Langsung ke konten utama

Rekomendasi Saham INDF, SSMS, MAPI dan BBRI oleh MNC Sekuritas | 25 Februari 2021


MNC Daily Scope Wave

25 Februari 2021

IHSG ditutup terkoreksi tipis, sebesar 0,3% di level 6,251 pada perdagangan kemarin (24/2). Kami mencermati pergerakan IHSG masih akan flat cenderung koreksi dengan 6,315 sebagai level resistance terdekat. Perhatikan level 6,173 sebagai support terdekat, bila IHSG terkoreksi ke bawah level tersebut, maka kami perkirakan IHSG sudah terkonfirmasi menyelesaikan wave [ii] dari wave C dari wave (4). Hal tersebut berarti, IHSG akan rawan terkoreksi ke area 6,000-6,100 terlebih dahulu.

Support: 6,173, 6,069

Resistance: 6,315, 6,505

INDF - Buy on Weakness (6,100)

Kemarin (24/2), INDF ditutup menguat tipis 0,8% ke level 6,100. Selama INDF tidak terkoreksi ke bawah 6,000, maka posisi INDF saat ini sedang membentuk awal dari wave [iii]. Hal tersebut berarti, pergerakan INDF berpeluang untuk menguat.

Buy on Weakness: 6,050-6,100

Target Price: 6,500, 7,000

Stoploss: below 6,000

SSMS - Buy on Weakness (1,020)

Pergerakan SSMS terkoreksi 1% dan ditutup di level 1,020 pada perdagangan kemarin (24/2). Selama SSMS tidak terkoreksi di bawah 980, maka kami perkirakan pergerakan SSMS sedang berada di awal wave 3 dari wave (C). Hal tersebut berarti, SSMS berpeluang untuk berbalik menguat.

Buy on Weakness: 1,000-1,020

Target Price: 1,150, 1,250, 1,300

Stoploss: below 980

MAPI - Buy on Weakness (815)

MAPI ditutup menguat 0,6% di level 815. Kami memperkirakan posisi MAPI saat ini sedang berada pada bagian dari wave C dari wave (B). Hal tersebut berarti, MAPI berpeluang untuk melanjutkan penguatannya kembali.

Buy on Weakness: 780-810

Target Price: 860, 900

Stoploss: below 760

BBRI - Sell on Strength (4,730)

Pada perdagangan kemarin (24/2), BBRI ditutup terkoreksi 1,3% di level 4,730. Selama BBRI belum mampu bergerak di atas level 4,870 sebagai resistancenya, maka pergerakan BBRI saat ini sedang berada di awal wave 2 dari wave (5). Hal tersebut berarti, BBRI akan cenderung bergerak terkoreksi dengan rentang 4,300-4,530.

Sell on Strength: 4,750-4,800

Disclaimer On

Komentar

Saham Online di Facebook

Postingan populer dari blog ini

Pengertian Price-to-Earnings Ratio (PER)

Apa itu Rasio Price-to-Earnings Ratio (PER)? Price-to-Earnings Ratio (PER atau P/E Ratio) adalah rasio untuk menilai perusahaan yang mengukur harga saham saat ini relatif terhadap earning per share  (EPS). Rasio harga terhadap pendapatan kadang-kadang juga dikenal sebagai kelipatan harga atau kelipatan laba. PER digunakan oleh investor dan analis untuk menentukan nilai relatif saham perusahaan dalam perbandingan apple to apple. Ini juga dapat digunakan untuk membandingkan perusahaan dengan catatan sejarahnya sendiri atau untuk membandingkan pasar agregat satu sama lain atau dari waktu ke waktu. Rumus PER (P/E Ratio) Cara Menghitung Nilai P/E Untuk menentukan nilai PER seseorang harus membagi harga saham saat ini dengan earning per share (EPS) . Harga saham saat ini (P) dapat diperoleh dengan memasukkan simbol ticker saham ke situs web keuangan mana pun, dan meskipun nilai konkret ini mencerminkan apa yang saat ini harus dibayar oleh investor untuk sebuah saham, EP

Analisa Saham SMBR, BRMS, PGAS dan BUMI | 13 Oktober 2021

PT Semen Baturaja Tbk (SMBR) Saham SMBR pada perdagangan hari Selasa bergerak konsolidasi dan ditransaksikan dengan volume transaksi yang relatif sepi. Namun, nampak volume transaksi menjelang penutupan perdagangan kian meningkat. Indikator stochastic menunjukan adanya golden cross di level 37. Sedangkan pada indikator bollinger band nampak menunjukkan band yang kian melebar yang mengindikasikan volatilitas meningkat. Secara jangka menengah hingga panjang, saat ini SMBR sedang menguji resistant MA50, apabila MA50 tertembus, ada potensi secara jangka panjang SMBR akan melanjutkan trend bullish jangka menengah hingga panjang. Secara jangka pendek SMBR diperkirakan akan bergerak pada support middle band 690 hingga resistant upper band 800.  Rekomendasi: Trading Buy Support: Rp 690 Resistance: Rp 800 Hendri Widiantoro, Erdikha Elit Sekuritas PT Bumi Resources Minerals Tbk (BRMS) Secara teknikal BRMS saat ini bergerak sideways dengan kecenderungan bergerak menguat. Indikator MACD positif. I

Analisa Saham AGRO, EMTK dan SMGR | 14 Oktober 2021

PT Bank Rakyat Indonesia Agronia Tbk (AGRO) AGRO pada perdagangan hari ini ditutup melemah dan bergerak pada trend bearish continiation. Nampak, AGRO baru saja menembus level MA20-nya sebagai support jangka pendeknya yaitu di level support 1910. Namun, AGRO diperdagangkan dengan volume yang cukup ramai dimana indikator stochastic saat ini berada di areal jenuh jual. Band pada indikator bollinger band kian melebar indikasi volatilitas yang juga meningkat.   Ditengah volatilitas adro yang kian meningkat, nampak saat ini adro masing menguji support selanjutnya di level 1800. Apabila AGRO mampu bertahan di atas support mayor 1.800 dan mengalami teknikal rebound dan ada potensi AGRO akan bergerak kembali diatas MA20nya. Namun apabila gagal, ada potensi melanjutkan pelemahan ke level support selanjutnya yaitu di level 1720. Rekomendasi: Spekulatif buy Support: Rp 1.800 Resistance: Rp 1.910 Hendri Widiantoro, Erdikha Elit Sekuritas. PT Elang Mahkota Teknologi Tbk (EMTK) Downtrend menuju Rp 1.