketat, sehubungan dengan pemotongan modal kerja (bilateral) dari pihak perbankan sehingga tersisa sepuluh persen dari kondisi sebelumnya dan ini mengganggu arus kas,"kata Deni, dalam keterangan tertulisnya, di Kamis, (6/5). Oleh karena itu, de...