google-site-verification=zsLknblUv9MPpbGfVx9l3sfhCtAjcEQGFzXwTpBAmUo MNC Daily Scope Wave 1 April 2020 | ICBP, INCO, EXCL, BRPT Langsung ke konten utama

MNC Daily Scope Wave 1 April 2020 | ICBP, INCO, EXCL, BRPT

MNC Daily Scope Wave

1 April 2020


IHSG ditutup menguat 2,8% ke level 4,538 pada perdagangan kemarin (31/3). Selama IHSG tidak terkoreksi ke bawah 3,911, maka koreksi IHSG hanya untuk membentuk wave 2 dengan level koreksi kami perkirakan berada pada area 4,080-4,200. Namun, tetap waspadai area 3,911, bila IHSG terkoreksi menembus area tersebut maka IHSG akan membentuk wave (5) dari wave [C] menuju area koreksi minimal 3,800-3,850 dan ideal 3,450-3,500.
Support: 4,400, 4,250
Resistance: 4,600, 4,650

ICBP - Buy on Weakness (10,225)

ICBP menguat 6% pada perdagangan kemarin (31/3). Kami memperkirakan posisi ICBP saat ini sudah berada di akhir wave [a] dari wave B, dimana ICBP rentan terkoreksi dalam jangka pendek untuk membentuk wave [b] dari wave B. Selanjutnya, apabila sudah terkonfirmasi menyelesaikan wave [b], ICBP berpeluang berbalik menguat untuk membentuk wave [c] dari wave B. Skenario ini berlaku bila ICBP tidak terkoreksi menembus 8,125 secara agresif.
Buy on Weakness: 9,100-9,700
Target Price: 10,500, 11,000
Stoploss: below 8,125

INCO - Buy on Weakness (2,160)

Selama tidak terkoreksi kembali ke bawah 1,340, maka penguatan INCO kemarin (31/3) sebesar 6,9% kami perkirakan merupakan akhir dari wave [a]. INCO diperkirakan akan terkoreksi dalam jangka pendek untuk membentuk wave [b] terlebih dahulu, setelahnya maka INCO berpeluang kembali menguat untuk membentuk wave [c].
Buy on Weakness: 1,700-1,900
Target Price: 2,500, 2,800
Stoploss: below 1,340

EXCL - Sell on Strength (2,000)

Penguatan EXCL sebesar 11,1% tertahan oleh _retracement_ 38.2, dimana kami memperkirakan EXCL saat ini sudah berada di akhir wave 4 dari wave (C) dan EXCL rentan untuk terkoreksi. Kami perkirakan level koreksi EXCL terdekat berada pada area 1,845-1,960 sekaligus untuk menutup gap yang terjadi dan idealnya berada pada area 1,200-1,320 untuk membentuk wave 5 dari wave (C).
Sell on Strength: 2,000-2,090

BRPT - Sell on Strength (725)

Menguat agresif sebesar 20,8% pada perdagangan kemarin (31/3), namun pergerakan BRPT tertahan oleh MA20 dan _retracement_ 38.2. Kami memperkirakan posisi BRPT saat ini sudah berada di akhir wave [iv] dari wave C, dimana penguatan BRPT relatif terbatas dan rentan untuk terkoreksi. Diperkirakan koreksi BRPT terdekat berada pada area 640-700 dan idealnya pada area 360-400 untuk membentuk wave [v] dari wave C.
Sell on Strength: 725-770

Disclaimer On

Komentar

Saham Online di Facebook

Postingan populer dari blog ini

Saham MYRX | PT Hanson Internasional Tbk Akan Rights Issue

Emiten properti, PT Hanson Internasional Tbk. (MYRX) berencana melakukan rights issue dengan target dana hingga Rp16 triliun, guna membangun Grand Jakarta. Direktur Hanson Internasional Rony Agung Suseno mengungkapkan, perseroan telah mendapatkan persetujuan dari pemegang saham melalui rapat umum pemegang saham (RUPS). Dia memerinci, RUPS menyetujui tiga agenda. Pertama, penambahan modal dasar Hanson. Kedua, persetujuan penambahan modal yang ditempatkan dan disetor dengan melakukan hak memesan efek terlebih dahulu (HMETD). Rony menuturkan, perseroan berencana melakukan penawaran umum terbatas IV. Ketiga, persetujuan penggunaan dana rights issue untuk modal kerja dan anak perusahaan. Dia mengungkapkan dana tersebut akan digunakan untuk ekspansi Hanson dan anak usaha. "Target rights issue sebanyak-banyaknya 87,82 miliar lembar saham dengan nominal Rp22 per saham, yang kami keluarkan adalah seri C. Target paling lama, akhir Desember, karena kami pakai buku Juni," ungkapny...

Rekomendasi Saham BBRI, GGRM, DRMA dan ACST oleh RHB Sekuritas Indonesia | 26 Oktober 2023

RHB Sekuritas Indonesia 26 Oktober 2023 Muhammad Wafi PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BBRI) Bank Rakyat Indonesia terlihat kembali melakukan rebound disertai volume dan menguji resistance garis MA20 sekaligus resistance bearish channel-nya. Jika mampu breakout resistance garis MA20 maka akan mengkonfirmasi sinyal reversal dari fase bearish untuk menguji resistance garis MA50. Rekomendasi: Buy area disekitar Rp 5.125 dengan target jual di Rp 5.325 hingga Rp 5.575. Cut loss di Rp 5.000. PT Gudang Garam Tbk (GGRM) Gudang Garam terlihat melakukan rebound dan breakout resistance garis MA50 disertai volume dan menguji resistance garis MA20. Jika mampu breakout resistance garis MA20 maka akan mengkonfirmasi sinyal breakout menuju fase bullish dan menguji level tertingginya di bulan Oktober 2023. Rekomendasi: Buy area disekitar Rp 24.800 dengan target jual di Rp 25.375 hingga Rp 26.650. Cut loss di Rp 24.525. PT Dharma Polimetal Tbk (DRMA) Dharma Polimetal terlihat melakukan rebound d...

Cara Membaca Candlestick Saham

Cara membaca candlestick saham sebenarnya cukup mudah dan tidak perlu banyak menghafal. Anda cukup memahaminya saja secara garis besar, maka akan sukses membaca candlestick saham.  Di grafik atau chart saham, kita menemui puluhan pola saham yang berbeda. Di sana ada  Three Black Crows, Concealing Baby Swallow, Unique Three River Bottom dan lain sebagainya. Jika anda harus menghafalkannya, maka akan membutuhkan tenaga yang banyak. Maka dengan artikel ini harapannya Anda mampu cara memahami atau membaca candlestick saham dengan mudah. Dasar-dasar dalam Membaca Candlestick Saham Buyer Versus Seller Sebelum kita mulai mendalami elemen-elemen penting untuk analisa candlestick, kita harus punya cara pandang yang benar terlebih dulu. Anggap saja pergerakan harga itu terjadi karena perang antara Buyer dan Seller. Setiap candlestick adalah suatu pertempuran selama masa perang, dan keempat elemen candlestick menceritakan siapa yang unggul, siapa yang mundur, siapa memeg...