Langsung ke konten utama

Ulasan Pasar Global | 14 Juli 2021


Mirae Asset Sekuritas Indonesia Global Market

(Jul 14, 2021)

Investment Information Team

(angga.choirunnisa@miraeasset.co.id)

AS

S&P 500 dan Nasdaq berakhir turun setelah mencapai rekor tertinggi

S&P 500 dan Nasdaq berakhir lebih rendah pada hari Selasa setelah mencapai rekor tertinggi di awal sesi, dengan investor mencerna lonjakan harga konsumen pada bulan Juni dan pendapatan dari JPMorgan dan Goldman Sachs yang memulai musim pelaporan kuartalan.

Dow Jones turun 0,31% menjadi berakhir pada 34.888,79 poin. S&P 500 kehilangan 0,35% menjadi 4.369,21. Nasdaq turun 0,38% menjadi 14.677,65.

Data menunjukkan harga konsumen AS naik paling tinggi dalam 13 tahun bulan lalu, sementara apa yang disebut harga konsumen inti melonjak 4,5% dari tahun ke tahun, kenaikan terbesar sejak November 1991. Sepuluh dari 11 indeks sektor utama S&P 500 berakhir lebih rendah, dengan indeks riil estate, konsumen discretionary dan keuangan masing-masing turun lebih dari 1%. Saham JPMorgan Chase & Co turun 1,5% setelah perusahaan melaporkan pertumbuhan laba kuartalan yang blockbuster tetapi memperingatkan bahwa prospek cerah tidak akan menghasilkan pendapatan blockbuster dalam jangka pendek karena suku bunga rendah. Goldman Sachs Group Inc merosot 1,2% setelah pendapatan kuartalannya melebihi perkiraan. Citigroup, Wells Fargo & Co dan Bank of America akan melaporkan hasil kuartalan mereka pada Rabu pagi.

Eropa

Bursa Eropa turun dari puncaknya; bank, penambang mendorong bursa Inggris

Bursa Eropa turun dari tertinggi sepanjang masa pada hari Selasa menjelang pembacaan inflasi utama AS, tetapi bank-bank Inggris mempertahankan FTSE 100 Inggris bertahan setelah bank sentral bergerak untuk membatalkan pembatasan dividen.

Indeks STOXX 600 Eropa tergelincir 0,1%.

Barclays, HSBC, dan Lloyds Banking Group naik antara 1,1% dan 1,8% setelah Bank of England membatalkan pembatasan era pandemi pada dividen dari pemberi pinjaman top. FTSE 100 Inggris naik 0,3%, sementara indeks regional utama lainnya turun. Investor sedang menunggu data harga konsumen AS untuk bulan Juni - yang akan dirilis di kemudian hari - untuk melihat apakah kenaikan harga baru-baru ini persisten dan cukup kuat untuk memacu pengetatan kebijakan Federal Reserve yang lebih cepat dari perkiraan. Presiden Bank Sentral Eropa Christine Lagarde mengatakan pada hari Selasa bahwa pihaknya telah berjanji untuk "gigih" dan tidak akan mengulangi kesalahan masa lalunya dengan mengetatkan kebijakan terlalu dini.

Komentar

Saham Online di Facebook

Postingan populer dari blog ini

Analisa Saham ANTM | 12 Janauari 2022

Setelah gagal bertahan diatas support minor 2220 (garis hitam), ANTM juga gagal bertahan diatas support konsolidasi panjangnya di 2130 (garis merah). Kedepannya, selama saham ini tidak mampu bertahan dan berkonsolidasi diatas area support konsolidasinya, maka segala kenaikan saham ini hanyalah technical rebound dalam tren turun. Target penurunan ANTM selanjutnya berada di 1830 dengan minor target 1970. Harga yang sudah berada dibawah rangkaian moving averagenya menunjukan saham ini berada dalam tren penurunan jangka menengah – panjang. Trading plan : Sell on strength area support konsolidasi. Hindari saham ini sementara waktu. Disclaimer ON sumber :  galerisaham Lebih lengkapnya silahkan klik :   Saham Online

Analisa Saham BRIS | 13 Januari 2022

BRIS melemah di bawah support penting 1700. Penembusan support ini membuat BRIS membentuk pola bearish double tops. Pola ini menandakan bahwa BRIS berisiko terus melemah menuju kisaran 1000-1300. Rekomendasi: Hindari. Sell bagi yang masih punya. Target penurunan 1000-1300 sumber :  doktermarket Lebih lengkapnya silahkan klik :  Saham Online

Analisa Saham FREN | 11 Januari 2022

FREN berkonsolidasi tertahan di area support kuatnya di 81 – 83 (box merah). Hati-hati jika kedepannya saham ini tidak mampu bertahan diatas area tersebut (box merah), maka secara teknikal FREN akan melanjutkan penurunannya menuju 60 dengan minor target 74. Harga yang sudah berada dibawah rangkaian moving averagenya menunjukan saham ini berada dalam tren penurunan jangka menengah – panjang. Trading plan : Sell on strength. Hindari saham ini sementara waktu. Disclaimer ON sumber :  galerisaham Lebih lengkapnya silahkan klik :   Saham Online