Langsung ke konten utama

Saham EXCL | XL Axiata meraup pendapatan Rp 25,13 triliun pada 2019, data jadi penopang

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT XL Axiata Tbk (EXCL) membukukan pendapatan Rp 25,13 triliun sepanjang 2019. Jumlah tersebut naik 9,56% dari tahun sebelumnya yang sebesar Rp 22,94 triliun.

Kenaikan pendapatan ini didorong oleh segmen data yang bertumbuh 29,53% menjadi Rp 19,29 triliun. Segmen tersebut menjadi kontributor terbesar pendapatan EXCL, yakni mencapai 76,75%.

Di sisi lain, pendapatan nondata, jasa interkoneksi, sirkit langganan, dan jasa telekomunikasi lainnya justru menunjukkan penurunan. "Memang sejak 2015 XL Axiata fokus ke layanan data. Sementara voice dan SMS terus menurun seiring dengan perubahan perilaku pelanggan yang lebih banyak menggunakan data," kata Group Head Corporate Communication EXCL Tri Wahyuningsih kepada Kontan.co.id, Senin (10/2).

Menurut Ayu, kenaikan pendapatan data EXCL juga sejalan dengan pembangunan infrastruktur data EXCL, terutama di luar Jawa. Hal ini mendorong perluasan dan peningkatan jumlah pengguna EXCL. Per akhir 2019, EXCL ini memiliki 56,7 juta pelanggan, meningkat dari 2018 yang sebanyak 54,9 juta pelanggan.

Selain itu, pertumbuhan pendapatan data juga didorong oleh strategi dual brand dengan menggunakan merek XL dan AXIS demi menyasar segmen pasar yang berbeda. EXCL juga terus menyediakan paket dan layanan-layanan data baru pada konsumennya.

Menurut Ayu, program-program upselling dengan menggunakan penerapan analisis perilaku kebutuhan pelanggan dengan menggunakan semua saluran (omni channel) mendorong kenaikan average revenue per user (ARPU) atau rata-rata pendapatan per pengguna. Memang, pada 2019 ARPU EXCL adalah sebesar Rp 35.000, meningkat dari 2018 yang sebesar Rp 32.000.

Sepanjang 2019, EXCL juga berhasil membukukan laba bersih Rp 712,58 miliar. Padahal, pada tahun sebelumnya, EXCL masih mencatatkan rugi Rp 3,3 triliun. "Pembalikan rugi menjadi laba ini disebabkan oleh peningkatan EBITDA dan menurunnya depresiasi karena write off BTS 2G yang dilakukan pada tahun 2018," ucap Ayu.

Sementara itu, dari segi aset, EXCL mencatatkan kenaikan 8,87% menjadi Rp 62,73 triliun per 2019. Sejalan dengan liabilitas yang naik 11,03% menjadi 43,6 triliun dan ekuitas yang tumbuh 4,25% menjadi Rp 19,12 triliun.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

DAFTAR PERUSAHAAN YANG TERDAFTAR DI BEI BERDASARKAN SEKTOR

Daftar perusahaan yang terdaftar di BEI | IHSG IDX
Daftar perusahaan yang terdaftar di BEI berdasarkan Sektor bisa dilihat di bawah ini. Sekedar untuk informasi, Ada 9 sektor yang mencantumi komponen - komponennya yaitu Pertanian, Pertambangan, Industri Dasar, Aneka Industri, Industri Barang Konsumsi, Properti, Infrastruktur, Keuangan dan Perdagangan dan sektor khusus seperti KOMPAS 100, JII, LQ45, BISNIS 27, PEFINDO 25 dan SRI - KEHATI. Semua emiten yang tercatat di BEI juga tercatat tergantung dengan tipe usahanya dan likuidasinya sendiri.

Daftar perusahaan pertanian yang terdaftar di BEI Daftar perusahaan pertanian yang terdaftar di BEI adalah sebagai berikut:
Tanaman Pangan BISI International Tbk

Perkebunan Astra Agro Lestari TbkBW Plantation TbkGozco Plantations TbkJaya Agra Wattie TbkMulti Agro Gemilang Plantation TbkProvident Agro TbkPP London Sumatra TbkSalim Ivomas Pratama TbkSampoerna Agro TbkSMART TbkTunas Baru Lampung TbkBakrie Sumatra Plantations Tbk

Peternakan Cipendawa Tbk…

Cara Menghitung Beta Saham CAPM

Apa itu CAPM CAPM (Capital Asset Pricing Model) adalah model yang digunakan untuk menentukan tingkat pengembalian(required return) dari suatu aset. Model ini mendapatkan penghargaan nobel  pada tahun 1990 dan pada prakteknya juga sering digunakan untuk menentukan nilai cost of equity.

Dari sudut pandang investor, besarnya tingkat pengembalian seharusnya berbanding lurus dengan risiko yang diambil. Untuk memudahkan saya buat ilustrasi yang disederhanakan sebagai berikut:

Alex punya uang 100juta, berkeinginan untuk menginvestasikan uangnya pada bisnis warung retail. Pertanyaan yang seringkali dihadapi adalah: Jika Alex memutuskan untuk berinvestasi pada bisnis warung retail, berapa besar tingkat pengembalian yang harus dia dapatkan? Mengingat bahwa jika dia menginvestasikan uangnya, dia dihadapkan dengan risiko bisnis warung retail.

Pertimbangan untuk AlexDepositoInvestasi Toko/Warung RetailRisikoMinim, relatif nggak ada bagi AlexBisa bangkrut atau perkembangan bisnis tidak sesuai harap…

Cara Membaca Grafik Saham di Bursa Efek

Pergerakan harga instrumen finansial baik saham maupun forex biasanya digambarkan dalam bentuk grafik. Grafik ini memudahkan trader untuk mengetahui pola-pola pergerakan harga yang terjadi sebelumnya. Ada beberapa jenis grafik yang biasa dipakai di pasar finansial yaitu: Line Chart/Grafik GarisBar Chart/Grafik BatangCandlestick Chart/Grafik Lilin Grafik Line Chart hanya memuat data harga dipenutupan perdagangan yang digambarkan dalam bentuk garis saja. Sementara Bar Chart dan Candlestick Chart hampir sama dikarenakan memuat data harga pembukaan, harga penutupan, harga tertinggi dan terendah. Hanya saja grafik candlestick lebih mudah dibaca dibandingkan grafik bar. Di samping itu keunggulan lain dari candlestick chart adalah mampu menampilkan psikologi pasar dengan tampilan yang lebih mudah dibaca. Berikut tampilan masing-masing chart menggunakan contoh Indeks S&P500: Line Chart Bar Chart Candlestick Chart Saya pribadi selalu menggunakan candlestick chart di platform trading yang sa…