google-site-verification=zsLknblUv9MPpbGfVx9l3sfhCtAjcEQGFzXwTpBAmUo Rekomendasi Saham MNC Sekuritas | CTRA, GGRM, TLKM, AALI Langsung ke konten utama

Rekomendasi Saham MNC Sekuritas | CTRA, GGRM, TLKM, AALI

MNC Daily Scope Wave

29 Juni 2020

Pada penutupan pekan kemarin (26/6), IHSG ditutup menguat tipis 0,2% dan pergerakannya tertahan oleh MA5 dan MA20. Support terdekat IHSG berada di area 4,879, waspadai apabila IHSG menembus support tersebut karena pergerakan IHSG selanjutnya akan cenderung koreksi dengan target koreksi berada di area 4,700 terlebih dahulu. Namun, apabila IHSG naik menembus resistance 5,020, maka IHSG akan menguji area 5,040 dan 5,140 untuk menguat membentuk wave [v] pada pola diagonal.
Support: 4,880, 4,816
Resistance: 5,020, 5,140

CTRA - Spec Buy (630)

Menutup pekan lalu (26/6), penguatan CTRA tertahan MA5 dan ditutup pada level 630. Kami memperkirakan selama CTRA tidak terkoreksi di bawah 615, maka CTRA saat ini sudah berada di akhir wave (b) dari wave [v] dari wave C, hal ini berarti CTRA berpeluang menguat wave [v] dari wave C. Waspadai support 615, bila menembus level tersebut maka CTRA berpotensi membentuk skenario merah.
Spec Buy: 620-630
Target Price: 750, 850
Stoploss: below 615

GGRM - Buy on Weakness (46,875)

Menutup pekan kemarin (26/6) pergerakan GGRM terkoreksi tipis 0,1% dan pergerakannya tertahan MA60. Selama tidak terkoreksi ke bawah 45,800, maka kami perkirakan GGRM sudah berada di akhir wave (ii) dari wave [iii]. Hal ini berarti koreksi GGRM sudah cenderung terbatas dan berpeluang menguat kembali.
Buy on Weakness: 46,200-46,725
Target Price: 50,500, 53,000
Stoploss: below 45,800

TLKM - Buy on Weakness (3,190)

Selama TLKM tidak terkoreksi di bawah 2,970, maka pergerakan TLKM kami perkirakan sedang membentuk awal dari wave [iii] dari wave C, dimana TLKM berpeluang menguat. Namun waspadai apabila TLKM terkoreksi agresif menembus 2,970, maka skenario merah akan berlaku.
Buy on Weakness: 3,160-3,190
Target Price: 3,350, 3,570
Stoploss: below 2,970

AALI - Sell on Strength (8,425)

Koreksi yang terjadi pada AALI pekan kemarin (26/6), kami perkirakan pergerakan AALI sudah berada di awal wave koreksi wave (B), terlebih jika AALI terkoreksi agresif dibawah 7,875. Kami perkirakan koreksi AALI terdekat berada di 8,175 dan idealnya berada di area 6,550.
Sell on Strength: 8,425-8,750

Disclaimer On

Komentar

Saham Online di Facebook

Postingan populer dari blog ini

Cara Membaca Candlestick Saham

Cara membaca candlestick saham sebenarnya cukup mudah dan tidak perlu banyak menghafal. Anda cukup memahaminya saja secara garis besar, maka akan sukses membaca candlestick saham.  Di grafik atau chart saham, kita menemui puluhan pola saham yang berbeda. Di sana ada  Three Black Crows, Concealing Baby Swallow, Unique Three River Bottom dan lain sebagainya. Jika anda harus menghafalkannya, maka akan membutuhkan tenaga yang banyak. Maka dengan artikel ini harapannya Anda mampu cara memahami atau membaca candlestick saham dengan mudah. Dasar-dasar dalam Membaca Candlestick Saham Buyer Versus Seller Sebelum kita mulai mendalami elemen-elemen penting untuk analisa candlestick, kita harus punya cara pandang yang benar terlebih dulu. Anggap saja pergerakan harga itu terjadi karena perang antara Buyer dan Seller. Setiap candlestick adalah suatu pertempuran selama masa perang, dan keempat elemen candlestick menceritakan siapa yang unggul, siapa yang mundur, siapa memeg...

Saham MYRX | PT Hanson Internasional Tbk Akan Rights Issue

Emiten properti, PT Hanson Internasional Tbk. (MYRX) berencana melakukan rights issue dengan target dana hingga Rp16 triliun, guna membangun Grand Jakarta. Direktur Hanson Internasional Rony Agung Suseno mengungkapkan, perseroan telah mendapatkan persetujuan dari pemegang saham melalui rapat umum pemegang saham (RUPS). Dia memerinci, RUPS menyetujui tiga agenda. Pertama, penambahan modal dasar Hanson. Kedua, persetujuan penambahan modal yang ditempatkan dan disetor dengan melakukan hak memesan efek terlebih dahulu (HMETD). Rony menuturkan, perseroan berencana melakukan penawaran umum terbatas IV. Ketiga, persetujuan penggunaan dana rights issue untuk modal kerja dan anak perusahaan. Dia mengungkapkan dana tersebut akan digunakan untuk ekspansi Hanson dan anak usaha. "Target rights issue sebanyak-banyaknya 87,82 miliar lembar saham dengan nominal Rp22 per saham, yang kami keluarkan adalah seri C. Target paling lama, akhir Desember, karena kami pakai buku Juni," ungkapny...

INI PENJELASAN PAN BROTHERS TERKAIT AKSI UNJUK RASA KARYAWAN PABRIK DI BOYOLALI

Ribuan karyawan PT Pan Brothers Tbk (PBRX) melakukan unjuk rasa di depan pabriknya pada Rabu (5/5/2021). Pasalnya, unjuk rasa yang akhirnya mendorong karyawan melakukan mogok kerja tersebut, dipicu adanya informasi jika gaji mereka bulan ini akan dicicil dua kali. Selain itu pemberian Tunjangan Hari Raya (THR) tahun ini juga akan dicicil delapan kali. Terkait hal tersebut, Corporate Secretary Pan Brothers Iswar Deni menjelaskan bahwa, adanya kesalah pahaman dari penerimaan info yang disampaikan ke karyawan dan karyawati dan mengakibatkan simpang siurnya berita yang muncul di media "Pagi tanggal 5 Mei 2021 kami mengumumkan secara lisan kepada seluruh karyawan dan karyawati kami, bahwa saat ini kondisi Arus Kas / Cash Flow perusahaan agak ketat, sehubungan dengan pemotongan modal kerja (bilateral) dari pihak perbankan sehingga tersisa sepuluh persen dari kondisi sebelumnya dan ini mengganggu arus kas,"kata Deni, dalam keterangan tertulisnya, di Kamis, (6/5). Oleh karena itu, de...