google-site-verification=zsLknblUv9MPpbGfVx9l3sfhCtAjcEQGFzXwTpBAmUo PT MNC Investama Tbk Siap Lakukan PMTHMETD Langsung ke konten utama

PT MNC Investama Tbk Siap Lakukan PMTHMETD


Entitas Grup MNC milik konglomerat Hary Tanoesoedibjo, PT MNC Investama Tbk. (BHIT) siap melakukan penambahan modal tanpa hak memesan efek terlebih dahulu (PMTHMETD) atau private placement.

Dalam keterangannya di Bursa Efek Indonesia dikutip Rabu (2/12/2020), setelah persetujuan Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) pada 18 Agustus 2020, MNC Investama akan melakukan private placement.

Perseroan menerbitkan sebanyak-banyaknya 5.998.697.900 saham atau 5,99 miliar saham dengan nilai nominal Rp100. Harga pelaksanaan pun Rp100, sehingga MNC Investama dapat meraup dana Rp599,87 miliar setelah private placement.

Pelaksanaan PMTHMETD tersebut pada 8 Desember 2020, sedangkan pemberitahuan hasil pelaksanaan PMTHMETD pada 10 Desember 2020.

Di Bursa Efek Indonesia, saham BHIT turun 4,35 persen atau 4 poin menjadi Rp66 pada perdagangan Selasa (1/12/2020). Namun, sepanjang tahun berjalan harga masih naik 3,13 persen.

Sepanjang 2020, harga saham BHIT bergerak di rentang Rp50-Rp85. Artinya, harga pelaksaan PMTHMETD di level Rp100 merupakan harga premium di atas harga pasar.

Sebelumnya, manajemen MNC Investama juga menyampaikan rencana restrukturisasi obligasi berdenominasi dolar Amerika Serikat senilai US$231 juta.

Direktur Utama MNC Investama Darma Putra mengatakan sejauh ini mereka telah beberapa kali menggelar dialog dengan para pemegang obligasi tersebut dan menurutnya hampir 70 persen telah menyetujui.

“Kita sudah bicara dengan pemegang obligasi, hampir US$150 sudah disepakati [untuk konversi] berarti itu sekitar 70 persenan. Semua kelihatannya hampir mendekat,” ujarnya saat paparan publik, Selasa (18/8/2020).

Darma menargetkan untuk mendapat persetujuan sekitar 5 persen lagi dari total obligasi. Dia meyakini kesepakatan dengan para pemegang obligasi akan segera tercapai dalam waktu dekat.

“Nanti tinggal menentukan harga sahamnya aja. Sekarang harga saham BHIT kan Rp50, book value kita 200, kita cari harga yang paling bisa diterima,” imbuh Darma

Menurutnya, dengan konversi obligasi menjadi saham tersebut, kewajiban utang perseroan akan menyusut secara signifikan. Dia mengharapkan hal ini juga dapat mengerek harga saham perseroan yang saat ini berada di level Rp50 per saham.

Darma menilai posisi utang yang terbilang besar menjadi salah satu faktor yang membuat persepsi pasar terhadap perseroan kurang baik sehingga harga saham BHIT terpaksa “nyangkut” di level Rp50 per saham.

“Padahal book value kita per 31 Desember 2019 itu sekitar 200, tapi mungkin orang masih lihat utang MNC Group di level sangat tinggi.[…] Kita juga nggak tahu kenapa diasumsikan tinggi padahal debt to equity ratio kita rendah di 0,53x,” tutur Darma.

Sumber: BISNIS

Komentar

Saham Online di Facebook

Postingan populer dari blog ini

Saham MYRX | PT Hanson Internasional Tbk Akan Rights Issue

Emiten properti, PT Hanson Internasional Tbk. (MYRX) berencana melakukan rights issue dengan target dana hingga Rp16 triliun, guna membangun Grand Jakarta. Direktur Hanson Internasional Rony Agung Suseno mengungkapkan, perseroan telah mendapatkan persetujuan dari pemegang saham melalui rapat umum pemegang saham (RUPS). Dia memerinci, RUPS menyetujui tiga agenda. Pertama, penambahan modal dasar Hanson. Kedua, persetujuan penambahan modal yang ditempatkan dan disetor dengan melakukan hak memesan efek terlebih dahulu (HMETD). Rony menuturkan, perseroan berencana melakukan penawaran umum terbatas IV. Ketiga, persetujuan penggunaan dana rights issue untuk modal kerja dan anak perusahaan. Dia mengungkapkan dana tersebut akan digunakan untuk ekspansi Hanson dan anak usaha. "Target rights issue sebanyak-banyaknya 87,82 miliar lembar saham dengan nominal Rp22 per saham, yang kami keluarkan adalah seri C. Target paling lama, akhir Desember, karena kami pakai buku Juni," ungkapny...

Cara Membaca Candlestick Saham

Cara membaca candlestick saham sebenarnya cukup mudah dan tidak perlu banyak menghafal. Anda cukup memahaminya saja secara garis besar, maka akan sukses membaca candlestick saham.  Di grafik atau chart saham, kita menemui puluhan pola saham yang berbeda. Di sana ada  Three Black Crows, Concealing Baby Swallow, Unique Three River Bottom dan lain sebagainya. Jika anda harus menghafalkannya, maka akan membutuhkan tenaga yang banyak. Maka dengan artikel ini harapannya Anda mampu cara memahami atau membaca candlestick saham dengan mudah. Dasar-dasar dalam Membaca Candlestick Saham Buyer Versus Seller Sebelum kita mulai mendalami elemen-elemen penting untuk analisa candlestick, kita harus punya cara pandang yang benar terlebih dulu. Anggap saja pergerakan harga itu terjadi karena perang antara Buyer dan Seller. Setiap candlestick adalah suatu pertempuran selama masa perang, dan keempat elemen candlestick menceritakan siapa yang unggul, siapa yang mundur, siapa memeg...

INI PENJELASAN PAN BROTHERS TERKAIT AKSI UNJUK RASA KARYAWAN PABRIK DI BOYOLALI

Ribuan karyawan PT Pan Brothers Tbk (PBRX) melakukan unjuk rasa di depan pabriknya pada Rabu (5/5/2021). Pasalnya, unjuk rasa yang akhirnya mendorong karyawan melakukan mogok kerja tersebut, dipicu adanya informasi jika gaji mereka bulan ini akan dicicil dua kali. Selain itu pemberian Tunjangan Hari Raya (THR) tahun ini juga akan dicicil delapan kali. Terkait hal tersebut, Corporate Secretary Pan Brothers Iswar Deni menjelaskan bahwa, adanya kesalah pahaman dari penerimaan info yang disampaikan ke karyawan dan karyawati dan mengakibatkan simpang siurnya berita yang muncul di media "Pagi tanggal 5 Mei 2021 kami mengumumkan secara lisan kepada seluruh karyawan dan karyawati kami, bahwa saat ini kondisi Arus Kas / Cash Flow perusahaan agak ketat, sehubungan dengan pemotongan modal kerja (bilateral) dari pihak perbankan sehingga tersisa sepuluh persen dari kondisi sebelumnya dan ini mengganggu arus kas,"kata Deni, dalam keterangan tertulisnya, di Kamis, (6/5). Oleh karena itu, de...