google-site-verification=zsLknblUv9MPpbGfVx9l3sfhCtAjcEQGFzXwTpBAmUo Saham PBRX | Emiten Garmen Jemput Peluang di Tengah Tantangan Langsung ke konten utama

Saham PBRX | Emiten Garmen Jemput Peluang di Tengah Tantangan


KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Industri garmen dan tekstil masih optimistis dengan prospek bisnis tahun ini. Meski menghadapi tantangan fluktuasi kurs, daya beli, hingga efek politik, para produsen terus memaksimalkan kinerja bisnisnya.

PT Ricky Putra Globalindo Tbk (RICY), misalnya, mulai menggenjot penjualan saat memasuki kuartal kedua tahun ini. "Mulai bulan Mei sudah ada peningkatan penjualan menjelang Lebaran," ungkap Tirta Heru Citra, Direktur PT Ricky Putra Globalindo Tbk kepada KONTAN, Minggu (19/5).

Dia mengatakan, manajemen harus tetap optimistis menyambut permintaan pasar meski di awal tahun ini masih mengalami perlambatan. Berdasarkan laporan keuangan kuartal I-2019, pendapatan RICY turun 30% year on year (yoy) menjadi Rp 364,95 miliar. "Untuk tiga bulan pertama 2019 di luar ekspektasi. Pelanggan kami semua wait and see, sehingga tidak mau stok barang," kata Tirta.

Adapun penyumbang penurunan terbesar pendapatan berasal dari produk spinning untuk pasar lokal. Di kuartal I-2019, penjualan produk spinning senilai Rp 100,4 miliar, merosot 61% dibandingkan realisasi kuartal I-2018 sebesar Rp 263,54 miliar.

Sementara itu penjualan pakaian dalam RICY di pasar lokal tetap bertumbuh 6,2% (yoy) menjadi Rp 117,01 miliar di kuartal I-2019. Penjualan pakaian luar di pasar ekspor juga tumbuh sebesar 6% (yoy) menjadi Rp 87,58 miliar.

Ekspansi belum banyak dilakukan lantaran utilitas pabrik RICY hanya sekitar 80%. Artinya, masih ada ruang untuk mengerek utilitas pabrik.

Kini kapasitas pabrik garmen Ricky Putra sebesar 30 juta potong pakaian per tahun. Dus, mereka yakin bisa meraih pertumbuhan berkisar 10% hingga 15% pada tahun ini.

Produsen tekstil lainnya, PT Trisula International Tbk (TRIS) juga diklaim bakal mengalami peningkatan penjualan saat Lebaran. Kresna Wilendrata, Corporate Secretary PT Trisula International Tbk menyebutkan, penjualan di saat Lebaran berpotensi menanjak 10%-15% dibandingkan bulan-bulan biasa.

Itulah sebabnya TRIS memperbanyak produk sesuai permintaan pasar yang meningkat seperti baju koko dan kasual. "Juga menyediakan baju Lebaran yang lebih banyak pilihan warna, motif dan detail. Lalu memastikan inventory kami agar bisa sesuai target," ungkap dia, kemarin.

Sepanjang kuartal I-2019, Trisula meraih pertumbuhan penjualan 22% (yoy) menjadi Rp 243,35 miliar di kuartal I-2019. Penjualan TRIS didominasi segmen ekspor yang kontribusinya mencapai 83% dari total pendapatan. Porsi ekspor meningkat 27% (yoy) menjadi Rp 202,13 miliar pada kuartal I-2019.

PT Pan Brothers Tbk (PBRX) juga tak menyangkal pasar garmen dan tekstil masih prospektif. Dus, manajemen PBRX meyakini target pertumbuhan 10%-15% di tahun ini akan terwujud. "Apalagi kalau benar bea masuk China ke Amerika Serikat naik signifikan, kami mengharapkan next year order ke AS akan naik," ujar Sekretaris Perusahaan PBRX, Iswar Deni, kemarin.

Komentar

Saham Online di Facebook

Postingan populer dari blog ini

Apa itu Saham ? Pengertian, Contoh, Jenis, Keuntungan, Resiko

Apa itu Saham? Saham adalah jenis surat berharga yang menandakan kepemilikan secara proporsional dalam sebuah perusahaan penerbitnya. Saham kadang disebut ekuitas. Saham memberikan hak kepada pemegang saham atas proporsi aset dan pendapatan perusahaan.  Saham pada umumnya  dijual dan dibeli di bursa saham . Akan tetapi saham juga dijual secara pribadi. Transaksi saham harus sesuai dengan peraturan pemerintah yang dimaksudkan untuk melindungi investor dari praktik penipuan.  Secara historis, investasi saham telah mengungguli sebagian besar investasi lainnya dalam jangka panjang. Investasi saham dapat dilakukan melalui broker saham online atau sekuritas saham yang terdaftar di lembaga yang mengaturnya di sebuah negara.  Sebuah perusahaan terbuka menerbitkan / menjual saham dalam rangka mengumpulkan dana untuk menjalankan bisnisnya. Pemegang saham, ibaratnya telah membeli secuil perusahaan dan memiliki hak atas sebagian aset dan pendapatannya. Dengan...

Pengertian dan Cara Membaca Candlestick Pattern

Mereka yang berada di dunia trading tentu memahami adanya berbagai tipe chart atau grafik. Chart tersebut menyajikan informasi harga saham yang fluktuatif. Pergerakan ini akan tampil dalam bentuk naik-turunnya grafik. Data ini bermanfaat untuk melakukan analisis teknikal terhadap harga saham. Ada berbagai jenis grafik yang digunakan trader. Misalnya candlestick chart yang menjadi favorit para trader. Candlestick, yang arti harfiahnya merupakan batang lilin, memang berbentuk grafik batang. Chart ini lazim dipakai dalam menelaah saham, forex, maupun komoditas. Namun tidak sering trader kesulitan membacanya, apalagi mereka yang baru mulai. Maka dari itu, berikut akan disajikan pengertian dan cara memahami pola-pola candlestick secara tepat. Pengertian Penggunaan diagram candlestick pertama kali muncul di Jepang. Tingkat akurasinya dianggap yang paling baik ketimbang chart lainnya. Bentuk grafik ini semakin populer di antara para trader. Candlestick merepresentasikan dampak sentimen invest...

Analisa Saham HRUM, DOID dan SSIA | 18 April 2018

Berikut rekomendasi teknikal tiga saham pilihan dari sejumlah analis untuk perdagangan di Bursa Efek Indonesia, Rabu (18/4). 1. PT Harum Energy Tbk (HRUM) Stochastic membentuk golden cross dan hampir memasuki area overbought. Sementara MACD bergerak menguat. Volume masih diatas rata-rata 1 bulan. Harga gagal menembus keatas resistance dari upper Bollinger band. +DI line masih berada diatas -DI line. Rekomendasi: Hold Support: Rp. 2.910 Resistance: Rp. 3.050 Parningotan Julio, Yuanta Sekuritas Indonesia 2. PT Delta Dunia Makmur Tbk (DOID) Saat ini pergerakan harga masih bertahan di atas garis tengah dari bollinger dan terlihat pola white opening bozu candle yang mengindikasikan adanya potensi stimulus beli. Rekomendasi: Buy Support: Rp 955 Resisten: Rp 1.115 Muhammad Nafan Aji, Binaartha Parama Sekuritas 3. PT Surya Semesta Internusa Tbk (SSIA) Dalam tren konsolidasi namun menguji level support untuk jangka pendek. Volume beli masih minim. RSI 45.5% menunjukkan b...