Langsung ke konten utama

ANAK USAHA TOWR RAIH FASILITAS KREDIT DARI BANK HSBC


Anak usaha Sarana Menara Nusantara Tbk. (TOWR) telah menandatangani perjanjian fasilitas pinjaman berjangka dengan PT. Bank HSBC Indonesia pada tanggal 4 Juni 2021.

Menurut keterangan tertulis Irfan Ghazali Corporate Secretary TOWR Selasa menyampaikan bahwa keseluruhan jumlah fasilitas berdasarkan perjanjian adalah sebesar Rp1.150.000.000.000 dengan tenor sampai dengan 4 Juni 2025.

Sebagai informasi Protelindo anak usaha TOWR dengan kepemilikan saham sebesar 99,99% dan tidak ada hubungan afiliasi antara Protelino dan PT. HSBC serta bukan termasuk transaksi material sesuai POJK no.17/POJK.04/2020.

Irfan Ghazali menambahkan "Pemberian fasilitas pinjaman ini adalah untuk tujuan umum Protelindo," pungkasnya. (end/ar)

Sumber: IQPLUS

Komentar

Saham Online di Facebook

Postingan populer dari blog ini

Analisa Saham BRIS | 13 Januari 2022

BRIS melemah di bawah support penting 1700. Penembusan support ini membuat BRIS membentuk pola bearish double tops. Pola ini menandakan bahwa BRIS berisiko terus melemah menuju kisaran 1000-1300. Rekomendasi: Hindari. Sell bagi yang masih punya. Target penurunan 1000-1300 sumber :  doktermarket Lebih lengkapnya silahkan klik :  Saham Online

Analisa Saham PTPP | 18 Januari 2022

PTPP berisiko memasuki trend bearish jika PTPP melemah di bawah support 785-800. Penembusan level ini akan membuat PTPP membentuk pola bearish head and shoulders dengan target penurunan di area 300-400.  Rekomendasi: Hindari. Sell jika PTPP melemah di bawah 785. Target penurunan berada di 300-400. sumber :  doktermarket Lebih lengkapnya silahkan klik :  Saham Online

Analisa Saham BUKA | 13 Januari 2022

Saham BUKA kembali bergerak turun menguji level all time low-nya di 408. Indikator teknikal Stochastic yang bergerak turun mengindikasikan bahwa momentum saham ini masih cenderung bergerak negatif. Apabila gagal bertahan di 408, maka BUKA akan melanjutkan tren turun menuju target di 300, dengan minor target di 346. Trading Plan : Tetap hindarin. Sell on strength jika breakdown dan gagal bertahan di 408. Disclaimer ON sumber :  steptrader Lebih lengkapnya silahkan klik :   Saham Online