Langsung ke konten utama

Rekomendasi Saham PGAS, BBTN, INDF, ICBP, TINS dan MNCN oleh VALBURY SEKURITAS | 19 November 2021



VALBURY SEKURITAS INDONESIA
19 NOVEMBER 2021


Prediksi IHSG :

IHSG diperkirakan bergerak mixed dengan peluang menguat pada perdagangan hari ini, Jumat (19/11), ditengah bauran katalis baik dari internal maupun eksternal bagi pasar BEI, sebagai berikut : Sentimen dalam negeri ; 1) Pemerintah memproyeksikan pendapatan negara tahun 2021 akan tumbuh 16,3% yoy atau Rp1.916 triliun dari target dalam APBN sebesar Rp1.743,6 triliun, (+), 2) Menteri Keuangan Sri Mulyani memperkirakan pemulihan ekonomi pada kuartal 4 tahun 2021 akan meningkat cukup kuat, (+), 3) Indonesia, BoP Current Account Balance, diperkirakan naik menjadi $3200 Mn dari -$2200 Mn, Sentimen pasar ; 1) Rupiah diperkirakan menguat terhadap dolar AS (+), 2) Indeks bursa regional Asia diperkirakan bergerak beragam (+/-), 3) Indeks Wall Street pada perdagangan Kamis  (18/11) ditutup variatif (+/-), 4) Indeks berjangka Wall Street sementara bergerak di zona hijau (+), Sentimen global ; 1) Japan, IHK Nasional (YoY), Oct, turun menjadi 0,1% dari 0,2% (+/-) dan, 2) Presiden AS Joe Biden sudah mewawancara Jerome Powell dan Lael Brainard. Powell hingga saat terakhir diperkirakan untuk dicalonkan kembali sebagai gubernur The Fed (+/-).


Perspektif tenikal

Support Level :    6658/6640/6629

Resistance Level :   6687/6697/6715

Major Trend : Up

Minor Trend : Down

Pattern : Up to down (+)


TRADING IDEAS :

These recommendations based on technical and only intended for one day trading


PGAS: Trading Buy

• Close 1500, TP 1530

• Boleh buy di level 1450-1500

• Resistance di 1530 & support di 1450

• Waspadai jika tembus di 1450

• Batasi resiko di 1420


BBTN: Trading Buy

• Close 1775, TP 1800

• Boleh buy di level  1730-1775

• Resistance di 1800 & support di 1730

• Waspadai jika tembus di 1730

• Batasi resiko di 1700


INDF : Trading Buy

• Close 6550, TP 6650

• Boleh buy di level 6375-6550

• Resistance di 1680 & support di 6375

• Waspadai jika tembus di 6375

• Batasi resiko di 6300


ICBP:  Trading Buy

• Close 9075, TP 9200

• Boleh buy di level  8900-9075

• Resistance di 9200 & support di 8900

• Waspadai jika tembus di 8900

• Batasi resiko di 8825


TINS:  Trading Buy

• Close 1595, TP 1640

• Boleh buy di level  1580-1595

• Resistance di 1640 & support di 1580

• Waspadai jika tembus di 1580

• Batasi resiko di 1550


MNCN:  Trading Buy

• Close 995, TP 1020

• Boleh buy di level  970-995

• Resistance di 1020 & support di 970

• Waspadai jika tembus di 970

• Batasi resiko di 950


Ket.  TP : Target Price

(Disclaimer ON)


Lebih lengkapnya silahkan klik :  Saham Online

Komentar

Saham Online di Facebook

Postingan populer dari blog ini

Mau Investasi Cuan di 2021? Buruan Serok Saham Pilihan Ini

Katanya tahun depan disebut tahunnya kerja keras dan disiplin. Siapa yang kerja keras, sabar, dan disiplin, bakal kaya raya. Sebaliknya, yang bermalas-malasan, bakal merugi. Selain bekerja, kamu juga harus pintar memutar gaji atau penghasilan. Supaya duit tidak habis, tetapi malah berkembang biak. Caranya dengan investasi. Begitulah strategi orang-orang tajir. Maka dari itu, uang mereka terus bertambah banyak. Apalagi kalau investasinya di pasar modal, khususnya investasi saham. Cuannya lebih gede. Jika ada yang sudah mantap terjun sebagai investor saham atau mau investasi tetapi masih bingung, simak nih penjelasan tentang kondisi dan tren pasar di 2021, strategi investasinya, serta saham-saham yang layak dikoleksi. IHSG Diprediksi Tembus 6.800 di 2021 Kalau melihat data bursa saham, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) terus bergerak positif jelang akhir tahun. Ijo royo-royo. Saat ini, indeks acuan bursa nasional tersebut berada dikisaran 5.900-an. Prediksinya bisa tembus ke level 6.000

Cara Menghitung Beta Saham CAPM

Apa itu CAPM CAPM (Capital Asset Pricing Model) adalah model yang digunakan untuk menentukan tingkat pengembalian(required return) dari suatu aset. Model ini mendapatkan penghargaan nobel  pada tahun 1990 dan pada prakteknya juga sering digunakan untuk menentukan nilai cost of equity. Dari sudut pandang investor, besarnya tingkat pengembalian seharusnya berbanding lurus dengan risiko yang diambil. Untuk memudahkan saya buat ilustrasi yang disederhanakan sebagai berikut: Alex punya uang 100juta, berkeinginan untuk menginvestasikan uangnya pada bisnis warung retail. Pertanyaan yang seringkali dihadapi adalah: Jika Alex memutuskan untuk berinvestasi pada bisnis warung retail, berapa besar tingkat pengembalian yang harus dia dapatkan? Mengingat bahwa jika dia menginvestasikan uangnya, dia dihadapkan dengan risiko bisnis warung retail. Pertimbangan untuk Alex Deposito Investasi Toko/Warung Retail Risiko Minim, relatif nggak ada bagi Alex Bisa bangkrut atau perkembangan bisnis tida

Analisa Saham LSIP | 29 November 2021

Saham LSIP LSIP membentuk pola bearish double tops. Pola ini menandakan dengan penurunan tajam Jumat lalu kemarin, LSIP berisiko melanjutkan penurunannya menuju target 1170. Indikator teknikal MACD yang lebih dahulu dead cross mendukung prediksi penurunan LSIP. Rekomendasi: Hindari. Sell/ Sell on strength bagi yang punya. Target penurunan berada di 1170. sumber :  doktermarket Lebih lengkapnya silahkan klik :   Saham Online