google-site-verification=zsLknblUv9MPpbGfVx9l3sfhCtAjcEQGFzXwTpBAmUo Ulasan Pasar Global | 7 Juni 2021 Langsung ke konten utama

Ulasan Pasar Global | 7 Juni 2021


Mirae Asset Sekuritas Indonesia Global Market

(Jun 7, 2021)

Investment Information Team

(angga.choirunnisa@miraeasset.co.id)

A.S

Teknologi mendorong Wall Street lebih tinggi karena laporan pekerjaan menenangkan ketakutan inflasi

Bursa AS naik pada hari Jumat, dipimpin oleh saham teknologi, setelah laporan pekerjaan bulanan AS yang hangat meredakan kekhawatiran investor bahwa Federal Reserve mungkin akan segera mengendalikan stimulus moneter.

Dow Jones naik 179,35 poin atau 0,52% menjadi 34.756,39. S&P 500 naik 37,04 poin atau 0,88% menjadi 4.229,89. Nasdaq menambahkan 199,98 poin atau 1,47% menjadi 13.814,49.

Pengusaha AS meningkatkan perekrutan pada bulan Mei dan menaikkan upah saat mereka bersaing untuk mendapatkan pekerja. Tetapi peningkatan nonfarm payrolls dari 559.000 pekerjaan berada di bawah perkiraan 650.000 ekonom yang disurvei oleh Reuters. Investor khawatir bahwa laporan pekerjaan yang kuat yang menunjukkan kenaikan inflasi dapat mendorong The Fed untuk menarik kembali stimulus yang diberlakukan selama pandemi. Ketiga indeks naik untuk minggu ini, dengan Nasdaq membukukan kenaikan mingguan ketiga berturut-turut.

Eropa

Bursa Eropa pada rekor tertinggi, gaji AS yang lemah mencapai taruhan yang meruncing

Bursa Eropa berakhir pada rekor tertinggi pada hari Jumat karena data penggajian AS yang lemah menunjukkan peluang yang lebih rendah dari pengetatan kebijakan awal, sementara optimisme atas pemulihan ekonomi zona euro mendukung sebagian besar sektor.

Indeks STOXX 600 Eropa naik 0,4% ke penutupan tertinggi baru di 452,57.

Saham teknologi di Eropa naik 1,2% dan menjadi yang berkinerja terbaik hari ini, dipimpin oleh pembuat chip Austria AMS. Saham perusahaan naik 4,4% setelah mengumumkan penjualan bisnis sistem digital Amerika Utara ke Acquity Brands yang berbasis di AS. Saham global naik setelah data menunjukkan non-farm payrolls AS naik kurang dari yang diharapkan pada Mei, membuat banyak orang mengurangi ekspektasi untuk sinyal hawkish dari Federal Reserve. Data tersebut muncul menjelang pertemuan kebijakan Fed dan Bank Sentral Eropa minggu depan, di mana investor akan mengamati petunjuk tentang pengurangan program pembelian obligasi besar mereka. Kedua bank secara luas diperkirakan akan membiarkan kebijakan tidak berubah.

Komentar

Saham Online di Facebook

Postingan populer dari blog ini

Cara Membaca Candlestick Saham

Cara membaca candlestick saham sebenarnya cukup mudah dan tidak perlu banyak menghafal. Anda cukup memahaminya saja secara garis besar, maka akan sukses membaca candlestick saham.  Di grafik atau chart saham, kita menemui puluhan pola saham yang berbeda. Di sana ada  Three Black Crows, Concealing Baby Swallow, Unique Three River Bottom dan lain sebagainya. Jika anda harus menghafalkannya, maka akan membutuhkan tenaga yang banyak. Maka dengan artikel ini harapannya Anda mampu cara memahami atau membaca candlestick saham dengan mudah. Dasar-dasar dalam Membaca Candlestick Saham Buyer Versus Seller Sebelum kita mulai mendalami elemen-elemen penting untuk analisa candlestick, kita harus punya cara pandang yang benar terlebih dulu. Anggap saja pergerakan harga itu terjadi karena perang antara Buyer dan Seller. Setiap candlestick adalah suatu pertempuran selama masa perang, dan keempat elemen candlestick menceritakan siapa yang unggul, siapa yang mundur, siapa memeg...

Saham MYRX | PT Hanson Internasional Tbk Akan Rights Issue

Emiten properti, PT Hanson Internasional Tbk. (MYRX) berencana melakukan rights issue dengan target dana hingga Rp16 triliun, guna membangun Grand Jakarta. Direktur Hanson Internasional Rony Agung Suseno mengungkapkan, perseroan telah mendapatkan persetujuan dari pemegang saham melalui rapat umum pemegang saham (RUPS). Dia memerinci, RUPS menyetujui tiga agenda. Pertama, penambahan modal dasar Hanson. Kedua, persetujuan penambahan modal yang ditempatkan dan disetor dengan melakukan hak memesan efek terlebih dahulu (HMETD). Rony menuturkan, perseroan berencana melakukan penawaran umum terbatas IV. Ketiga, persetujuan penggunaan dana rights issue untuk modal kerja dan anak perusahaan. Dia mengungkapkan dana tersebut akan digunakan untuk ekspansi Hanson dan anak usaha. "Target rights issue sebanyak-banyaknya 87,82 miliar lembar saham dengan nominal Rp22 per saham, yang kami keluarkan adalah seri C. Target paling lama, akhir Desember, karena kami pakai buku Juni," ungkapny...

INI PENJELASAN PAN BROTHERS TERKAIT AKSI UNJUK RASA KARYAWAN PABRIK DI BOYOLALI

Ribuan karyawan PT Pan Brothers Tbk (PBRX) melakukan unjuk rasa di depan pabriknya pada Rabu (5/5/2021). Pasalnya, unjuk rasa yang akhirnya mendorong karyawan melakukan mogok kerja tersebut, dipicu adanya informasi jika gaji mereka bulan ini akan dicicil dua kali. Selain itu pemberian Tunjangan Hari Raya (THR) tahun ini juga akan dicicil delapan kali. Terkait hal tersebut, Corporate Secretary Pan Brothers Iswar Deni menjelaskan bahwa, adanya kesalah pahaman dari penerimaan info yang disampaikan ke karyawan dan karyawati dan mengakibatkan simpang siurnya berita yang muncul di media "Pagi tanggal 5 Mei 2021 kami mengumumkan secara lisan kepada seluruh karyawan dan karyawati kami, bahwa saat ini kondisi Arus Kas / Cash Flow perusahaan agak ketat, sehubungan dengan pemotongan modal kerja (bilateral) dari pihak perbankan sehingga tersisa sepuluh persen dari kondisi sebelumnya dan ini mengganggu arus kas,"kata Deni, dalam keterangan tertulisnya, di Kamis, (6/5). Oleh karena itu, de...