Langsung ke konten utama

Ulasan Pasar Global | 2 Juli 2021


Mirae Asset Sekuritas Indonesia Global Market

(Jul 2, 2021)

Investment Information Team

(angga.choirunnisa@miraeasset.co.id)

A.S

Kemenangan beruntun S&P 500 berlanjut ke rekor penutupan keenam berturut-turut

S&P 500 mencapai penutupan tertinggi keenam berturut-turut sepanjang masa pada hari Kamis, karena kuartal baru dan paruh kedua tahun ini dimulai dengan data ekonomi yang optimis dan reli berbasis luas.

Dow Jones naik 131,02 poin atau 0,38% menjadi 34.633,53. S&P 500 naik 22,44 poin atau 0,52% menjadi 4.319,94. Nasdaq menambahkan 18,42 poin atau 0,13% menjadi 14.522,38.

Investor sekarang mengamati laporan ketenagakerjaan hari Jumat yang sangat dinanti. Indeks penentu arah menikmati kemenangan beruntun terpanjang sejak awal Februari, dan terakhir kali mencatat enam tertinggi sepanjang masa berturut-turut adalah Agustus lalu. Kekurangan pekerja yang sedang berlangsung, dikaitkan dengan tunjangan pengangguran darurat federal, kekurangan pengasuhan anak dan ketakutan pandemi yang masih ada, adalah tema umum dalam data ekonomi hari itu. Klaim pengangguran melanjutkan lintasan penurunannya menurut Departemen Tenaga Kerja, menyentuh level terendah sejak penutupan pandemi, dan laporan dari Challenger, Gray & Christmas menunjukkan PHK yang direncanakan oleh perusahaan AS turun 88% dari tahun lalu, mencapai level terendah 21 tahun.

Eropa

Reli minyak membantu saham energi memimpin bursa Eropa lebih tinggi

BursaEropa berakhir lebih tinggi pada hari Kamis karena reli harga minyak mentah membuat stok energi melonjak lebih dari 2%, sementara laporan pendapatan yang kuat membantu menghilangkan beberapa kekhawatiran atas varian "Delta" yang menular dari virus corona.

European STOXX 600 ditutup 0,6% lebih tinggi pada 455,63 poin.

Harga minyak naik hampir $2 pada prospek peningkatan permintaan global, sementara stok minyak mentah AS yang lebih rendah membantu. Reuters juga melaporkan bahwa OPEC akan menaikkan produksi kurang dari yang diharapkan, yang dapat mengakibatkan kekurangan pasokan dan mendukung harga minyak akhir tahun ini. Saham terkait perjalanan melonjak 1,9% setelah jatuh selama empat hari berturut-turut di tengah kekhawatiran lebih banyak pembatasan menyusul lonjakan jumlah kasus COVID-19 di Asia dan Inggris.

Komentar

Saham Online di Facebook

Postingan populer dari blog ini

Cara Menghitung Beta Saham CAPM

Apa itu CAPM CAPM (Capital Asset Pricing Model) adalah model yang digunakan untuk menentukan tingkat pengembalian(required return) dari suatu aset. Model ini mendapatkan penghargaan nobel  pada tahun 1990 dan pada prakteknya juga sering digunakan untuk menentukan nilai cost of equity. Dari sudut pandang investor, besarnya tingkat pengembalian seharusnya berbanding lurus dengan risiko yang diambil. Untuk memudahkan saya buat ilustrasi yang disederhanakan sebagai berikut: Alex punya uang 100juta, berkeinginan untuk menginvestasikan uangnya pada bisnis warung retail. Pertanyaan yang seringkali dihadapi adalah: Jika Alex memutuskan untuk berinvestasi pada bisnis warung retail, berapa besar tingkat pengembalian yang harus dia dapatkan? Mengingat bahwa jika dia menginvestasikan uangnya, dia dihadapkan dengan risiko bisnis warung retail. Pertimbangan untuk Alex Deposito Investasi Toko/Warung Retail Risiko Minim, relatif nggak ada bagi Alex Bisa bangkrut atau perkembangan bisnis tida

LEPAS SAHAM BBYB, YELLOW BRICK KANTONGI DANA Rp641,25 MILIAR.

Yellow Brick Enterprise Ltd telah melepas sebagian saham PT Bank Neo Commerce Tbk (BBYB) miliknya. Hal itu terlihat dalam laporan kepemilikan saham BBYB, yang dipublikasikan, Kamis (2/12). Dalam laporan BBYB, disebutkan bahwa Yellow Brick Enterprise Ltd telah melepas total sebanyak 346.621.622 lembar saham BBYB. Penjualan saham tersebut dilakukan secara bertahap atau sebanyak tiga kali tepatnya, mulai tanggal 23 November, 26 November dan 29 November 2021. "Saham BBYB di lepada oleh Yellow Brick Enterprise Ltd di level Rp1.850 per lembar sahamnya,"tulis Manajemen BBYB. Dengan demikian dapat diasumsikan Yellow Brick Enterprise Ltd telah mengantongi dana sekitar Rp641,25 miliar dari penjualan saham BBYB tersebut. Pasca penjualan saham, kepemilikan saham Yellow Brick Enterprise Ltd di BBYB berkurang menjadi sejumlah 485.218.961 lembar saham 6,47%, dari sebanyak 831.840.583 lembar saham atau sekitar 11,1%. (end/as) sumber :  IQPLUS Lebih lengkapnya silahkan klik : Saham Online

Analisa Saham PTBA | 3 Desember 2021

Saham PTBA Setelah berhasil breakout dari resistance pola falling wedge pattern dan mencapai targetnya di 2760, saham PTBA berpeluang melanjutkan reli penguatannya. Indikator teknikal MACD yang telah golden cross dan bersiap cross up ke atas centreline mengindikasikan bahwa saham ini mulai mendapatkan momentum positif, sehingga berpeluang melanjutkan penguatannya menuju target-target selanjutnya. Rekomendasi : Hold & let your profit run. Ikutin terus dan cek update teknikal selanjutnya untuk target berikutnya dan trailing stopnya di member area. Disclaimer ON sumber :  steptrader Lebih lengkapnya silahkan klik :  Saham Online