google-site-verification=zsLknblUv9MPpbGfVx9l3sfhCtAjcEQGFzXwTpBAmUo Saham INTP | Periode Kedua Jokowi, Ini Harapan Indocement Langsung ke konten utama

Saham INTP | Periode Kedua Jokowi, Ini Harapan Indocement

Pelaku industri semen menaruh harapan kepada Presiden Joko Widodo dan Wakil Presiden Ma'ruf Amin untuk dapat membuat langkah terobosan agar ekonomi nasional tetap bertumbuh di tengah ancaman resesi global.

Direktur Utama PT Indocement Tunggal Prakarsa Tbk. Christian Kartawijaya mengatakan secara umum dia menaruh harapan besar agar pemerintahan baru nanti bisa memberikan langkah-langkah terobosan yang membuka kesempatan ekonomi Indonesia untuk bertumbuh di tengah ancaman resesi dunia yang di depan mata dengan pelemahan ekonomi akibat perang dagang antara Amerika Serikat dan China.

“Pemerintah baru diharapkan dapat mencari jalan ketergantungan PDB [produk domestik bruto] nasional terhadap komoditas dan ekspor ke China,” katanya kepada Bisnis, baru-baru ini.

Dari segi industri, pabrikan semen sedang menantikan multiplier effect dari pembangunan infrastruktur yang telah dilakukan oleh pemerintah, seperti jalan tol, pelabuhan, dan bandara.

Dia berharap dengan pembangunan infrastruktur yang telah ada, segera ada kawasan industri yang dikembangkan dan juga hotel yang dibangun untuk menunjang sektor pariwisata.

Dia pun ingin agar pembangunan infrastruktur juga sehingga dapat menekan biaya logistik.

Christian juga berharap pemerintah bisa memberikan kebijakan yang mendukung industri semen, antara lain dengan moratorium sementara pendirian pabrik semen baru dan melanjutkan aturan yang melarang impor clinker dan semen mengingat saat ini industri menghadapi masalah kelebihan pasokan sebesar 40 juta ton.

Perlu diperhatikan bahwa masih ada beberapa pabrik baru yang akan mulai beroperasi pada tahun depan. Christian pun menyebutkan industri memohon kepada pemerintah melalui Kementerian Perhubungan untuk menunda kebijakan over dimension over load atau ODOL.

“Usulan kami agar ODOL diterapkan bertahap dalam 5 tahun mendatang, agar pihak transporter kami dapat mempersiapkan dana financing dan pengadaan jumlah truk serta jumlah sopir yang kompeten untuk bisa comply dengan peraturan ODOL tersebut,” jelasnya.

Sumber: https://market.bisnis.com/read/20191021/192/1161475/periode-kedua-jokowi-ini-harapan-indocement-intp

Komentar

Saham Online di Facebook

Postingan populer dari blog ini

Cara Membaca Candlestick Saham

Cara membaca candlestick saham sebenarnya cukup mudah dan tidak perlu banyak menghafal. Anda cukup memahaminya saja secara garis besar, maka akan sukses membaca candlestick saham.  Di grafik atau chart saham, kita menemui puluhan pola saham yang berbeda. Di sana ada  Three Black Crows, Concealing Baby Swallow, Unique Three River Bottom dan lain sebagainya. Jika anda harus menghafalkannya, maka akan membutuhkan tenaga yang banyak. Maka dengan artikel ini harapannya Anda mampu cara memahami atau membaca candlestick saham dengan mudah. Dasar-dasar dalam Membaca Candlestick Saham Buyer Versus Seller Sebelum kita mulai mendalami elemen-elemen penting untuk analisa candlestick, kita harus punya cara pandang yang benar terlebih dulu. Anggap saja pergerakan harga itu terjadi karena perang antara Buyer dan Seller. Setiap candlestick adalah suatu pertempuran selama masa perang, dan keempat elemen candlestick menceritakan siapa yang unggul, siapa yang mundur, siapa memeg...

Saham MYRX | PT Hanson Internasional Tbk Akan Rights Issue

Emiten properti, PT Hanson Internasional Tbk. (MYRX) berencana melakukan rights issue dengan target dana hingga Rp16 triliun, guna membangun Grand Jakarta. Direktur Hanson Internasional Rony Agung Suseno mengungkapkan, perseroan telah mendapatkan persetujuan dari pemegang saham melalui rapat umum pemegang saham (RUPS). Dia memerinci, RUPS menyetujui tiga agenda. Pertama, penambahan modal dasar Hanson. Kedua, persetujuan penambahan modal yang ditempatkan dan disetor dengan melakukan hak memesan efek terlebih dahulu (HMETD). Rony menuturkan, perseroan berencana melakukan penawaran umum terbatas IV. Ketiga, persetujuan penggunaan dana rights issue untuk modal kerja dan anak perusahaan. Dia mengungkapkan dana tersebut akan digunakan untuk ekspansi Hanson dan anak usaha. "Target rights issue sebanyak-banyaknya 87,82 miliar lembar saham dengan nominal Rp22 per saham, yang kami keluarkan adalah seri C. Target paling lama, akhir Desember, karena kami pakai buku Juni," ungkapny...

INI PENJELASAN PAN BROTHERS TERKAIT AKSI UNJUK RASA KARYAWAN PABRIK DI BOYOLALI

Ribuan karyawan PT Pan Brothers Tbk (PBRX) melakukan unjuk rasa di depan pabriknya pada Rabu (5/5/2021). Pasalnya, unjuk rasa yang akhirnya mendorong karyawan melakukan mogok kerja tersebut, dipicu adanya informasi jika gaji mereka bulan ini akan dicicil dua kali. Selain itu pemberian Tunjangan Hari Raya (THR) tahun ini juga akan dicicil delapan kali. Terkait hal tersebut, Corporate Secretary Pan Brothers Iswar Deni menjelaskan bahwa, adanya kesalah pahaman dari penerimaan info yang disampaikan ke karyawan dan karyawati dan mengakibatkan simpang siurnya berita yang muncul di media "Pagi tanggal 5 Mei 2021 kami mengumumkan secara lisan kepada seluruh karyawan dan karyawati kami, bahwa saat ini kondisi Arus Kas / Cash Flow perusahaan agak ketat, sehubungan dengan pemotongan modal kerja (bilateral) dari pihak perbankan sehingga tersisa sepuluh persen dari kondisi sebelumnya dan ini mengganggu arus kas,"kata Deni, dalam keterangan tertulisnya, di Kamis, (6/5). Oleh karena itu, de...