Langsung ke konten utama

Rekomendasi Saham AKRA, LSIP, IRRA dan PWON Oleh MNC SEKURITAS | 8 November 2021


MNC Daily Scope Wave

8 November 2021

Menutup pekan kemarin (5/11), IHSG terkoreksi 0,1% ke level 6,581. Kami memperkirakan, terdapat beberapa skenario, dimana skenario terbaiknya saat ini IHSG sedang membentuk wave (ii) dari wave [v] dimana selama IHSG tidak break support 6,480. Namun, apabila IHSG break support maka pergerakan selanjutnya IHSG akan mengarah ke 6,457.

Support: 6,480, 6,436

Resistance: 6,627, 6,687

AKRA - Buy on Weakness (4,150)

AKRA ditutup terkoreksi 1,2% ke level 4,150 pada perdagangan Jumat kemarin (5/11). Kami memperkirakan, saat ini posisi AKRA sedang berada di akhir wave A dari wave (2). Diperkirakan koreksi AKRA akan relatif terbatas dan berpeluang menguat.

Buy on Weakness: 4,060-4,150

Target Price: 4,310, 4,460

Stoploss: below 3,980

LSIP - Spec Buy (1,420)

Pada perdagangan pekan kemarin (5/11), LSIP ditutup terkoreksi cukup agresif sebesar 3,7% ke level 1,420, namun demikian koreksi LSIP masih tertahan MA20-nya. Saat ini, posisi LSIP kami perkirakan sedang berada pada bagian dari wave [v] dari wave C dari wave (B), sehingga LSIP berpeluang berbalik menguat kembali.

Spec Buy: 1,390-1,420

Target Price: 1,500, 1,550

Stoploss: below 1,310

IRRA - Spec Buy (1,770)

IRRA ditutup terkoreksi 0,3% ke level 1,770 pada perdagangan Jumat kemarin (5/11). Selama IRRA tidak terkoreksi ke bawah 1,700, maka saat ini pergerakan IRRA sedang berada pada bagian dari wave [iii] dari wave C. Hal ini berarti, IRRA berpeluang berbalik menguat.

Spec Buy: 1,725-1,760

Target Price: 1,900, 2,100

Stoploss: below 1,700

PWON - Buy on Weakness (515)

Jumat kemarin (5/11), PWON ditutup terkoreksi 1% ke level 515. Kami perkirakan, posisi PWON saat ini sedang berada di awal wave 3 dari wave (3) sehingga diperkirakan koreksi PWON akan relatif terbatas dan berpeluang menguat kembali.

Buy on Weakness: 490-515

Target Price: 535, 570

Stoploss: below 482

Disclaimer On

Komentar

Saham Online di Facebook

Postingan populer dari blog ini

Analisa Saham ICBP | 25 Mei 2022

ICBP pada perdagangan kemarin (23/05) di tutup melemah 0.93% ke level 7975. Pelemahan ini berkolerasi terhadap indikator volume yang rendah yang juga berkolerasi terhadap indikator RSI yang sideways; Di sisi lain indikator OBV cenderung sideways di tengah pelemahan kemarin. Melihat hal tersebut kami merekomendasikan untuk spekulasi beli pada area 7950-7975 dengan target 8075-8200 dan cut loss <7800. sumber :  CGSCIMB Lebih lengkapnya silahkan klik :  Saham Online

Menakar Saham-Saham yang Punya Kaitan dengan GoTo Gojek Tokopedia (GOTO)

[Saham GOTO] Setelah ambles dalam, saham PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk (GOTO) berangsur bangkit. Bahkan saham GOTO menjadi penggerak utama Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) sepanjang pekan lalu. Selama pekan lalu, saham GOTO melambung 56,70% ke Rp 304 per saham. Emiten yang berkaitan dengan GoTo, baik sebagai pemegang saham, sebagian sahamnya dimiliki GoTo maupun emiten yang bekerja sama dengan GoTo terpantau belum mengikuti jejak emiten teknologi ini dalam sepekan terakhir. Adapun GoTo tercatat memiliki investasi di PT Bank Jago Tbk (ARTO), PT Blue Bird Tbk (BIRD), PT Matahari Putra Prima Tbk (MPPA) dan PT Multipolar Tbk (MLPL). Sementara, PT Astra International Tbk (ASII) dan PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk (TLKM) tercatat sebagai pemegang saham GOTO. Kemudian, PT Adi Sarana Armada TBk (ASSA) yang terlibat kongsi dengan GOTO di AnterAja. Analis Jasa Utama Capital Sekuritas Cheryl Tanuwijaya mencermati, meski saham GOTO menguat, respons saham-saham yang berkaitan dengannya memiliki r

Analisa Saham ELSA | 24 Mei 2022

ELSA berpeluang mengakhiri sidewaysnya dan memasuki fase uptrend dengan membentuk pola bullish double bottoms. Pola ini menandakan bahwa jika ELSA berhasil menguat menembus resisten 320, ELSA akan membuka peluang kenaikan lanjutan menuju target 350-360. Indicator teknikal MACD yang sudah lebih dahulu golden cross, mendukung prediksi kenaikan ELSA. Rekomendasi: Trading buy kalau naik di atas 320. Target 350-360. sumber :  doktermarket Lebih lengkapnya silahkan klik :   Saham Online